Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Duh, Disnaker Jateng Belum Bisa Nentuin Kapan UMP Diketok
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Duh, Disnaker Jateng Belum Bisa Nentuin Kapan UMP Diketok

Ujung tahun biasanya identik sama lampu kelap-kelip, liburan, dan… nungguin UMP diketok. Tapi tahun ini, nunggu UMP 2026 tuh rasanya kayak nunggu chat “OTW” dari temen yang dari tadi ngga berangkat-berangkat. Buruh makin resah, kalender makin tipis, tapi kepastian upah? Masih gelap.

T. Budianto
Last updated: Desember 9, 2025 11:59 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
AKSI BURUH: Ribuan buruh yang tergabung dalam sejumlah serikat pekerja melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Jateng, Jl Pahlawan, Semarang, awal Desember lalu. (Foto: Bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Ribet banget ya rasanya tiap akhir tahun begini. Buruh nunggu kepastian. Harapannya sih upah minimum provinsi (UMP) bisa naik. Dengan begitu, gajinya bisa naik.

Ini sudah hampir tutup tahun 2025. Tapi UMP 2026 belum juga diketok. Kepala Disnakertrans Jateng, Ahmad Aziz, akhirnya buka suara. Dia bilang belum bisa mastiin kapan ngumumin UMP.

“Kami belum tahu karena masih menunggu regulasi dari pusat,” kata Aziz, Selasa, (9/12). Dia bilang pemerintah masih nyari rumus. Rumusnya masih dikaji. Rasanya kayak nunggu janjian yang nggak kunjung kirim lokasi.

Baca juga: Keren Nih! Buruh Ancam Mogok kalau Tuntutan Tak Digubris

Aziz jelasin panjang. Setelah Omnibus Law digugurkan MK pada 2024, pemerintah wajib bikin aturan baru. Tapi ketika penetapan UMP 2025 kemarin, waktunya kejepit. Akhirnya dipakai Permenaker 16 yang memang cuma berlaku untuk tahun itu.

Untuk UMP 2026, pemerintah sudah nyusun rancangan peraturan pemerintah (RPP) pengupahan. RPP itu udah uji publik sejak awal Oktober. Disnaker Jateng juga sudah diundang masuk forum itu.

Menunggu RPP

Tapi sampai sekarang, RPP-nya belum ditetapi jadi aturan yang bisa jadi acuan penetapan upah. “Kita masih menunggu RPP itu jadi peraturan pemerintah. Atau nanti keluar regulasi yang lain,” kata Aziz.

Sejauh ini, RPP masih dibolak-balik, dicampur masukan buruh, pengusaha, dan pemerintah sendiri. “Dinamikanya cukup dinamis.” Soal angka kenaikan UMP, jangan berharap banyak.

Baca juga: Buruh Semarang Ngudoroso UMR, Wali Kota: Tenang, Tak Kawal…

Aziz bilang belum ada yang bisa ditebak. Semua data inflasi, pertumbuhan ekonomi, kebutuhan hidup layak harus masuk dulu dari BPS ke Kemnaker, lalu ke gubernur. Setelah itu baru Dewan Pengupahan bisa rapat.

Aziz juga bilang semua aspirasi buruh sudah ia tampung. “Semuanya kami sampaikan ke kementerian sebagai pertimbangan,” ucapnya. Minimal, buruh didengar walaupun keputusan akhirnya tetap di pemerintah pusat. Menurut kamu, ini sabar level tinggi atau prosedur memang harus ribet begini? (bae)

You Might Also Like

PDIP Targetkan Lima Kursi di Kecamatan Pedurungan

UMKM Jateng Unjuk Gigi di Inacraft 2025, Nawal Yasin: Saatnya Naik Kelas!

Lurah Jangan Main-Main! Ada Jaga Desa, Salah Ketik Anggaran Bisa Ketahuan

MBG ‘Ngerampok’ 70 Persen Anggaran Pendidikan, JPPI Siapkan Gugatan ke MK

Wali Kota Solo Ajak Dapur MBG Belanja ke Pasar Tradisional: Biar Ekonominya Muter!

TAGGED:buruhdisnaker kota semarangheadlinepemkot semarangspnUMP
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sistem Voor Bikin Panas! Ceqiu Cup I 2025 Jadi Ajang Adu Mental Pebiliar
Next Article Belajar Mengendalikan Nafsu dari Filsuf Epicurus

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Industri Kreatif Bisa Jadi “Mesin Kerja” Anak Muda

DARI PERENCANAAN KE AKSI - PLN Icon Plus menyiapkan strategi dengan memperkuat kemampuan tim dalam membaca pasar, memahami kebutuhan pelanggan, hingga mengubah peluang menjadi rencana bisnis.

Dari Insight ke Aksi, PLN Icon Plus Dorong Pertumbuhan Bisnis PV Rooftop lewat PV Academy

Puan Ajak Parlemen Remaja Kenal Politik dari Dekat, Bukan Cuma dari Medsos

Mahasiswa Diminta Tak Cuma Jadi Komentator

Ilustrasi keracunan MBG. (wahyu/grafis)

Nah Lho! Kepala SPPG Karanganyar Muntah-muntah Cicipi Menu MBG untuk Ibu Hamil

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa tidak memenuhi panggilan KPK sebaagi saksi korupsi dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021 2022
Unik

Hari Ini Khofifah Diperiksa KPK soal Korupsi Dana Hibah di Polda Jatim

Juli 10, 2025
Ilustrasi petugas pemadam kebakaran (Damkar) berupaya memadamkan api.
Info

BREAKING NEWS: Pasar Kanjengan Semarang Terbakar, 480 Kios Hangus

April 30, 2026
Flyer penukaran uang baru di Stasiun Semarang Tawang dan Poncol.
Info

Serunya Mudik Naik Kereta Sekalian Berburu Uang Baru, Ada di Stasiun Tawang dan Poncol

Maret 13, 2026
Daerah

Banjir dan Longsor Kudus: 2 Tewas, 1 Balita dalam Pencarian

Januari 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Duh, Disnaker Jateng Belum Bisa Nentuin Kapan UMP Diketok
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?