Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: ‘Obah Bareng Klaten’ Bahas Hak Anak dengan Cara Seru
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

‘Obah Bareng Klaten’ Bahas Hak Anak dengan Cara Seru

R. Izra
Last updated: November 22, 2025 10:30 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi tari anak-anak.
Ilustrasi tari anak-anak.
SHARE

BACAAJA, KLATEN — Dalam rangka Hari Anak Sedunia 20 November 2025, Disbudporapar Kabupaten Klaten bareng Forum Silaturahmi Sanggar-sanggar Tari se-Kabupaten Klaten (FSSTK) bakal ngadain pentas tari bertajuk “Obah Bareng untuk Anak Sedunia”.

Acaranya digelar Minggu, 23 November 2025, jam 08.00–13.00 WIB di Pendopo Bangsal Sunan Geseng, Masjid Al Kariim Karangdukuh, Jogonalan, Klaten. Full seharian anak-anak bakal diajak gerak bareng lewat seni tari.

Kabid Kebudayaan Disbudporapar Klaten, Dr. Tri Indarti, bilang kalau peringatan Hari Anak Sedunia ini bukan sekadar seremoni, tapi dijadikan bagian dari arah pembangunan kebudayaan di Klaten.

“UNICEF tahun ini ngangkat tema ‘My Day My Rights’. Nah, kami di bidang kebudayaan pengin nerjemahin itu jadi hajatan budaya bareng masyarakat. Buat kami, masyarakat yang berbudaya luhur itu ya masyarakat yang memuliakan hak anak, setiap hari,” kata Tri.

Tri juga ngegas soal pentingnya pengarusutamaan hak anak lewat jalur kebudayaan. Target besarnya: Klaten jadi kota layak anak, bukan cuma di atas kertas, tapi bener-bener hidup di kesadaran warganya.

Menurut Tri, urusan kebudayaan itu nggak cukup cuma ngangkat tarian atau tradisi lama buat ditampilkan lagi. Lebih dalam dari itu, budaya harus bantu masyarakat nemu jati diri dari kekayaan masa lalu supaya siap hadapi masa depan.

“Masa depan kebudayaan Klaten ada di tangan anak-anak Klaten. Anak-anak itu masa depan kita, masa depan kebudayaan kita. Jadi memuliakan anak-anak sedunia dan memenuhi hak-hak mereka itu bagian dari kesadaran budaya yang harus kita rawat,” tegasnya.

Soal kolaborasi dengan FSSTK, Tri menjelaskan kalau forum ini adalah salah satu mitra strategis Disbudporapar. Di dalamnya ngumpul sanggar-sanggar tari dan para seniman tari senior se-Kabupaten Klaten.

“Forum Silaturahmi Sanggar Tari itu memang jadi mitra pemerintah di banyak daerah di Jawa Tengah. Di Klaten, kami senang banget bisa bermitra dengan keluarga besar FSSTK. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan jadi salah satu pilar penting dalam merumuskan identitas budaya Klaten,” tutup Tri.

Intinya, lewat “Obah Bareng untuk Anak Sedunia”, Klaten nggak cuma ngajak anak-anak tampil di panggung, tapi juga mengirim pesan: hak anak itu bukan wacana, tapi budaya yang harus hidup di tengah masyarakat. (*)

You Might Also Like

Valet Ride Polda Jateng Jadi “Jurus Anti Capek” Pemudik

Vasektomi Jadi ‘Shortcut’ Papa Muda Semarang: Nggak Ribet, Dapat Cuan Jutaan

Kredit Diakalin, Bank DKI-Sritex Bikin Negara Tekor Rp180 Miliar

Enam Lokasi Terkuak, Kasus YTR dan Taufik Makin Bikin Miris

H+1 Lebaran, Arus Lalin ke Timur Masih Padat

TAGGED:hari anak seduniaklatenobah bareng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Musim Hujan Datang, PMI Semarang Sudah “Ready to Go”
Next Article Niken Salindry Siap Jadi Sorotan Besar Golaga 2025

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

Disdikpora Wonosobo bakal Dipecah, Afif: 2027 Dispora Jadi OPD Sendiri

BARANG BUKTI: Barang bukti kasus judi togel dari 3 daerah yang diungkap tim Polda Jateng, dipamerkan saat konferensi pers, Selasa (20/10/2026). (ist)

Polda Jateng Bongkar Jaringan Togel di Tiga Wilayah, Rp2,4 Miliar Diblokir

SIKAPI PERCERAIAN: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama pihak Pengadilan Agama Semarang menjalin kerja sama menyikapi kasus perceraian. (ist)

Tiap Tahun Ribuan Pasutri Cerai, Pemkot Semarang Pikirkan Nasib Janda dan Anaknya

Ilustrasi pengemudi ojek online (ojol).

Harapan Ojol Jateng di Tengah Rencana Revisi UU Lalu Lintas

Demo Memanas di Eropa, KBRI Diminta Siaga Lindungi WNI

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif DPP PDI Perjuangan Bambang 'Pacul' Wuryanto salam komando dengan Plt Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Fx. Hadi Rudyatmo. Foto: dok
Politik

Bambang Pacul: Pindah Partai? Nggak Kampret! Selalu PDIP, Tetap PDIP!

Agustus 26, 2025
Tumpukan uang sitaan korupsi BUMD Cilacap dipamerkan Kejati Jateng. (bae)
Hukum

Top Korupsi di Jateng, Kasus Sritex dan BUMD Cilacap Masih Bertakhta

Desember 27, 2025
Gubernur Jateng, Bupati Pati dan sejumlah pihak meninjau banjir Pati, Selasa (13/1/2026). *(ist)
Info

Banjir Pati Rendam 59 Desa, Pemprov Belum Tetapkan Darurat Bencana

Januari 13, 2026
Terdakwa AKP Hariyadi (berpeci) mengikuti sidang dakwaan kasus penganiayaan di PN Semarang, Selasa (17/6/2025). (bai)
Hukum

Polisi Jogja Aniaya Warga Semarang hingga Tewas Dibui 2,5 Tahun

Oktober 16, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: ‘Obah Bareng Klaten’ Bahas Hak Anak dengan Cara Seru
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?