Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Agustina Jenguk Korban Rumah Roboh, Janjikan Pendidikan Anak
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Agustina Jenguk Korban Rumah Roboh, Janjikan Pendidikan Anak

Di tengah suasana duka di Gang Buntu Kauman, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng datang langsung menenangkan keluarga korban rumah roboh, Jumat (31/10). Ia memastikan dua anak korban, yang kini yatim setelah ibunya meninggal tertimpa reruntuhan, bakal mendapat perhatian penuh, terutama soal pendidikan dan kebutuhan hidup sehari-hari.

T. Budianto
Last updated: November 1, 2025 6:56 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KORBAN RUMAH ROBOH: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengunjungi kediaman almarhumah Mega Gita Safitri, korban rumah roboh di Jalan Pedamaran, Gang Buntu, Kelurahan Kauman, Semarang Tengah, Jumat (31/10). (Foto: Humas Pemkot)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Tragedi memilukan terjadi di kawasan padat penduduk Kauman, Semarang Tengah. Sebuah rumah sederhana di Jalan Pedamaran, Gang Buntu No. 10 roboh pada Kamis (30/10) malam, saat hujan deras mengguyur.

Dalam peristiwa itu, Mega Gita Safitri meninggal dunia setelah tertimpa tembok bangunan tua di belakang rumahnya. Dua anaknya, Yuanita Atia Eka (7) dan Ikwan Setiawan (4), serta sang adik, Syahrul Adji Pramuda (20), berhasil selamat meski mengalami luka memar.

Sehari setelah kejadian, Wali Kota Agustina Wilujeng datang meninjau lokasi dan menemui keluarga korban. Ia menyampaikan duka mendalam serta memastikan kebutuhan dasar dan masa depan anak-anak Mega akan dijamin pemerintah.

“Anak-anak korban akan kita beri perhatian penuh, terutama dari sisi pendidikan dan kesejahteraan. Mereka tidak boleh kehilangan masa depan,” ujar Agustina di lokasi.

Dari hasil peninjauan, rumah korban diketahui berdiri di atas lahan dengan status kepemilikan yang belum jelas, sehingga Pemkot belum bisa memberikan bantuan perbaikan secara langsung. Namun, Agustina menegaskan bahwa bantuan kebutuhan dasar dan tempat tinggal sementara tetap disediakan.

Cek Bangunan

“Kami pastikan makan-minumnya aman. Relawan dan warga juga membantu bersih-bersih dan menyiapkan tempat sementara,” katanya. Ia juga memerintahkan camat dan lurah setempat untuk mengecek ulang kondisi bangunan tua di kawasan padat penduduk seperti Kauman agar kejadian serupa tak terulang.

“Anak-anak korban sudah kami minta dibawa ke puskesmas untuk diperiksa. Mereka masuk kategori masyarakat miskin, jadi akan kami pastikan masuk dalam data bantuan sosial dan pendidikan,” tambahnya.

Lebih jauh, Pemkot Semarang akan memperbarui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar warga kurang mampu yang belum terdata bisa segera mendapat bantuan. Selain itu, Agustina juga berencana menghidupkan kembali ekonomi warga Kauman, terutama di sekitar Kampung Semawis dan Klenteng Tay Kak Sie, lewat kegiatan wisata dan UMKM.

“Kami ingin kawasan ini hidup lagi. Warga bisa jualan, bikin kerajinan, atau jadi pemandu wisata. Sore nanti, kita hidupkan lagi pusat keramaian di sini,” pungkasnya.

Kadang miris juga, ya. Rumah roboh baru ramai dicek setelah jadi berita, padahal temboknya udah miring dari lama. Untung aja masih ada yang sigap datang dan peduli.

Kalau kamu, udah pernah lihat rumah di sekitar yang rawan roboh tapi cuma bisa bilang, “Semoga enggak kejadian”?  (tebe)

You Might Also Like

Miris! Bukan Menolong, Warga Purbalingga Malah Jarah Telur dari Pikap yang Kecelakaan

Melenting Secara Kultural, Bambang Pacul Kini Jadi Kanjeng Pangeran Mangkunegaran

Mahesa Jenar Ungguli Joko Tingkir

Aset Fadia Arafiq Mulai Disita, Rumah hingga Toko Ritel

Dukun Iskandar Comeback: Duit Nggak Nambah, Korban Bertambah

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarangrumah roboh semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Surat Cinta dari Pemuda Semarang untuk Wali Kota
Next Article Pemkot Bangun Dapur Umum, Ribuan Warga Semarang Dapat Makan Gratis Tiap Hari

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)

Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

Kemarau Makin Seret, Polres Banjarnegara Kirim 25 Ribu Liter

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

Menpora-Menpar Dukung Sport Tourism

Desember 23, 2025
Ilustrasi hakim sidang di pengadilan.
Hukum

Gengs! YLBHI Tegaskan Korban Keracunan MBG Bisa Gugat Pemerintah, Begini Caranya

September 27, 2025
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto
Info

Kata Prabowo Hanya Kurang 0,01 Persen Lagi MBG Jadi Program yang Sempurna

Januari 7, 2026
Info

Pelaku Kekerasan Seksual Anak Mayoritas Orang Terdekat

Agustus 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Agustina Jenguk Korban Rumah Roboh, Janjikan Pendidikan Anak
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?