Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Buruh Semarang Ngudoroso UMR, Wali Kota: Tenang, Tak Kawal…
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Buruh Semarang Ngudoroso UMR, Wali Kota: Tenang, Tak Kawal…

Balai Kota Semarang bukan cuma jadi tempat ngurus izin atau rapat dinas. Senin (24/11), tempat itu berubah jadi “ruang audiensi terbuka” ketika puluhan buruh datang minta Wali Kota bantu nge-boost UMR dan UMSK 2026.

T. Budianto
Last updated: November 25, 2025 5:22 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
TERIMA PERWAKILAN BURUH: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima perwakilan buruh dari Aliansi Buruh Jawa Tengah (ABJAT) yang menggelar aksi terkait tuntutan kenaikan upah 2026 di depan Balai Kota Semarang, Senin (24/11). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Balai Kota Semarang mendadak jadi tempat “kopdar” serius antara Wali Kota Agustina Wilujeng dan perwakilan buruh dari Aliansi Buruh Jawa Tengah (ABJAT), Senin (24/11).

Sekitar 60 buruh dari berbagai federasi tumplek blek di halaman balai kota setelah long march dari kawasan Johar, bawa satu pesan utama: UMR 2026, jangan cuma naik… tapi naiknya kerasa!

Di ruang pertemuan, Agustina langsung ngegas soal komitmennya. Ia bilang Pemkot Semarang nggak bakal cuma jadi penonton dalam drama penetapan Upah Minimum Regional (UMR) dan Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK) 2026, meski panggung finalnya sekarang ada di pemerintah pusat.

“Kita perjuangkan bareng-bareng. Kalau cuma lewat pemerintah kota saja kurang greget. Semua lini harus ikut gerak,” tegasnya. Soal nominal? Agustina mengingatkan kalau angka upah itu bukan kayak bikin konten TikTok, yang bisa langsung jadi dalam satu take. Tetap harus nunggu ketok palu dari pusat dan Dewan Pengupahan.

“Kalau kita nebak angka sendiri, eh ternyata lebih kecil dari keputusan nasional, ya malah jadi lucu,” ujarnya sambil setengah bercanda. Selain urusan angka, Wali Kota juga wanti-wanti soal pentingnya transparency game dalam dunia usaha.

Cepat Selesai

Investor, kata dia, butuh kepastian jauh-jauh hari, bukan kejutan last minute yang bikin ngatur ulang anggaran kayak lomba susun puzzle. “Jangan sampai pengusaha ribet karena keputusan terlalu mepet. Makanya pembahasan ini sebaiknya cepat kelar,” tambahnya.

Dari kubu buruh, Koordinator Aksi Sumartono mengapresiasi sambutan Wali Kota yang menurutnya “cukup nendang” untuk menjaga semangat perjuangan mereka. ABJAT sendiri datang membawa empat tuntutan, yakni pelaksanaan Putusan MK No. 168/PUU-XXI/2023, menolak RPP Pengupahan, menaikkan UMK Semarang 19 persen dan menaikkan UMSK minimal 7 persen.

Kalau urusan UMR ini ibarat relationship, buruh maunya “jelas dan serius”, pemerintah pusat maunya “dipertimbangkan dulu”, pengusaha butuh “kepastian sebelum minggu depan”, sementara pemda cuma bisa bilang, “kita usahakan yang terbaik…”, ya mirip-mirip chat balasan jam 1 pagi. (tebe)

You Might Also Like

Warung Madura Menjamur di Semarang, Buka 24 Jam hingga Pelosok Permukiman

AHY & Ahmad Luthfi Ikut Cukur Rambut Gimbal, Dieng Culture Festival Bikin Wisatawan Terpukau

Hotman Bongkar Fakta Mengejutkan: Bos Sritex Disikat setelah Tolak Gabung BUMN Danareksa

Longsor Ancam Akses Warga Gunungpati, Jembatan Deliksari Nyaris Ambruk

DPR : Listrik Harus Nyala, Tapi Jangan Matikan Hak Rakyat

TAGGED:apindoheadlinepemkot semarangumr kota semarangumsk semarangwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Puan Tegas Minta Kasus Kematian Alvaro Diusut Tuntas: Jangan Sampe Terulang
Next Article Pemkot Semarang Lepas 105 Peserta Perjalanan Religi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ILUSTRASI IKN - Ilustrasi Ibu Kota Nusantara (IKN) jadi kota hantu. (grafis/wahyu)

MK Tegaskan Ibu Kota Negara Masih Jakarta, Pembangunan IKN Sia-sia?

IBADAH DI TANAH SUCI - Ilustrasi jemaah sedang menjalankan ibadah haji atau umrah di Masjidil Haram.

Total 24 Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Tanah Suci, Terbaru Calhaj dari Medan

LAYANI PELANGGAN - Pegiat sosial-budaya sekaligus pemilik Angkringan West, Udin Larahan sedang melayani pelanggan warungnya. (dul)

“Ndes” Mulai Jarang Kedengeran, Dialek Semarangan Pelan-pelan Hilang dari Tongkrongan

MUSEUM - Museum Ranggawarsita, Kota Semarang. (ist)

Nasib Pilu Pengunjung Museum Ranggawarsita Semarang, Bocah SD Tewas Tertimpa Patung

Rapat Belum Kelar, Asap Rokok dan Game Keburu Viral Dulu, Nah Loh…

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ganjar Pranowo menjadi pembicara dalam seminar nasional di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) Samarinda.
Info

Pesan Tegas Ganjar Pranowo: Jangan Takut Bersuara, Akal Sehat Harus Tetap Terjaga!

April 19, 2026
Ilustrasi korban kerusuhan.
Unik

Korban Tewas Kerusuhan Bertambah, Polisi Umumkan Tes DNA Kerangka Manusia

November 7, 2025
Bupati Temanggung Agus Gondrong bersama warga dan perwakilan perusahaan rokok menghadiri prosesi 'Wiwitan' atau mengawali musim tanam tembakau di Lereng Sumbing.
Unik

Wiwitan di Lereng Sumbing: saat Doa dan Benih Tembakau Bertemu di Awal Musim Tanam

April 27, 2026
Ekonomi

Jateng Mau Jadi Rumah Besar Investasi

Mei 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Buruh Semarang Ngudoroso UMR, Wali Kota: Tenang, Tak Kawal…
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?