Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tanah Geser, Warga Waspada: Pejawaran dan Pagentan Siaga Lagi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tanah Geser, Warga Waspada: Pejawaran dan Pagentan Siaga Lagi

Analis Kebencanaan BPBD Banjarnegara, Junaedi, bilang penanganan besar-besaran baru bisa dilakukan saat musim kemarau. Untuk sekarang, prioritasnya adalah memastikan tidak ada korban jiwa.

Nugroho P.
Last updated: November 3, 2025 6:41 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara terus melakukan pemantauan intensif terhadap wilayah Kecamatan Pejawaran dan Kecamatan Pagentan. Langkah ini dilakukan menyusul kembali terjadinya gerakan tanah susulan di beberapa desa terdampak.
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGARA – Hujan belum juga reda, dan tanah di dua kecamatan Banjarnegara kembali menunjukkan tanda-tanda tak tenang. Pejawaran dan Pagentan kini jadi fokus utama BPBD Banjarnegara yang terus siaga memantau gerakan tanah di beberapa titik rawan.

Sejak 29 Oktober 2025, status tanggap darurat sudah ditetapkan. Aktivitas tanah yang terus bergerak bikin warga di dua wilayah itu tak bisa sepenuhnya tenang, apalagi tiap kali awan gelap datang membawa hujan deras.

Analis Kebencanaan BPBD Banjarnegara, Junaedi, bilang penanganan besar-besaran baru bisa dilakukan saat musim kemarau. Untuk sekarang, prioritasnya adalah memastikan tidak ada korban jiwa.

“Kalau hujan masih terus turun, kami fokus di langkah antisipasi dulu. Terpal dan logistik sudah dikirim, dan warga yang ngungsi juga terus dipantau,” kata Junaedi saat ditemui di lokasi pemantauan, Senin (3/11/2025).

Selain bantuan darurat, pemerintah juga lagi nyiapin upaya penguatan lahan dengan bronjong dan kemungkinan relokasi warga kalau situasi makin parah. Tapi semua itu, kata Junaedi, butuh anggaran besar dan waktu panjang.

Untuk sementara, BPBD minta warga tetap siaga penuh. Camat, kepala desa, dan perangkat desa diminta rutin patroli, terutama kalau hujan turun tanpa henti.

“Khusus warga di Desa Penusupan, Ratamba, dan Karekan, kami imbau jangan tidur saat hujan deras. Amati lingkungan sekitar. Kalau rumahnya sudah miring atau retak, mending ngungsi dulu aja,” tegas Junaedi.

Dari laporan di lapangan, di Pagentan muncul titik baru pergerakan tanah di Desa Karanggondang. Satu rumah rusak berat, tiga rumah rusak sedang, dan penghuninya terpaksa mengungsi ke rumah kerabat.

“Totalnya sekitar 30 rumah terdampak, termasuk kantor desa dan gedung TPQ. Rumah kepala desa pun retak dan miring, jadi beliau juga harus ngungsi kalau hujan deras,” ujar Junaedi.

Bukan cuma itu, di Desa Ratamba, kondisi makin rumit karena drainase yang buruk dan adanya sesar aktif yang jadi biang utama gerakan tanah berulang.

“Jalan provinsi di sana juga rusak, patah dan terangkat dari konstruksi. Badan Geologi bahkan merekomendasikan relokasi karena posisinya pas di atas sesar aktif,” lanjutnya.

Meski sebagian warga masih lewat jalan itu, risiko tetap tinggi. Kalau sesar kembali bergerak, semua upaya perbaikan bisa jadi sia-sia.

Bagi BPBD Banjarnegara, musim hujan kali ini bukan cuma soal cuaca, tapi juga soal kesiapan mental warga menghadapi ancaman tanah bergerak. Karena, kata Junaedi, “Waspada lebih murah dari menyesal.” (*)

You Might Also Like

Jalur Pantura Jadi Kolam, Sopir Cuma Bisa Pasrah

Sepanjang 2025, Backlog Jateng Turun 274 Ribu

Polisi, Dosen Muda, dan Misteri Kematian di Semarang

Hemat Energi, Wali Kota Solo Dorong ASN Naik Transportasi Publik dan Bike to Work

IG-nya Banjir Hujatan, Dwi Hartono Founder Platfrom ‘Guruku’ Jadi Otak Pembunuhan Kacab BRI,

TAGGED:banjarnegarabpbdtanah gerak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Agustina Tambah Nakes, Banjir Nggak Boleh Bikin Loyo
Next Article Rotasi dan Ganti Posisi, 16 Pejabat Baru Purbalingga Dilantik

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan

Luthfi Ingin Bank Jateng Jadi “Bank Sejuta Umat”

HUT ke-81 RI, Naik Trans Jateng Cuma Bayar 19 Persen

Bukan Sekadar Aspal, Ini Sebab Jalan Majapahit Cepat Rusak

Tradisigila Belum Mau Pulang: Street Love Memories Jadi Album Ketiga yang Penuh Cinta

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

MTQ 2026 Bukan Cuma Ngaji, Tapi Juga “Panggung Cuan” UMKM Jateng

April 2, 2026
Olahraga

Indonesia Ngebut di SEA Games, Pulang Bawa Rekor

Desember 21, 2025
Karya buatan napi Lapas Semarang dipajang pada Pameran Kreator Semarang di Kota Lama. (ist)
Info

Tas dari Tutup Botol hingga Kaos Sablon, Karya Buatan Napi Dipamerin di Kota Lama

Januari 25, 2026
Hukum

Emosi di Jalan Pahlawan Berujung Jeruji

Oktober 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tanah Geser, Warga Waspada: Pejawaran dan Pagentan Siaga Lagi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?