Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jokowi Pilih PSI Daripada PPP
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Jokowi Pilih PSI Daripada PPP

MESKI dengan celetukan, Jokowi pilih PSI. Bagi Jokwoi, lebih nyaman jadi ketum PSI dibanding PPP. Di PSI cukup bersaing dengan anak bungsu. Sementara di PPP terpaksa bersaing dengan tokoh yang lebih baik.

T. Budianto
Last updated: Juni 9, 2025 1:51 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SETIAP hari, masyarakat diminta untuk terus sibuk membicarakannya. Mulai dari keturunan PKI, ijazah palsu, kondisi fisik yang sakit-sakitan setelah tidak lagi menjabat presiden, bahkan isu kematiannya, pemakzulan Wapres Gibran, hingga wacana penugasan ngantor ke Papua.
SETIAP hari, masyarakat diminta untuk terus sibuk membicarakannya. Mulai dari keturunan PKI, ijazah palsu, kondisi fisik yang sakit-sakitan setelah tidak lagi menjabat presiden, bahkan isu kematiannya, pemakzulan Wapres Gibran, hingga wacana penugasan ngantor ke Papua.
SHARE

NARAKITA, SOLO– Presiden RI ke-7 Joko Widodo lebih memilih menahkodai Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dibanding menjadi Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Kedua partai tersebut saat ini sama-sama tidak memiliki wakil di parlemen.
Kedua partai tersebut memang belum menggelar pemilihan ketua umum baru. PPP baru akan memilih Ketua Umum melalui Muktamar yang rencananya digelar Agustus 2025. Sementara PSI yang saat ini ketua umumnya dipegang putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, juga belum menentukan kapan waktu pemilihan ketua umum diselenggarakan.
“Enggaklah. Di PPP saya kira banyak calon-calon ketua umum yang jauh lebih baik, yang punya kapasitas, kapabilitas, punya kompetensi,” jawab Jokowi, Jumat (6/6/2025) kepada awak media saat ditemui di Solo.
Apalagi di PPP, imbuhnya, sudah banyak calon ketua umum yang muncul dalam bursa. Jokowi mengaku tidak lebih baik dibanding kader-kader internal partai berlambang Ka’bah tersebut, yang sudah muncul sebagai bakal calon kandidat ketum.
“Saya di PSI aja,” celetuknya sambil tersenyum kepada awak media yang bertanya.
Sebelumnya, Ketua Mahkamah Partai PPP Ade Irfan Pulungan mengatakan ke media bahwa nama Jokowi diusulkan oleh beberapa pengurus wilayah PPP untuk memimpin partai.
“Insyaalah kalua PPP dipegang pak Jokowi, PPP Kembali ke senayan. Mudah-mudahan bisa menjadi lima besar sehingga mendapat unsur pimpinan,” kata Pulungan saat itu.
Terpisah, Ketua DPP PPP Syaifullah Tamliha menampik adanya usulan kader PPP agar Jokowi menjadi Ketum PPP. Menurut Tamliha, partainya tidak pernah sekali pun melamar Jokowi untuk menjadi Ketum PPP secara formal.
“Itu adalah hak politik Pak Jokowi untuk menjadikan PSI sebagai kendaraan politiknya. PPP secara institusional juga tidak pernah melamar Pak Jokowi menjadi Caketum PPP,” kata dia kepada media, Minggu (8/6/2026)
Saat ini, tambah Tamliha, tim Ahlil Halli Wal Aqdi (AHWA) PPP sedang bekerja melakukan penjaringan kepada para calon ketum. Sejumlah nama yang dinilai memiliki kapasitas, intergritas, dan kapabilitas, sedang digodo Tim AHWA. Tim ini juga bertugas memperkecil potensi konflik antar kader pasca-muktamar. (*)

You Might Also Like

3 Tersangka Bullying PPDS Undip Ajukan Penangguhan Penahanan

Harga Emas Perhiasan Hari Ini: Pahami Fluktuasi dan Tips Membeli dengan Cermat

Viral!! Motor Kakek Hilang saat Nonton HUT ke-80 TNI di Monas

Puan: Lindungi Data Pribadi WNI dalam Kerja Sama dengan AS

Ribut Video Rasis Sunda, Warganet Desak Polisi Gerak Cepat

TAGGED:Jokowi pilih PSI daripada PPPWajah Jokowi kena alergi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pasngan Sabar Karyaman/Reza Pahlevi gagal persembahkan gelar juara bagi Indonesia dalam gelaran Indonesia Open 2025. Indonesia Open 2025: Indonesia Kembali Puasa Gelar
Next Article Bintang Prancis Kylian Mbappe berhasil membawa negaranya finis sebagai juara tiga UEFA Nations League 2025 dengan mengalahkan tuan rumah Jerman. (AFP/FRANCK FIFE) UEFA Nations League: Mbappe Bawa Les Bleus Kubur Der Panzzer di Stuttgart Arena

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sepuluh Pemprov Kumpul di Semarang, Bahas Sampah sampai Tembok Laut Raksasa

Orang Jawa Itu Manusia Kerja Sekaligus Manusia Doa

Asyik Joget Dangdut, Motor Dibawa Kabur

Sekda Minta Satpol PP Lebih Humanis

Suami di Kebumen Ngamuk: Istri dan Mertua Tewas Dianiaya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

HASIL KORUPSI: Penyidik Kejati Jateng memamerkan tumpukan uang senilai Rp13 miliar yang merupakan hasil temuan aliran korupsi BUMD Cilacap. (bae)
Unik

Usut Korupsi BUMD Cilacap, Kejaksaan Sita Rp13 Miliar

Juli 16, 2025
Unik

Dari Gerobak ke Data Center: Perjalanan Yandi Hermawan, Pemulung yang Menyulap Nasib jadi CEO IT

Agustus 16, 2025
Tips

Ginjal Tetap Aman, Deretan Makanan Ini Diam Diam Menjaga

Maret 31, 2026
Presiden Prabowo Subianto akhirnya resmi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2025. Dalam Prepres ini, Pemerintah bakal menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya buat guru, dosen, tenaga kesehatan, penyuluh, TNI/Polri, dan pejabat negara.
Unik

Prabowo Geram, Polisi yang Bikin Ojol Tewas Siap-Siap Ditindak Tegas

Agustus 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jokowi Pilih PSI Daripada PPP
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?