Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Sawah Bisa Jadi Senjata Rahasia Lawan Krisis Iklim, Kok Bisa?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Tumbuh

Sawah Bisa Jadi Senjata Rahasia Lawan Krisis Iklim, Kok Bisa?

R. Izra
Last updated: November 28, 2025 11:44 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi sawan dan lahan lahan pertanian.
Ilustrasi sawan dan lahan lahan pertanian.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Ngejaga lahan pertanian tetap eksis, menjadi senjata utama ketahanan pangan. Eits, tapi buka cuma itu.

Lahan pertanian ternyata berperan penting ngejaga bumi dan ngelawan perubahan iklim.

Selama ini pertanian sering dituduh jadi biang kerok emisi. Tapi studi terbaru dari Queensland University of Technology (QUT) bilang: lahan pertanian justru bisa jadi kunci buat melawan perubahan iklim.

Bacaaja: Dari Rob sampai COP: Dilema-Dilema Keadilan Iklim

Bacaaja: Indonesia Darurat Sampah! 10 Juta Ton Plastik Nyemplung ke Laut, DPR Soroti Dampaknya ke Iklim

Riset yang dimuat di jurnal Plant Physiology ini nyusun kerangka kerja gimana inovasi pertanian + biologi sintetik bisa bantu:

  • ngurangin emisi gas rumah kaca
  • ningkatin kemampuan lahan nyimpen karbon

Profesor Claudia Vickers dari QUT bilang, skala pertanian yang masif bikin sektor ini bukan cuma bagian dari masalah, tapi juga senjata paling kuat buat solusi iklim.

Lahan pertanian dunia diperkirakan menyerap lebih dari 115 gigaton CO₂ per tahun lewat fotosintesis.
Jadi, sedikit upgrade cara tanaman nyerap & nyimpen karbon, kalau diterapkan di seluruh dunia, bisa ngasih efek “buff” gede banget ke iklim.

Gimana Caranya Pertanian Ikut Ngerem Krisis Iklim?

Beberapa poin kunci dari studi ini:

  • PR paling urgent: kurangi pemakaian pupuk nitrogen buatan, dampaknya cepat dan signifikan buat nurunin emisi.
  • Dalam jangka panjang, biologi sintetik di pertanian (misalnya rekayasa tanaman biar lebih jago nyerap/nyimpen karbon) bisa kontribusi sampai 260 gigaton setara CO₂ dalam 100 tahun ke depan.
  • Bukan cuma soal teknologinya canggih atau enggak, tapi: seberapa luas bisa diterapkan di lapangan.

Kalau cuma keren di jurnal tapi nggak bisa dipakai petani, ya percuma.

Win-win: Iklim Aman, Petani Juga Aman

Menurut Vickers, intervensi yang ideal harus:

  • layak secara teknis
  • masuk akal secara ekonomi
  • berkelanjutan & minim ganggu ekosistem
  • bisa bantu pangan, pakan, serat, plus pendapatan & keamanan petani

Jadi ini bukan cuma soal “nyelamatin bumi” tapi juga:

  • jagain perut orang banyak
  • jagain dompet petani
  • dan sekalian ngurangin emisi

Vickers nyimpulin: pertanian ada di posisi unik – bisa ngasih makan dunia dan ikut nge-rem krisis iklim.

Tinggal kita fokus ke langkah-langkah yang beneran bisa diukur, diterapkan, dan diperluas.

You Might Also Like

Sampah di Jateng Mau Diolah Jadi Bahan Bakar Pabrik Semen, Gimik Atau Realita?

Emang Gen Z Sengeri Itu? Masuk Kuliah tapi Gak Bisa Baca, Kampus di AS ‘Nyerah’

Bos Google Bilang Investasi AI Sudah Lebay dan Irasional, tapi . . .

Mangrove Ditanam Bareng, Bengawan Donan Dijaga dari Abrasi

Orang Tua Hati-hati, Anak Sedang Dalam Fase Ini Jadi Sasaran Empuk Jaringan Terorisme

TAGGED:lahan pertanianperubahan iklimsawah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article CEO Google dan Alphabet, Sundar Pichai. Bos Google Bilang Investasi AI Sudah Lebay dan Irasional, tapi . . .
Next Article Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh. Belajar Sejarah yang Asyik, M Saleh Ajak Sekolah Nobar ‘Batang Rewind’

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi keindahan Bali.
Tumbuh

Bali Kehilangan Mahkota! Phu Quoc Pulau di Vietnam Dinobatkan Jadi yang Terindah di Asia

Oktober 12, 2025
Ilustrasi orang sedang melihat Instagram.
Tumbuh

Bos Instagram Blak-blakan: AI Bikin Feed Estetik di IG Tamat

Januari 3, 2026
Ilustrasi anak-anak main game online.
Tumbuh

Hati-Hati! Jaringan Terorisme Sasar Anak-anak Lewat Game Online

Januari 2, 2026
Ilustrasi energi baru terbarukan (ebt) pembangkit listrik tenaga angin dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). (narakita/grafis/tera)
Tumbuh

Potensi EBT di Indonesai Melimpah, tapi Masih Minim Pemanfaatan

Oktober 15, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sawah Bisa Jadi Senjata Rahasia Lawan Krisis Iklim, Kok Bisa?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?