Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Warga Bersih-bersih Kali Banger
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Warga Bersih-bersih Kali Banger

Biar air nggak naik ke rumah, warga turun ke sungai. Itulah yang terjadi di Kali Banger. Daripada nunggu banjir datang bawa drama, warga Semarang memilih bersih-bersih dari sekarang.

T. Budianto
Last updated: Januari 27, 2026 9:39 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BERSIH-BERSIH KALI: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengunjungi aksi bersih-bersih Kali Banger yang dilakukan warga, Senin (26/1/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Warga Kota Semarang kompak menggelar kerja bakti membersihkan Kali Banger sebagai langkah antisipasi risiko banjir. Aksi bersih-bersih ini tak cuma bermodal sapu dan karung, tapi juga didukung penuh oleh Pemerintah Kota Semarang dengan menurunkan alat berat.

Pemkot Semarang mengerahkan backhoe untuk mengeruk endapan tanah dan sampah berukuran besar yang selama ini menghambat aliran sungai. Saat meninjau langsung kerja bakti sekaligus kondisi talut Kali Banger, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyebut kondisi sungai sudah cukup memprihatinkan karena dipenuhi sampah dan sedimentasi.

Limbah yang menumpuk itu kemudian dikeruk menggunakan ekskavator agar tidak menyumbat aliran air. “Sambil tadi ada yang nggak bisa diselesaikan oleh masyarakat, kita harus bawa truk, harus bawa backhoe. Dan kita juga menganggarkan untuk pembetulan talut,” ujar Agustina, Senin (26/1/2026).

Baca juga: Delapan Pompa Ngebut Sedot Banjir Semarang

Kerja bakti ini melibatkan warga yang tinggal di bantaran Kali Banger bersama jajaran Pemkot Semarang. Warga membersihkan sampah rumah tangga dan material ringan secara manual, sementara alat berat difokuskan untuk mengangkat lumpur, tanah, dan sampah besar.

Pengerahan backhoe dinilai sangat membantu mempercepat proses normalisasi sungai. Pasalnya, endapan yang menumpuk selama ini menyebabkan pendangkalan dan berpotensi memicu genangan saat hujan deras.

Kepedulian Lingkungan

Pemkot Semarang pun mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat yang ikut turun tangan menjaga kebersihan sungai. Sinergi antara warga dan pemerintah ini diharapkan bisa jadi contoh kepedulian bersama terhadap lingkungan.

Selain membersihkan sungai, kerja bakti ini juga jadi pengingat penting agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan ke sungai. Dengan kondisi Kali Banger yang lebih bersih dan alirannya lancar, kualitas lingkungan dan kenyamanan warga sekitar diharapkan ikut meningkat.

Baca juga: Atasi Banjir Semarang, Agustina Wilujeng Bangun Rumah Pompa Baru di Petudungan

“Kami Pemkot Semarang berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan serupa di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir dan pelestarian lingkungan perkotaan,” kata Agustina.

Hari itu, Kali Banger jadi saksi: urusan banjir nggak bisa diserahkan ke hujan saja. Warga sudah turun, alat berat sudah jalan, tinggal satu PR yang belum kelar: jangan sampai sungai dibersihkan pagi ini, lalu sore harinya jadi tempat buang sampah lagi. Karena sungai bukan tempat penitipan dosa lingkungan. (tebe)

You Might Also Like

Realisasi Dapur Gizi di Jateng Baru 12 Persen

Guru di Probolinggo Dipenjara Gara-gara Gaji Dobel, Pakar: Salah Administrasi, Bukan Korupsi

MBG di Klaten Bikin Heboh: Makan Gratis, Bonus Mual?

Polda Jateng Warning: Demo Damai Silakan, Perusuh Siap Kena Gas!

Prabowo-Trump Sepakat: Indonesia Kena Tarif 19 Persen, Produk AS Bebas Bea Masuk RI

TAGGED:agustina wilujengbanjir semarangheadlinekali bangerpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tanda bintang menunjukkan lokasi pusat gempa Pacitan pagi ini. (BMKG) Breaking News! Pacitan Diguncang Gempa Pagi Ini, Getarannya Terasa Sampai Semarang
Next Article Catur Cina Nggak Main-main: Kudus Jadi Arena, Anak-anak Jadi Jagoan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SINDIR PEMERINTAH--Warga Kandri saat upacata HUT RI cosplay mengkritik ucapan Prabowo soal pengupas bawang. (bae)

Warga Kandri Cosplay Jadi Juragan Bawang saat HUT RI, Sindir Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu

BANGUNAN ROBOH - Sebuah bangunan di NTT roboh setelah diguncang gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026).

Update Gempa NTT: BNPB Nyatakan Korban Tewas Bertambah Jadi 68 Jiwa

UPACARA UNIK--Emak-emak Kampung Gang Presiden, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, mengenakan kostum daur ulang sampah plastik saat menggelar upacara bendera HUT Kemerderkaan ke-81 Republik Indonesia (RI), Senin (17/8/2026). (ist)

Bukan Upacara Biasa! Emak-emak Gang Presiden Puntan Pakai Kostum Daur Ulang Sampah

Bidan Ngada Berjuang Terangi Persalinan Pakai HP

Kenapa Perempuan Lebih Rentan Cedera ACL?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Agustina Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Juni 20, 2026
Info

Pemprov Gelar Cek Kesehatan Sopir Bus

Maret 11, 2026
Ilustrasi Hutan Tanaman Industri (HTI), solusi untuk lahan kritis plus dukung EBT.
Tumbuh

Hutan Tanaman Industri untuk Biomassa, Kemenhut: Rehabilitasi Lahan Kritis dan Dukung EBT

September 24, 2025
Daerah

Cetak 600 Kader Paralegal, PKK Jateng Bangun Garda Terdepan Perlindungan Perempuan dan Anak

Juli 16, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Warga Bersih-bersih Kali Banger
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?