Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Fakta Baru Kematian Diplomat Arya Daru: Misteri 4 Sidik Jari di Lakban
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Fakta Baru Kematian Diplomat Arya Daru: Misteri 4 Sidik Jari di Lakban

R. Izra
Last updated: November 27, 2025 11:08 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu)
Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kita kayak diajak balik nonton film detektif Conan. Tapi, yang ini kasusnya belum kunjung selesai.

Misteri tewasnya diplomat Kemenlu Arya Daru Pangayunan masuk babak baru.

Tim kuasa hukum bawa “PR” baru ke Polda Metro Jaya dan minta kasus ini nggak buru-buru ditutup.

Bacaaja: Rekaman CCTV Ungkap Aktivitas Terakhir Diplomat Kemlu Sebelum Ditemukan Tewas di Kos Menteng

Arya ditemukan meninggal di kamar indekos Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025). Posisi tergeletak di kasur, kepala dililit lakban kuning, tubuh tertutup selimut biru.

Misteri 4 sidik jari di lakban

Kuasa hukum Martinus Simanjuntak bilang, di lakban yang nutup wajah Arya ada empat sidik jari:

  • 1 sidik jari: punya Arya sendiri

  • 3 sidik jari lain: dinyatakan nggak layak uji alias belum bisa dianalisis

Tim hukum nggak puas.

“Menyimpulkan tidak ada DNA orang lain, sementara tiga sidik jari itu belum diteliti, ya harusnya diperdalam lagi,” kata Martinus.

Kuasa hukum juga sorot hasil forensik yang nyebutin ada luka benda tumpul di dada, tapi dokter belum bisa pastikan:

  • Arya yang membenturkan diri sendiri, atau

  • ada benda lain yang menghantam tubuhnya

Selain itu, ada:

  • memar di pelipis kanan

  • memar di leher

  • beberapa memar lain yang belum jelas asalnya

Kuasa hukum menilai, temuan ini bikin kasusnya terlalu “bersih” kalau langsung dianggap tanpa keterlibatan pihak lain.

Kuasa Huku Desak Naik ke Penyidikan & Bisa Cek TKP

Tim kuasa hukum minta:

  • Status kasus dinaikkan ke penyidikan

  • Gelar perkara khusus

  • Bisa bawa ahli pembanding

  • Dikasih akses masuk ke kamar kos Arya sebagai TKP

“Kami minta akses ke TKP, sampai sekarang kami belum pernah diizinkan masuk,” ujar kuasa hukum Nicolay Aprilindo.

Polisi: Kasus Masih Terbuka

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyebut sejauh ini kematian Arya mengarah pada meninggal tanpa keterlibatan pihak lain.

Tapi mereka tegaskan, kasus belum ditutup dan masih terbuka untuk info baru.

Autopsi RSCM menyimpulkan Arya meninggal karena gangguan pertukaran oksigen di saluran napas atas (mati lemas), dengan sejumlah luka lecet dan memar di tubuhnya.

Fakta baru versi kuasa hukum sudah dihamparkan di meja penyidik. Pertanyaannya sekarang: akan di-upgrade jadi penyidikan, atau tetap dianggap “tanpa pidana”?

You Might Also Like

Kurir Dipukuli, Gudang J&T Kebumen Diserbu, Paket Pelanggan Ikut Raib

Respati Komitmen Jaga MBG di Solo Zero Accident: Dicek dari Saus sampai Armada

Gereja Blenduk Comeback! Jadi Ikon Kota Lama, Makin Kinclong dan Sarat Makna Toleransi

Tunjangan Sultan, Rakyat Kelimpungan: Saat Elit Politik Lupa Caranya Turun ke Bumi

Detik-detik Tabrakan Maut KRL vs Argo Bromo: Dipicu Taksi Listrik Mogok di Tengah Rel Kereta

TAGGED:Arya Daru Pangayunandiplomat mudaheadlinekasus kematian diplomat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan penolakannya terhadap rencana Tax Amnesty Jilid III. Ia menilai kebijakan itu bisa merusak kredibilitas pemerintah dan justru memberi insentif bagi wajib pajak nakal. Ada Bandara Petugas Bea Cukai, Begini Respons Purbaya
Next Article Ketua DPR RI Puan Maharani. Banjir Parah di Sumut Tewaskan 34 Orang, Puan: Negara Harus Hadir

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi hujan deras.

Waspada Cuaca Ekstrem di Semarang: 2-4 Hari Tak Hujan Justru Bisa Jadi Pertanda Bahaya

MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wabug Jateng) Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat memberi keterangan kepada awak media di Gedung Gradhika Kota Semarang, Senin (2/11/2026). (dul)

Gus Yasin Minta Penanganan Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo Berjalan Transparan

BANJIR SEMARANG: Warga berjalan menerjang banjir di wilayah Kelurahan Tambakrejo, Kota Semarang, Rabu (29/10/2025). (bae)

Bagaimana Prediksi Banjir di Genuk Tahun Ini? Begini Penjelasan BPBD Kota Semarang

MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang sudah lapuk di makan usia. (Ist)

Mengapa JPO Semarang Mangkrak Tak Terpakai? Djoko Setijowarno Soroti Infrastruktur Tak Inklusif

BAHAS BENCANA: Pejabat BPBD Kota Semarang dan berbagai pihak sedang koordinasi lintas sektor membahas antisipasi bencana. (ist)

Masuk Musim Hujan, BPBD Semarang Siap Antisipasi Banjir dan Longsor

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SUARAKAN KERESAHAN - Aktivis PMKRI Jateng-DIY, Natael Bremana, menyampaikan aspirasi dan kerasahan yang dirasakan mahasiswa dan rakyat kecil terkait dengan kebijakan-kebijakan pemerintah, saat mengikuti demonstrasi di Jakarta, pada 13 Juni 2026. (*)
Hukum

PMKRI Sorot TNI Kawal Jampidsus saat Polisi Sidik Kasus Mega Korupsi: Ada yang Janggal

Juli 9, 2026
Info

Sensus Ekonomi 2026 Jateng Resmi Dimulai

Juni 15, 2026
Ilustrasi pelecehan dan kekerasan seksual. (grafis/tera).
Hukum

Naudzubillah, Ayah Hilang Akal, Anak Sendiri Jadi Korban Nafsu

Oktober 22, 2025
Hukum

Kekerasan Perempuan dan Anak di Jateng Masih Tinggi

September 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Fakta Baru Kematian Diplomat Arya Daru: Misteri 4 Sidik Jari di Lakban
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?