Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Polda Jateng Minta Maaf, Sebut Nama Ormas saat Rilis Kasus Premanisme
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Polda Jateng Minta Maaf, Sebut Nama Ormas saat Rilis Kasus Premanisme

T. Budianto
Last updated: Juni 5, 2025 11:15 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Latif Usman. (Foto: Ist)
SHARE

NARAKITA, SEMARANG- Polda Jawa Tengah mengklarifikasi pernyataan yang sempat memicu keberatan dari sebelas ormas terkait hasil operasi pemberantasan premanisme.

Dalam konferensi pers Selasa (3/6), disebutkan terdapat 33 pelaku premanisme yang terafiliasi dengan sebelas ormas. Ormas tersebut meliputi Pemuda Pancasila, Grib Jaya, Pagar Nusa, LSM GMBI, LSM Harimau, PSHT 16, PSHT Winongo, Squad Nusantara, Gank Los, Gank Santa Cruz Solo, dan Sanek.

Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Latif Usman mengungkap bahwa pihaknya tidak pernah bermaksud menggeneralisasi sebelas ormas tersebut sebagai premanisme. Pada saat konferensi pers, ada diksi yang ditangkap berbeda sehingga ia ingin meluruskan.

“Dalam pernyataan kami menyebutkan ada sebelas ormas yang terafiliasi premanisme. Yang kami maksudkan di sini, yang terafiliasi adalah anggota atau oknum dari ormas tersebut. Jadi bukan ormasnya, tapi oknum yang mengaku dan menggunakan atribut dari ormas tersebut,” jelasnya, Kamis (5/6).

 

Wakapolda menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa tersinggung. Ia menegaskan bahwa tidak ada upaya untuk menyudutkan organisasi manapun.

“Saya mohon maaf apabila ada kelompok ormas ataupun perguruan pencak silat seperti Pagar Nusa, PSHT, dan ormas lainnya,” ucapnya.  Lebih lanjut dikatakan, yang dimaksud dalam konteks tersebut oknumnya. “Jadi bukan menggeneralisir sebelas ormas itu terlibat, tapi oknum anggotanya yang terlibat dalam kegiatan premanisme,” imbuhnya.

Ia juga menyinggung beredarnya potongan video konferensi pers di media sosial yang menurutnya tidak menampilkan keseluruhan konteks keterangan. Menurutnya, konteks itu perlu dipahami secara utuh agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Ditegaskan, Polda Jateng tetap berkomitmen kuat untuk memberantas aksi premanisme dan menindak tegas siapa pun yang terlibat di dalamnya sesuai hukum yang berlaku. (Bay)

You Might Also Like

Gunung Semeru Meletus Lagi Pagi Ini, Langit Lumajang Berubah

Bupati Klaten Teken MoU Sister City dengan Pemerintah Nanjing Tiongkok

Kaprodi PPDS Anestesi Undip Didakwa Lakukan Pungli, Dijerat Pasal Pemerasan

Toko Roti Murah di Purwokerto, Ada yang Berdiri Sejak 1898

Respati Ancam Cabut Izin Pengusaha di Solo yang Tahan Ijazah Karyawan

TAGGED:ormas jatengpolda jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tol Semarang-Demak Seksi 1 Ditarget Rampung 2027
Next Article Pemilik Karaoke di Semarang Jadi Tersangka Kasus Prostitusi Terselubung

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)

Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

Kemarau Makin Seret, Polres Banjarnegara Kirim 25 Ribu Liter

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

TEATER--Poster pertunjukan teater Gemati berjudul "Keraton Siluman". (ist)
Unik

Catat Tanggal Mainnya! Keraton Siluman, Lawakan Berisi Kritik Sosial dan Sindiran Menohok

Mei 21, 2026
Unggahan Instagram Puan Maharani mengenang 12 tahun wafatnya Taufik Kiemas.
Unik

12 Tahun Wafatnya Taufiq Kiemas: Mengenangnya Bukan Hanya dengan Rindu . . .

Juni 9, 2025
Unik

Labkesda Baru Banjarnegara Siap Dibangun, Aman, Lengkap dan Modern

Juni 13, 2025
Unik

Dua Pesilat Jateng Sumbang Emas

Juni 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Polda Jateng Minta Maaf, Sebut Nama Ormas saat Rilis Kasus Premanisme
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?