Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pisang Plenet: Jajanan Jadul Khas Semarang yang Bikin Candu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Pisang Plenet: Jajanan Jadul Khas Semarang yang Bikin Candu

Pisang Plenet bukan sekadar jajanan. Ia merupakan kuliner khas Semarang yang bikin candu. Pernah coba?

R. Izra
Last updated: September 27, 2025 12:35 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
ILustrasi Pisang Plenet khas Semarang.
ILustrasi Pisang Plenet khas Semarang.
SHARE

BACAJA, SEMARANG – Kalau ngomongin kuliner Semarang, pasti langsung kepikiran lumpia kan? Tapi tunggu dulu, ada satu hidden gem yang nggak kalah ikonik: Pisang Plenet.

Dari namanya aja udah unik—“plenet” dalam bahasa Jawa artinya ditekan sampe gepeng.

Cara bikinnya simpel tapi vibes-nya nggak tergantikan: pisang kepok dibakar di atas arang, terus dipipihin sampe gepeng.

Habis itu dikasih topping suka-suka—meses cokelat, keju parut, selai kacang, sampe susu kental manis.

Bayangin perpaduan manis, legit, plus aroma smoky dari arang. Bener-bener bikin candu.

Perlu kamu ketahui, Pisang Plenet udah eksis dari tahun 1960-an, populer banget di kawasan Simpang Lima.

Dulu, ini bukan sekadar camilan, tapi lifestyle anak muda: nongkrong pinggir jalan, ngobrol, sambil nunggu pisang dipanggang. Warm banget suasananya.

Sekarang penjualnya makin langka, tapi justru itu yang bikin orang Semarang (atau wisatawan) rela hunting.

Banyak perantau balik kampung cuma buat nyobain lagi si jajanan nostalgia ini. Kayak kata Dian, anak rantau asal Semarang: “Setiap makan Pisang Plenet tuh rasanya kayak pulang kampung.”

Intinya, Pisang Plenet bukan cuma soal pisang bakar biasa. Ini kuliner legend yang buktiin kalau makanan tradisional nggak pernah bener-bener hilang—selalu hidup di ingatan, dan jadi bagian dari identitas Semarang.

Di sepanjang Jalan Gajahmada, masih ada beberapa penjual Pisang Plenet. Mungkin di lokasi lain juga masih ada. (dul)

 

You Might Also Like

Jateng Magnet Investasi Padat Karya, Serapan Tenaga Kerja Tertinggi se-Pulau Jawa

Sikapi Putusan MK, Puan Segera Kumpulkan Seluruh Parpol

Cerita Judheg Singgah, Film Ngapak Akhirnya Masuk Panggung Festival

Jokowi Pilih PSI Daripada PPP

Polda Jateng Minta Maaf, Sebut Nama Ormas saat Rilis Kasus Premanisme

TAGGED:jajanan jadulkuliner khas semarangpisang plenet
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PLTP Kamojang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pembangkit energi panas bumi PLN pertama di Asia Tenggaraini, merupakan senjata utama menuju target Net Zero 2034. Dengan cadangan 40% dari total dunia dan keunggulan sebagai base load stabil, geotermal dinilai lebih andal dan aman dibanding energi surya, angin, bahkan nuklir. Foto: dok./PLN Geotermal Jadi Senjata Andalan RI Menuju Net Zero 2034: Stabil, Bersih, dan Melimpah
Next Article Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto menegaskan pembangunan energi tak boleh mengorbankan rakyat sekitar proyek. Kasus PLTU Tanjung Jati B jadi sorotan karena memicu jalan rusak hingga sawah petani tak produktif. Foto: dok. DPR : Listrik Harus Nyala, Tapi Jangan Matikan Hak Rakyat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EVAKUASI MAYAT - Beberapa petugas Kepolisian dan Tim Relawan mengevakuasi penemuan mayat yang di temukan di Jl. Gatot Subroto, Purwoyoso, Jum'at. (15/5/2026). (dul)

Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah

Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link

Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK

SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

Dialek Semarangan Tumbuh dari Terminal sampai Bioskop

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Fatwa Haram Sound Horeg Disorot, Pelaku Usaha di Malang Angkat Bicara

Juli 2, 2025
Puan Maharani bertemu dengan pimpinan parlemen Qatar di sela gelara PUIC ke-19 di Gedung DPR RI.
Unik

Pertemuan Bilateral dengan Parlemen Qatar, Puan Bahas Perlindungan WNI dan Pemberdayaan Perempuan

Mei 14, 2025
Unik

Menjelang Kongres PWI, Suasana Dibikin Guyub: Integritas Jadi Janji Bareng

Agustus 30, 2025
Unik

Wajib Waspada! Bedain Batuk Biasa dengan Gejala Awal Kanker Paru Biar Nggak Kecolongan

September 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pisang Plenet: Jajanan Jadul Khas Semarang yang Bikin Candu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?