BACAAJA, JAKARTA – Aksi yang diduga sebagai perundungan terhadap mahasiswa di asrama Telkom University menjadi sorotan setelah videonya ramai beredar di media sosial. Rekaman tersebut memicu perhatian publik karena memperlihatkan tindakan yang berpotensi membahayakan mahasiswa lain.
Video berdurasi 1 menit 6 detik itu diunggah akun X @telufess pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Dalam rekaman tersebut, seorang mahasiswa terlihat menghalangi mahasiswa lain yang hendak keluar kamar, sebelum melakukan aksi menyemburkan api ke arah korban menggunakan semprotan dan korek api.
Aksi tersebut dilakukan sambil tertawa, meski korban sempat menunjukkan kemarahan. Menanggapi video yang viral itu, pihak Telkom University memastikan dugaan perundungan tersebut ditangani secara serius dan akan ditindaklanjuti sesuai aturan jika pelanggaran terbukti.
Kampus Turun Tangan Tangani Dugaan Perundungan
Telkom University menyampaikan keprihatinan atas peristiwa yang menjadi perhatian warganet tersebut. Kampus menegaskan keselamatan, keamanan, serta kesejahteraan mahasiswa menjadi prioritas yang harus dijaga.
Pernyataan itu disampaikan melalui akun Instagram resmi Telkom University pada Sabtu. Pihak kampus juga memastikan penanganan kasus dilakukan melalui mekanisme yang berlaku, bukan sekadar merespons ramainya perbincangan di media sosial.
Saat ini, Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni bersama Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) tengah menangani persoalan tersebut.
Keterlibatan unit kemahasiswaan dan satgas diharapkan bisa membantu mengungkap kejadian secara menyeluruh, termasuk memastikan fakta serta kondisi pihak-pihak yang terlibat.
Perundungan dan Kekerasan Tak Bisa Ditoleransi
Telkom University menegaskan bahwa perundungan, intimidasi, dan kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam lingkungan pendidikan. Tindakan semacam itu bertentangan dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh institusi.
Kampus juga menyatakan setiap tindakan yang terbukti melanggar ketentuan akan ditindaklanjuti sesuai peraturan yang berlaku. Dengan demikian, penanganan tidak hanya berfokus pada respons terhadap video yang viral, tetapi juga pada proses pemeriksaan dan penentuan langkah berdasarkan hasil penanganan.
“Setiap tindakan yang terbukti melanggar ketentuan akan ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku,” demikian pernyataan Telkom University.
Meski kasus ini sudah menjadi perbincangan luas, dugaan yang muncul tetap perlu diperiksa secara menyeluruh. Proses tersebut penting untuk memastikan tindakan yang diambil memiliki dasar yang jelas dan tidak mengabaikan hak pihak-pihak terkait.
Privasi Mahasiswa Tetap Jadi Perhatian
Telkom University turut menegaskan komitmennya untuk mengawal penanganan kasus secara bertanggung jawab. Kampus menyatakan proses tersebut tetap memperhatikan hak serta privasi semua pihak yang terlibat.
Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa lingkungan kampus dan asrama harus menjadi ruang yang aman bagi mahasiswa. Candaan atau tindakan yang dianggap hiburan oleh sebagian orang tidak seharusnya membahayakan orang lain maupun merendahkan martabat sesama mahasiswa.
Publik kini menanti hasil penanganan dari pihak kampus. Telkom University memastikan dugaan tersebut diproses melalui mekanisme yang berlaku, sementara tindakan lanjutan akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan ketentuan institusi. (*)

