Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tiga Hari Hujan, Cilacap Kewalahan Lawan Air dan Tanah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Tiga Hari Hujan, Cilacap Kewalahan Lawan Air dan Tanah

Data dari BPBD Cilacap mencatat, ada 13 desa di enam kecamatan yang terendam banjir, sementara delapan desa di lima kecamatan lain kena longsor. Angka itu belum termasuk jalan-jalan yang tertutup lumpur dan akses warga yang lumpuh.

Nugroho P.
Last updated: November 12, 2025 3:22 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Ilustrasi Banjir
SHARE

BACAAJA, CILACAP – Hujan yang tak henti mengguyur Cilacap sejak Sabtu sampai Selasa malam bikin banyak warga cuma bisa pasrah. Dalam waktu empat hari, air meluap di mana-mana, tanah pun ikut ambruk di sejumlah titik.

Data dari BPBD Cilacap mencatat, ada 13 desa di enam kecamatan yang terendam banjir, sementara delapan desa di lima kecamatan lain kena longsor. Angka itu belum termasuk jalan-jalan yang tertutup lumpur dan akses warga yang lumpuh.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Cilacap, Budi Setyawan, bilang penyebab utama karena curah hujan ekstrem yang bikin sungai-sungai besar di bagian barat dan utara nggak kuat nahan debit air.

“Debit air nggak tertampung, tanggul beberapa juga rusak, jadi air langsung masuk ke rumah warga,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).

Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, sampai relawan lokal langsung turun. Fokusnya evakuasi dan bantu warga di Kecamatan Wanareja dan Majenang, dua wilayah yang paling parah tergenang.

Desa seperti Ujunggagak, Panulisan Barat, Mandala, Bantarsari, sampai Padangsari dan Mulyadadi semuanya kebanjiran. Ada sekitar 1.201 rumah terendam, dengan ketinggian air bervariasi dari semata kaki sampai sepinggang orang dewasa.

Satu masjid, satu balai desa, dan dua sekolah juga ikut kena imbasnya. “Total ada 41 kepala keluarga atau 74 jiwa yang sudah dievakuasi ke Madrasah Ma’arif Sidamulya,” tambah Budi.

Sementara di daerah perbukitan Cilacap bagian barat, situasinya beda tapi tetap gawat. Tanah longsor datang bergantian di Desa Panulisan Barat, Bingkeng, Salebu, Babakan, Ciporos, Surusunda, Pesahangan, dan Mandala.

Total ada 11 rumah rusak dan satu balai dusun ikut terdampak. Material longsor menutup sembilan ruas jalan, termasuk akses utama antar-desa. Kerugian sementara ditaksir sekitar Rp235 juta.

“Alat berat sudah kita turunkan dari BBWS Citanduy dan Dinas PUPR. Sekarang sebagian jalan udah bisa dilewati,” jelas Budi lagi.

BPBD Cilacap kini buka posko siaga 24 jam, lengkap dengan bantuan logistik dan tenaga medis. Semua instansi ikut bergerak—mulai dari TNI, Polri, Basarnas, Dinas Sosial, PMI, sampai relawan setempat.

Mereka membawa perahu karet, alat water rescue, dan excavator buat bantu buka jalur dan kirim bantuan ke lokasi terisolasi.

Bantuan yang disalurkan juga lumayan lengkap: logistik makanan, peralatan keluarga, bahan bangunan rumah, sampai geobag buat memperkuat tanggul sungai yang rawan jebol.

“Kami imbau warga tetap siaga, jangan nunggu air naik baru ngungsi,” tegas Budi.

Di Sidamulya, dapur umum sudah berdiri sejak malam pertama banjir. Puskesmas 2 Wanareja juga buka layanan kesehatan gratis, dibantu PMI yang bagiin pakaian, perlengkapan bayi, dan air bersih.

Pemerintah daerah ikut turun tangan menyalurkan bantuan darurat, sambil memastikan stok pangan dan obat-obatan aman. Tapi hujan yang belum reda bikin warga belum bisa benar-benar tenang.

“Topografi di sini emang rawan banget. Di barat itu banyak perbukitan dan cekungan, jadi air gampang ngumpul, tanah juga gampang longsor,” kata Budi.

Selain hujan ekstrem, faktor saluran air yang dangkal dan tanah labil ikut memperparah genangan. BPBD dorong langkah pencegahan kayak reboisasi dan perbaikan drainase supaya bencana kayak gini nggak terus berulang.

Di tengah guyuran hujan yang belum mau berhenti, warga Cilacap cuma bisa berharap: semoga air segera surut, tanah kembali tenang, dan rumah-rumah bisa kembali dihuni tanpa takut terendam lagi. (*)

You Might Also Like

Raih Indeks Integritas Tertinggi, KPK Ingatkan Jateng Perkuat Pencegahan Korupsi

Dari Sampah Jadi Harapan! Jalan Menuju TPA Jatibarang Kini Bernama Jalan YB Mangunwijaya

Gerakan Pangan Murah Semarang, Wali Kota Agustina Komitmen Jaga Ketahanan Pangan

Upacara HUT RI di Balai Kota Semarang Hadirkan Sosok Istimewa, Siapa?

Bantuan Rp25 Juta per RT Belum Cair, Pemkot Masih Nyusun Perwal

TAGGED:banjirbencanaBPBD Cilacapcilacap banjir
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dukun Gadungan Lampung Selatan, Ritual Tipu-Tipu dan Jejak Sabu
Next Article Pembobol Bank BNI Semarang Dihukum 4 Tahun

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

SAMBUTAN HANGAT - Rotasi kepemimpinan PLN Icon Plus SBU Region Jawa Bagian Tengah disambut hangat segenap personel. Ardhika Hadisaputra kini mengemban amanah sebagai Manager Unit Layanan DI Yogyakarta.

Rotasi Kepemimpinan PLN Icon Plus, Ardhika Hadisaputra Jadi Manager Unit Layanan DI Yogyakarta

Guruh Soekarnoputra, putra bungsu Presiden Soekarno-Fatmawati.

BREAKING NEWS: Guruh Soekarnoputra Meninggal, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Gubernur Jateng Ajukan Rp73 Triliun, Fokus Tangani Rob dan Banjir

Juli 26, 2025
Daerah

Kota Semarang “Nabung” Sejuta Liter Air Hadapi Kemarau Panjang

April 9, 2026
Daerah

Semarang Bersiap Hadapi Gelombang Pemudik

Maret 13, 2026
Daerah

Respati Siapkan Jalan Pemuda Solo Kuliah di Belanda

Januari 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tiga Hari Hujan, Cilacap Kewalahan Lawan Air dan Tanah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?