Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Puntung Rokok Diduga Bikin Lereng Slamet Nyaris Terbakar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Puntung Rokok Diduga Bikin Lereng Slamet Nyaris Terbakar

Nugroho P.
Last updated: Juli 13, 2026 9:27 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Ilustrasi kebakaran hutan.
Ilustrasi kebakaran hutan.
SHARE

BACAAJA, PURBALINGGA – Kebakaran sempat mengancam kawasan hutan di jalur pendakian Gunung Slamet, Jawa Tengah, pada Minggu (12/7/2026). Beruntung api cepat diketahui sehingga tidak sempat meluas dan berhasil dipadamkan oleh para pendaki bersama petugas basecamp.

Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga Revon Haprindiat mengatakan titik api pertama kali ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB. Lokasinya berada di sekitar Pos 9 jalur pendakian Bambangan, Desa Kutabawa, Kabupaten Purbalingga.

Api pertama kali diketahui oleh tiga anggota Basecamp Bambangan yang saat itu sedang mendampingi rombongan pendaki. Mereka awalnya mendengar suara gemeretak dari arah semak-semak ketika baru melewati Pos 8.

Karena merasa ada yang tidak beres, mereka langsung mencari sumber suara tersebut. Saat tiba di lokasi, kobaran api sudah mulai membesar dan menjalar ke area vegetasi kering.

Kondisi itu membuat jalur pendakian nyaris tertutup api. Para pendaki yang berada di sekitar lokasi pun langsung bergerak membantu proses pemadaman agar kobaran tidak semakin meluas.

Dengan peralatan seadanya, mereka memanfaatkan bekal air minum yang dibawa selama pendakian untuk menyiram titik api. Upaya gotong royong tersebut akhirnya berhasil mengendalikan kebakaran sebelum membesar.

BPBD menyebut luas lahan yang terbakar sekitar dua meter persegi. Meski areanya tidak terlalu luas, kebakaran ini menjadi peringatan serius karena kawasan hutan sedang berada dalam kondisi kering saat musim kemarau.

Dalam proses pemadaman, seorang pendaki bernama Andri mengalami luka bakar ringan. Korban tetap mendapat penanganan setelah membantu memadamkan kobaran api di lokasi.

Berdasarkan dugaan awal, sumber api berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pendaki. Bara yang masih menyala diduga mengenai rerumputan kering hingga memicu kebakaran.

BPBD Purbalingga telah berkoordinasi dengan pengelola jalur pendakian untuk meningkatkan pengawasan selama musim kemarau. Edukasi kepada pendaki juga akan diperkuat agar lebih peduli terhadap potensi kebakaran hutan.

Pengelola basecamp diminta mengingatkan setiap pendaki agar tidak membuang puntung rokok maupun menyalakan api sembarangan di kawasan hutan. Langkah pencegahan dinilai jauh lebih penting dibanding menangani kebakaran yang sudah terlanjur meluas.

BPBD pun mengajak seluruh pendaki menjaga kelestarian Gunung Slamet dengan mematuhi aturan selama berada di jalur pendakian. Kewaspadaan setiap pengunjung menjadi kunci agar kejadian serupa tidak kembali terulang, terutama di tengah musim kemarau yang membuat vegetasi lebih mudah terbakar. (*)

You Might Also Like

Antisipasi Krisis Pangan, 12 Pemprov Kumpul di Semarang

Bangun Rumah Nempel Jalan? Siap-Siap ‘Disentil’ Perda Baru Jateng

Luthfi Klaim Tak Ada Desa Tertinggal di Jateng

UMK 2026 di Jateng dari Tertinggi hingga Terendah

Pemprov Luncurin Aplikasi “Ayo Kerjo”, Cari Loker Jadi Gampang 24 Jam Nonstop

TAGGED:gunung slamet
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kasus KKN UAD Bergulir, Polisi Mulai Dalami Laporan
Next Article Ilustrasi tawuran. (grafis/tera) Molotov Picu Duel Brutal, Empat Pemuda Diciduk Polisi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

FARIETAS BARU--Dua farietas jagung baru hasil penelitian pihak Unwahas. (ist)

Unwahas Cetuskan Dua Jagung Hibrida, Potensi Panen 13 Ton per Hektare

SAKSI KORUPSI--Suami (kemeja putih) dan anak tiri (batik biru) Fadia Arafiq menjadi saksi sidang korupsi, Jumat (28/8/2026). (bae)

Balada Keluarga Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Istri Terdakwa, Suami dan Anak Jadi Saksi Sidang Korupsi

Buya Yahya Ingatkan Efek Ribut di Depan Anak

Dzikir Sambil Tiduran, Boleh Nggak Sih?

Benteng Van der Wijck Siap Naik Kelas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

BELAJAR PERTANIAN - Emak-emak Semarang bersama Yayasan El Wahid Foundation belajar pertanian hidroponik yang tak membutuhkan lahan luas.
Info

Emak-emak Semarang Belajar Pertanian Hidroponik: Gak Perlu Lahan Luas

Juli 28, 2026
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) di Washington, D.C, pada Jumat (20/2/2026). (Kemenko Perekonomian)
Ekonomi

Prabowo-Trump Sepakat: Indonesia Kena Tarif 19 Persen, Produk AS Bebas Bea Masuk RI

Februari 20, 2026
Info

Mudik 2026, Kapolri: Angka Kecelakaan Turun 3,23 Persen

Maret 21, 2026
EVAKUASI BARANG BUKTI - Polisi mengevakuasi sepeda motor N-Max yang mengalami kecelakaan menabrak truk yang sedang diparkir di pinggir jalan, di Jalan Arteri Yos Sudarso, kawasan Cipta, Bandarharjo, Semarang Utara, Rabu (3/6/2026). (dul)
Info

Niat Menepi Buat Istirahat, Truk yang Dikemudikan Broto Jadi Sasaran Tabrak N-Max

Juni 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Puntung Rokok Diduga Bikin Lereng Slamet Nyaris Terbakar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?