Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Apes! Tarik Mobil Gagal, Debt Collector Bengkulu Tewas Dibacok Nasabah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
HukumViral

Apes! Tarik Mobil Gagal, Debt Collector Bengkulu Tewas Dibacok Nasabah

Ho yang emosi diduga langsung ambil parang dari mobil dan menebaskannya ke arah DA. Anak Ho ikut terpancing, memukulkan batu, sementara sopir ikut mencekik dari belakang. Suasana makin kacau, darah bercucuran di jalan.

Nugroho P.
Last updated: November 1, 2025 5:26 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Debt Collector.
SHARE

BACAAJA, BENGKULU – Kota Bengkulu mendadak ramai, bukan karena pesta rakyat, tapi karena insiden penarikan mobil yang berubah jadi tragedi berdarah. Aksi yang awalnya cuma urusan kredit macet malah berujung bacok-bacokan di pinggir jalan.

Kejadiannya di Jalan Sutoyo, Kelurahan Tanah Patah, Kamis (30/10/2025). Dua debt collector datang untuk menarik mobil Daihatsu Luxio hitam yang disebut menunggak. Tapi bukannya selesai damai, mereka justru kena amukan pemilik mobil.

Salah satu penagih, DA, kena bacok di punggung bagian bawah. Rekannya, YN, juga apes—kepalanya robek karena hantaman benda tumpul. Warga sekitar sampai panik karena suasana berubah tegang dalam hitungan detik.

Menurut saksi bernama Madar, awalnya cuma cekcok kecil antara Ho, pemilik mobil, dan DA. Tapi begitu kunci mobil dipaksa diambil, emosi meledak. “Benar ada keributan, rame banget tadi,” kata Madar singkat.

Ho yang emosi diduga langsung ambil parang dari mobil dan menebaskannya ke arah DA. Anak Ho ikut terpancing, memukulkan batu, sementara sopir ikut mencekik dari belakang. Suasana makin kacau, darah bercucuran di jalan.

DA sempat ditolong warga sekitar, tapi luka di pinggang dan jarinya cukup parah. Ia harus dilarikan ke rumah sakit dan mendapat dua jahitan. Polisi langsung turun tangan setelah laporan masuk dari istri korban.

Kapolsek Ratu Agung, AKP Tomson Sembiring, membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, perkelahian pecah karena pihak penagih memaksa mengambil kendaraan di jalan tanpa penyelesaian resmi. “DA luka bacok di punggung bawah, YN kena pukulan benda tumpul,” jelasnya.

Tomson juga bilang, insiden ini murni karena kesalahpahaman. Pemilik mobil merasa diintimidasi, sedangkan debt collector bersikeras menunaikan tugasnya. Akhirnya dua-duanya sama-sama jadi korban situasi panas.

Usai kejadian, warga sekitar masih ramai membicarakan perkelahian itu. Banyak yang bilang penarikan kendaraan seharusnya dilakukan dengan cara sopan dan prosedural, bukan asal hadang di tengah jalan.

Sementara itu, mobil Luxio yang jadi sumber masalah kini diamankan polisi. Kasusnya naik ke penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan siapa yang memicu kekerasan lebih dulu.

“Sudah kami periksa saksi-saksi dan keluarga korban. Masih dikumpulkan semua keterangan,” lanjut Tomson.

Insiden ini jadi pengingat buat semua pihak, bahwa penarikan kendaraan bukan perkara otot, tapi aturan. Kalau salah langkah, ujungnya bukan cuma luka—bisa nyawa melayang.

Sampai Jumat siang, korban masih dirawat di rumah sakit. Polisi juga menunggu hasil visum untuk melengkapi berkas laporan.

Warga sekitar bilang, suasana di lokasi kejadian masih mencekam. Banyak yang trauma karena menyaksikan langsung adegan berdarah di siang bolong itu.

Beberapa tetangga Ho mengaku kaget karena sebelumnya Ho dikenal kalem dan rajin kerja. Tapi entah kenapa hari itu emosinya meledak. “Biasanya dia tenang, nggak nyangka bisa sejauh itu,” kata seorang warga.

Sementara pihak leasing yang menaungi debt collector belum memberikan pernyataan resmi. Namun, sejumlah pihak berharap kejadian ini jadi evaluasi agar proses penarikan tak lagi brutal.

Kabar soal insiden ini juga langsung viral di media sosial. Banyak netizen yang saling debat antara siapa yang salah: penagih utang atau pemilik kendaraan.

Di sisi lain, pihak kepolisian meminta publik tak berspekulasi. Mereka berjanji akan mengusut tuntas, termasuk memeriksa keabsahan surat tugas penarikan yang dibawa oleh DA.

Kasus ini bukan yang pertama. Sebelumnya, insiden serupa juga sempat terjadi di beberapa daerah lain. Pola kejadiannya hampir sama: penarikan tanpa izin berujung kekerasan.

Warga berharap ke depan ada aturan yang lebih ketat buat debt collector di lapangan. Karena kalau salah langkah sedikit, bisa memicu tragedi seperti di Bengkulu ini.

“Tarik mobil ya tarik, tapi jangan sampai nyawa yang melayang,” ujar seorang warga sambil geleng-geleng kepala.

Kini, Bengkulu bukan cuma diingat karena pantainya yang indah, tapi juga karena satu insiden panas yang bikin banyak orang waswas soal cara penagihan utang di jalanan. (*)

You Might Also Like

Jejak GPS Ungkap Detik Terakhir Pendaki Dimangsa Beruang Secara Tragis

KPU Cabut Keputusan Kontroversial, Dokumen Capres-Cawapres Kini Bisa Diakses Publik

Hukuman Diperberat, Andhi Pusing Mikir Cara Balikin Rp152 Miliar Duit Korupsi ke Pemda Cilacap

Nama Sultan Dicatut, Video AI Promosi Jasa Keuangan

Isu Makin Liar, Pengacara Akui RK Kenal Aura

TAGGED:DCdebt collecctorpembacokanpembunuhan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi jenazah korban. Sembilan Tewas Terinjak Saat Ibadah di Kuil Suci
Next Article Garuda Muda Siap Begadang Lawan Dunia di Qatar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)

Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

Kemarau Makin Seret, Polres Banjarnegara Kirim 25 Ribu Liter

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Setahun Ini Imigrasi Jateng Usir Hampir 100 WNA

November 29, 2025
Tampang Dito (baju oranye), begal sadis yang tega membacok korbannya dengan pisau lipat digiring polisi ke tahanan, Rabu (8/4/2026). (bae)
Hukum

Demi Sebotol Congyang, Aksi Brutal Begal Sadis di Halmahera Semarang Terungkap

April 9, 2026
Hukum

Napi Ngopi Santai di Kendari, Petugas Langsung Disorot

April 16, 2026
Viral

Belum Dilantik, Kuwu Terpilih Sukasari Meninggal Dunia

Januari 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Apes! Tarik Mobil Gagal, Debt Collector Bengkulu Tewas Dibacok Nasabah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?