Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: DPR : Listrik Harus Nyala, Tapi Jangan Matikan Hak Rakyat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

DPR : Listrik Harus Nyala, Tapi Jangan Matikan Hak Rakyat

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto menegaskan pembangunan energi tak boleh mengorbankan rakyat sekitar proyek. Kasus PLTU Tanjung Jati B jadi sorotan karena memicu jalan rusak hingga sawah petani tak produktif. DPR siap awasi agar energi hadir bersama keadilan sosial.

baniabbasy
Last updated: September 27, 2025 10:53 am
By baniabbasy
3 Min Read
Share
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto menegaskan pembangunan energi tak boleh mengorbankan rakyat sekitar proyek. Kasus PLTU Tanjung Jati B jadi sorotan karena memicu jalan rusak hingga sawah petani tak produktif. Foto: dok.
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto menegaskan pembangunan energi tak boleh mengorbankan rakyat sekitar proyek. Kasus PLTU Tanjung Jati B jadi sorotan karena memicu jalan rusak hingga sawah petani tak produktif. Foto: dok.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Punya listrik yang stabil itu penting. Tapi Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, mengingatkan kalau urusan energi nggak bisa cuma berhenti di soal pasokan daya. Ada satu hal lain yang nggak kalah vital: keadilan sosial buat warga sekitar proyek energi.

Pesan itu ia sampaikan usai rapat kerja bareng Kementerian ESDM, PLN, dan stakeholder energi di Semarang, Jawa Tengah (24/9/2025). Dalam forum tersebut, muncul keluhan yang dibawa langsung oleh anggota Komisi XII DPR RI dari Dapil Jateng II, Jamaludin Malik, soal kondisi warga di sekitar PLTU Tanjung Jati B Jepara.

Warga, katanya, merasa proyek raksasa itu nggak selalu bawa manfaat. Malah, banyak yang harus menanggung efek samping: mulai dari jalan rusak karena aktivitas PLTU, sampai sawah petani jadi nggak produktif. “Ada ketidakadilan yang dialami masyarakat sekitar. Bayangkan ada petani yang kehilangan produktivitas lahannya gara-gara pembangunan PLTU,” jelas Sugeng.

Menurut politisi senior ini, PLTU atau proyek energi lain nggak bisa hanya dilihat dari kacamata angka produksi listrik. Perusahaan energi wajib jalan bareng prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG)—bukan cuma ngejar profit, tapi juga tanggung jawab sosial. “Triggered on effect ekonomi sering nggak langsung terasa. Kadang justru yang muncul malah masalah kayak infrastruktur rusak,” tegasnya.

Sugeng menekankan, fungsi pengawasan DPR ada di sini. Komisi XII bukan cuma ngecek apakah listrik nasional cukup, tapi juga memastikan kalau keberadaan pembangkit nggak bikin warga sekitar jadi korban pembangunan. “Inilah fungsi DPR, menjalankan fungsi pengawasan terhadap Kementerian ESDM dan PLN, agar pembangunan energi tetap adil buat semua,” ujarnya.

Bagi Sugeng, keseimbangan antara kepentingan nasional (kebutuhan energi yang aman dan stabil) dengan kepentingan lokal (hak masyarakat sekitar proyek) harus dijaga ketat. Pasalnya, kalau hal ini dibiarkan, ketidakadilan bisa makin melebar. “Persoalan jalan rusak atau dampak sosial ekonomi tidak boleh lagi terjadi di masa depan,” tambahnya.

Poin krusialnya: pembangunan energi harus ngasih manfaat langsung, bukan cuma buat negara, tapi juga buat masyarakat di lingkar terdekat. Dengan begitu, target besar kayak transisi energi atau pasokan listrik nasional bisa jalan tanpa ninggalin luka sosial di bawahnya.

Sugeng menutup pernyataannya dengan penegasan: Komisi XII bakal terus gaspol menjalankan fungsi pengawasan. Tanjung Jati B dan proyek energi lainnya harus jadi contoh kalau pembangunan listrik bisa hadir bareng rasa keadilan. “Komisi XII akan pastikan fungsi sosialnya tetap berjalan,” pungkasnya.(bae)

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto menegaskan pembangunan energi tak boleh mengorbankan rakyat sekitar proyek. Kasus PLTU Tanjung Jati B jadi sorotan karena memicu jalan rusak hingga sawah petani tak produktif. DPR siap awasi agar energi hadir bersama keadilan sosial.

You Might Also Like

Alat Peraga Sunat Karya Unwahas, Bahannya Elastis Mirip Kulit Manusia

Bisnis Haram dari Balik Jeruji: Kurirnya Justru Keluarga Sendiri

Kurangi Penggunaan Air Tanah, PDAM dan Satpol PP Mulai “Sisir” Kawasan Industri

Saldo Mendadak Susut, Jangan Panik Cek Dulu Jejaknya

Dirujak Habis-habisan Range Rover 8 M Batal Dibeli

TAGGED:headlinePLTU Tanjung Balai JeparaSugeng Suparwoto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article ILustrasi Pisang Plenet khas Semarang. Pisang Plenet: Jajanan Jadul Khas Semarang yang Bikin Candu
Next Article Ilustrasi anti-mager dan kerja produktif lagi. Nih 7 Cara Anti-Mager Biar Kamu Produktif Lagi, Wajib Baca!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Potongan Ojol Mau Dipangkas, Pemerintah Siap Panggil Aplikator

Mei 4, 2026
Peneliti Puskampol Indonesia, Andy Suryadi.
Hukum

Peneliti Puskampol: Polisi Jangan Asal Konpers, Buka Bukti Kematian Iko Unnes

September 21, 2025
Hukum

601 Kursi Desa di Pati Kosong, KPK: Ini Desa atau Ruang Tunggu?

Februari 4, 2026
[17.52, 24/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Dosen Unwahas Terbang ke China, Dalami AI untuk Ngajar BACAAJA, SEMARANG - Sejumlah dosen Fakultas Agama Islam Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) terbang ke luar negeri. Mereka ikut pelatihan buat dalami kecerdasan buatan atau AI. Programnya bertajuk Artificial Intelligence Application Enhancement. Fokusnya jelas, gimana dosen bisa pakai AI biar pembelajaran makin relevan. Pelatihan digelar di Central China Normal University (CCNU) di Wuhan, China. Kampus ini dikenal kuat di riset pendidikan. Total ada 20 peserta yang ikut. Tiga di antaranya dari FAI Unwahas, yakni Ghufron Hamzah, Muhammad Ahsanul Husna, dan Nurul Azizah. Mereka gabung dengan tenaga pendidik lain di bawah naungan PWNU Jawa Tengah. Kegiatannya berlangsung selama tujuh hari, mulai 20 sampai 26 April 2026. Materi yang dikasih cukup komplet. Mulai dari integrasi teori dan teknologi, desain pembelajaran digital, sampai pemanfaatan platform kampus berbasis AI. Peserta juga diajak praktik langsung. Jadi bukan cuma denger materi, tapi sekalian nyobain sistem pembelajaran berbasis AI. Ghufron bilang, pelatihan ini penting buat dorong perubahan di dunia pendidikan. Terutama dari model konvensional ke sistem digital. “Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong ekosistem pendidikan agar mampu beradaptasi menuju sistem digital yang lebih efektif dan inovatif,” ujarnya. Ia menegaskan, transformasi digital sekarang sudah jadi kebutuhan. Apalagi perkembangan teknologi makin cepat, termasuk AI. Menurutnya, Unwahas juga sudah mulai berproses jadi kampus digital. Makanya pelatihan ini dinilai pas banget. “Harapannya bisa kami aplikasikan di kampus nantinya,” katanya. Pelatihan ini diisi para pakar AI dengan metode interaktif. Ada pemaparan materi, ada juga diskusi bareng peserta. Harapannya, sepulang dari China para dosen bisa langsung menerapkan ilmunya. Sekaligus ikut mendorong transformasi pendidikan di Indonesia. *bae [17.53, 24/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Dosen FAI Unwahas dan peserta lain ikut pelatihan AI di Wuhan, China.
Pendidikan

Dengar Wuhan Ingat Covid-19? Dosen Unwahas Terbang ke Sana Dalami AI untuk Ngajar

April 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: DPR : Listrik Harus Nyala, Tapi Jangan Matikan Hak Rakyat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?