Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dicatut Jadi Bestie Pemerintah, Media Ramai-ramai Bantah Klaim Qodari
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dicatut Jadi Bestie Pemerintah, Media Ramai-ramai Bantah Klaim Qodari

R. Izra
Last updated: Mei 7, 2026 1:27 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
KEPALA BAKOM - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, M Qodari, memberi pernyataan kepada sejumlah awak media. (ist)
KEPALA BAKOM - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, M Qodari, memberi pernyataan kepada sejumlah awak media. (ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Pernyataan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Qodari, soal sejumlah homeless media yang dirangkul pemerintah malah bikin gaduh. Bukannya bangga disebut mitra dan bestie pemerintah, sejumlah media digital justru buru-buru klarifikasi dan kompak bilang: “kita bukan bestie pemerintah”.

Salah satu yang langsung buka suara adalah Bapak2ID. Founder-nya, James Jan Markus, tegas membantah pihaknya pernah hadir atau terlibat dalam forum yang disebut Bakom.

“Beritanya tidak benar, dan kami tidak pernah menghadiri acara yang disebutkan,” katanya.

Bacaaja: Prabowo Reshuffle Kabinet: Dudung Jadi Kepala KSP, Hasan dan Karding Masuk Lagi
Bacaaja: Bukti MBG Dikelola Serampangan? Anak SD Kalbar Keracunan setelah Santap Menu Hiu Goreng

James juga menegaskan kalau Bapak2ID tidak punya afiliasi politik ataupun hubungan resmi dengan pemerintah. Bahkan, menurut dia, Bakom juga tidak pernah menghubungi mereka secara langsung.

Karena merasa namanya dicatut, pihak Bapak2ID sampai meminta media yang memberitakan untuk menghapus nama mereka dari daftar mitra Bakom.

Bukan cuma Bapak2ID. Narasi juga ikut bikin pernyataan resmi lewat Instagram. Intinya sama: tidak ikut, tidak hadir, tidak tahu-menahu.

Narasi menegaskan mereka bukan bagian dari Indonesia New Media Forum (INMF), tidak hadir dalam agenda Bakom, dan tetap berjalan sebagai media resmi yang terverifikasi Dewan Pers.

Nada serupa datang dari akun finansial Ngomongin Uang. Mereka mengaku tidak pernah menerima undangan, tidak pernah komunikasi dengan Bakom, apalagi jadi mitra pemerintah.

“Klaim bahwa Ngomongin Uang digandeng pemerintah itu tidak benar,” tulis mereka.

Lalu muncul juga klarifikasi dari Indomusikgram. Mereka mengaku memang sempat masuk grup WhatsApp Indonesia New Media Forum, tapi hanya sebatas grup obrolan biasa.

“Bukan asosiasi, bukan anggota resmi, apalagi kemitraan,” tegas mereka.

Indomusikgram juga menekankan kalau mereka tetap independen dan tidak terafiliasi dengan kepentingan politik tertentu.

Drama ini bermula setelah Qodari menyebut pemerintah kini menggandeng homeless media atau media digital nonkonvensional lewat forum bernama New Media Forum.

Dalam daftar yang disebut, ada banyak akun besar seperti Folkative, Narasi, USS Feed, Dagelan, sampai Bapak2ID.

Tapi bukannya terlihat solid, narasi kolaborasi itu malah berubah jadi aksi klarifikasi massal.

Publik pun ramai mempertanyakan: sebenarnya siapa yang merasa menggandeng, dan siapa yang merasa digandeng?

Di tengah era media digital yang makin sensitif soal independensi, dicap terlalu dekat dengan pemerintah memang bisa jadi bumerang. Apalagi buat akun-akun yang audiensnya didominasi anak muda dan tumbuh dari citra independen.

Alih-alih jadi “bestie pemerintah”, beberapa media justru buru-buru pasang jarak. Takut dicap masuk lingkar kekuasaan, gak kritis, serta gak independen. (*)

You Might Also Like

DPR Siap Berbenah! Puan Maharani Pimpin Langsung Reformasi, Tunjangan & Kunker Dihentikan!

ASN & PPPK di Semarang Wajib Gabung Koperasi Merah Putih, Deadline 30 Agustus!

Bullying Grobogan, Polisi Resmi Tetapkan 2 Siswa SMP Jadi Tersangka

Gerindra Tancap Gas Revisi UU LLAJ, DWS: Beri Perlindungan dan Kepastian Hukum Ojol

Kredit Bodong Rp263,6 M BPR Jepara Arta, Cuma Modal Nama Pedagang & Pengangguran

TAGGED:badan komunikasi pemerintahbakomheadlinem qodarimedia bestie pemerintahmedia digitalmedia onlinemitra pemerintah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Puntung Rokok Dalam Ompreng Bocah, Dapur MBG Langsung Disorot
Next Article Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN). Skandal Presensi Fiktif 3.000 ASN Brebes: Bayar Aplikasi Rp250.000 Per Tahun, Polisi Buru Pengembang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DWS Soroti Penyadapan Prabowo, Sebut Mengarah ke Makar jika Unsur Pidana Terpenuhi

Ilustrasi upah buruh yang belum mencukupi kebutuhan hidup layak (KHL).

Buruh Jateng Desak Perubahan Kebijakan 2027: Upah Layak Bukan Bonus!

Kader Posyandu Diminta Bantu Deteksi Stunting dan Anak Putus Sekolah

Bupati Ngawi Minta Koperasi Desa Dikelola Profesional

Agustina Dorong Kelurahan di Semarang Punya Posyandu Model 6 SPM

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Jateng Ngebut Beresin Backlog

Februari 26, 2026
Ekonomi

“THR” Ojol 2026 Kapan Cair? Kemnaker: Tinggal Nunggu Tanggal Mainnya

Februari 28, 2026
Hukum

Demi Challenge Rp1 Juta, Pemuda Bondowoso Lecehkan Al Quran

Oktober 13, 2026
Olahraga

Indonesia Bidik 10 Besar di Nagoya

Oktober 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dicatut Jadi Bestie Pemerintah, Media Ramai-ramai Bantah Klaim Qodari
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?