Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Benteng Van der Wijck Siap Naik Kelas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Plesir

Benteng Van der Wijck Siap Naik Kelas

Nugroho P.
Last updated: Agustus 28, 2026 10:52 am
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Benteng Van der Wijck di Gombong, Kebumen.
SHARE

BACAAJA, KEBUMEN – Benteng Van der Wijck di Gombong, Kebumen, tak mau cuma jadi tempat foto-foto atau wisata sejarah. Kawasan ikonik ini mulai didorong menjadi titik temu pariwisata, UMKM, budaya, dan ekonomi kreatif warga.

Semangat itu terlihat dalam gelaran Kebumen Travel Mart (KTM) dan Gombong Festival of Culture 2026. Acara yang digelar di kawasan benteng pada Kamis, 27 Agustus 2026, tersebut ramai didatangi warga dan tamu undangan.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat melihat momen ini sebagai kesempatan untuk membawa produk lokal Kebumen naik level. Menurutnya, UMKM dan ekonomi kreatif punya peluang besar untuk menembus pasar nasional bahkan global.

Acara tersebut turut dihadiri Menteri Koperasi RI Ferry Joko Juliantono, Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, serta Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono.

Ribuan warga dan undangan ikut meramaikan kegiatan yang menampilkan beragam potensi Kebumen. Mulai dari wisata, budaya, produk UMKM hingga geliat ekonomi kreatif mendapat panggung dalam acara tersebut.

Achiruddin mengatakan Kebumen sebenarnya punya modal yang komplet untuk mengembangkan ekonomi daerah. Kekayaan alam, sejarah, budaya, destinasi wisata, sampai produk UMKM bisa dikemas menjadi kekuatan ekonomi baru.

“Kita semua patut bersyukur, Kebumen dikaruniai kekayaan alam, warisan sejarah yang bernilai tinggi, serta produk UMKM unggulan yang berdaya saing di pasaran,” ujar Achiruddin.

Menurutnya, pemilihan Benteng Van der Wijck sebagai lokasi acara juga punya nilai strategis. Bangunan bersejarah tersebut bukan hanya menarik dari sisi wisata, tetapi juga bisa menjadi ruang bertemunya pelaku pariwisata dengan pelaku usaha lokal.

Kebumen Travel Mart dan Gombong Festival of Culture dinilai bisa menjadi ajang untuk mengenalkan lebih jauh berbagai potensi daerah. Bukan hanya kepada wisatawan, tetapi juga kepada pelaku industri pariwisata dan calon mitra usaha.

Namun, menurut Achiruddin, pariwisata tidak bisa berjalan sendirian. Kehadiran UMKM dan ekonomi kreatif yang punya produk berkualitas menjadi bagian penting agar geliat wisata ikut menghasilkan perputaran ekonomi bagi warga.

“Oleh karena itu, melalui kesempatan yang baik ini, saya mengajak kita semua untuk mendukung UMKM dan ekonomi kreatif untuk terus berkreasi, menjaga mutu, serta beradaptasi dengan zaman,” katanya.

Generasi muda juga diminta ikut mengambil peran. Achiruddin mendorong anak-anak muda Kebumen berani mengemas identitas lokal menjadi sesuatu yang lebih modern tanpa kehilangan akar budayanya.

Menurut dia, budaya lokal justru bisa menjadi pembeda saat produk dan kreativitas Kebumen dibawa ke panggung yang lebih luas. Identitas daerah bisa menjadi modal untuk bersaing, bukan sesuatu yang harus ditinggalkan.

“Khusus kepada generasi muda Kebumen, jadikan identitas lokal sebagai modal untuk tampil modern dan kompetitif di kancah global tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur daerah,” ujarnya.

Achiruddin berharap pengembangan Benteng Van der Wijck dan destinasi wisata lain di Kebumen dilakukan secara bareng-bareng. Pemerintah, pelaku usaha, komunitas, hingga masyarakat perlu mengambil peran agar dampaknya tidak berhenti pada ramainya wisatawan.

“Harapannya, tentu kawasan ini dan potensi wisata lainnya dapat terus dikembangkan sehingga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat, khususnya warga Gombong dan sekitarnya,” katanya.

Dari sisi ekonomi kerakyatan, Menteri Koperasi RI Ferry Joko Juliantono ikut menyoroti pentingnya penguatan koperasi dan UMKM. Menurutnya, dua sektor tersebut punya posisi penting karena langsung bersentuhan dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

Potensi sumber daya lokal juga dinilai bisa lebih maksimal jika dikelola melalui koperasi dan UMKM yang kuat. Karena itu, pengembangan sektor tersebut perlu terus didorong agar manfaat ekonominya makin terasa.

“Kegiatan ini menjadi etalase wisata dan ekonomi yang layak untuk dikembangkan dikemudian hari,” kata Ferry.

Bupati Kebumen Lilis Nuryani menambahkan, Gombong Festival of Culture bukan sekadar panggung pertunjukan atau ajang promosi destinasi. Festival tersebut juga menjadi ruang untuk mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat.

Menurut Lilis, pertemuan berbagai pihak itu penting untuk membangun jejaring sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata di Kebumen.

“Festival ini bukan hanya tentang pertunjukan budaya, tetapi juga bagaimana seluruh potensi yang ada dapat dipertemukan dan dikembangkan bersama,” kata Lilis.

Dengan konsep tersebut, Benteng Van der Wijck diharapkan tidak cuma dikenal karena sejarahnya. Kawasan ini juga bisa menjadi salah satu motor baru yang menggerakkan wisata, UMKM, budaya, dan ekonomi kreatif Kebumen. (*)

You Might Also Like

Lari Sampai Nanjak 82 Km? Di Ungaran, Capek Jadi Wisata

Saat Kota Makin Panas, Taman Sudirman Cocok Jadi Jujugan

Bianglala Citragrand, Spot Favorit Nikmati Senja dari Ketinggian

Trek Menantang, Ini Alasan Jalur Baru ke Puncak Suroloyo via Nyatnyono Jadi Favorit Pendaki

Borong Penghargaan, Jateng Ngebut Bangun Kawasan Industri Halal

TAGGED:benteng van der wickbenteng van der wijckkebumenplesir
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Harga Ayam di Medan Melejit, Pasokan Mulai Seret
Next Article Dzikir Sambil Tiduran, Boleh Nggak Sih?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Buya Yahya Ingatkan Efek Ribut di Depan Anak

Dzikir Sambil Tiduran, Boleh Nggak Sih?

Benteng Van der Wijck Siap Naik Kelas

Harga Ayam di Medan Melejit, Pasokan Mulai Seret

Ilustrasi roda pesawat terbang.

Mayat Misterius di Ruang Roda Pesawat usai Terbang dari Tokyo Bikin Geger

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Plesir

Taman Lele Gaspol Sambut Nataru, Wajahnya Makin Fresh

Desember 24, 2025
Plesir

Seminggu di Lombok: dari Pantai Perawan hingga Puncak Rinjani

Mei 12, 2025
Plesir

Bromo Tutup, Omzet Jeep Wisata Malang Ikut Ambyar

Agustus 17, 2026
Plesir

Dieng Berselimut Kristal Es Pagi, BMKG Pastikan Itu Bukan Salju Ya

Juli 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Benteng Van der Wijck Siap Naik Kelas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?