Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Primadona Baru Ekspor Jateng, Daun Cincau Kering Makin Diminati
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Primadona Baru Ekspor Jateng, Daun Cincau Kering Makin Diminati

R. Izra
Last updated: Juli 17, 2026 10:07 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
CINCAU KERING - Kepala Karantina Jateng, Hari Yuwono Ady, menunjukkan daun cincau kering yang jadi primadona baru komoditas ekspor Jateng. (dul)
CINCAU KERING - Kepala Karantina Jateng, Hari Yuwono Ady, menunjukkan daun cincau kering yang jadi primadona baru komoditas ekspor Jateng. (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Ekspor daun cincau kering asal Jawa Tengah terus menunjukkan tren positif. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, volume ekspor telah mencapai 403 ton, mendekati total ekspor sepanjang 2025 yang sebesar 586 ton.

Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Tengah menyebut peningkatan ini didukung layanan karantina yang kini terintegrasi melalui Single Submission Quarantine Customs (SSm QC) dalam ekosistem National Logistics Ecosystem (NLE).

Kepala Karantina Jateng, Hari Yuwono Ady, mengatakan sistem tersebut mempermudah proses ekspor karena pelaku usaha, termasuk UMKM, cukup mengajukan satu dokumen untuk layanan karantina dan kepabeanan.

Bacaaja: Ekspor 300 Ton Lada ke Jepang, Pemkab Purbalingga Gaspol Replikasi Program UPLAND!
Bacaaja: Ekspor Ngebut, Cabai Ikut Melambung

“Layanan yang terintegrasi ini kami hadirkan untuk mempercepat proses ekspor tanpa mengurangi aspek pengawasan. Tujuannya agar komoditas asal Jawa Tengah semakin kompetitif di pasar internasional,” ujarnya, Jumat (17/7/2026).

Berdasarkan data Best Trust, daun cincau kering asal Jawa Tengah telah diekspor ke Thailand, Malaysia, Tiongkok, dan Kamboja.

Meski proses ekspor dipercepat, Karantina Jateng memastikan setiap komoditas tetap memenuhi standar kesehatan tumbuhan melalui penerbitan Phytosanitary Certificate. Sertifikat ini menjadi jaminan produk bebas dari organisme pengganggu tumbuhan sesuai persyaratan negara tujuan.

“Kami terus mendampingi pelaku usaha agar memahami persyaratan fitosanitari di setiap negara tujuan sehingga produk Indonesia semakin berdaya saing di pasar global,” kata Hari.

Belum lama ini, petugas Karantina di Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap, juga memeriksa 20 ton daun cincau kering sebelum diberangkatkan ke Thailand untuk memastikan komoditas memenuhi standar biosekuriti.

Data Best Trust mencatat aktivitas ekspor melalui Pelabuhan Tanjung Intan juga meningkat. Sepanjang 2025 terdapat 20 kali pengiriman dengan volume 265 ton, sementara pada semester pertama 2026 sudah dilakukan 17 kali pengiriman dengan total 248 ton.

Hari berharap tren positif ini menjadi bukti bahwa produk unggulan dan UMKM Jawa Tengah semakin mampu bersaing di pasar internasional, sekaligus mendorong ekspor komoditas daerah terus tumbuh. (dul)

You Might Also Like

KPK Pamerkan Uang 5 Koper Hasil Sitaan ‘Safe House’ Bea Cukai di Jakarta

Tanggul Sungai Bremi Jebol, Pemrov Janji Segera Perbaiki

BREAKING NEWS: Jenderal Polisi Aktif Tersangka Baru Korupsi MBG, Atur Penjualan Ompreng

BBM Aman, Elpiji Nggak Langka, Pemprov: Tenang, Nggak Usah Panik

Ibu Bukan Cuma Urus Rumah, Tapi Juga Bumi: Pesan Megawati di Hari Ibu

TAGGED:daun cincau keringeksporheadlinejatengkomoditas andalankomoditas ekspor
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Porprov Jateng 2026 Pakai Sistem Real-Time

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

CINCAU KERING - Kepala Karantina Jateng, Hari Yuwono Ady, menunjukkan daun cincau kering yang jadi primadona baru komoditas ekspor Jateng. (dul)

Primadona Baru Ekspor Jateng, Daun Cincau Kering Makin Diminati

Porprov Jateng 2026 Pakai Sistem Real-Time

Antisipasi Kebakaran Hutan, Jateng Bentuk Satgas Karhutla

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursari Penanggungan. (Ist)

14 Daerah Jateng Siaga Kekeringan, BPBD Siapkan 129 Juta Liter Air Bersih

Cari Obat Nggak Perlu Pusing, Pemkot Semarang Luncurkan Pharma City

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi rekening bank.
Unik

Hotman Paris Ngamuk-ngamuk, Tolak PPATK Bekukan Rekening Bank 3 Bulan Tanpa Transaksi

Juli 28, 2025
PANTAU SAMPAH--CCTV berbasis AI milik Pemkot Semarang bisa mendeteksi volume sampah di setiap tempat pembuangan sampah. (ist)
Info

Kreatif! AI Pemantau Sampah Semarang Dilirik Ajang Inovasi Dunia

Juli 8, 2026
Pesawat AirAsia AK452 rute Singapura-Semarang disambut water salute saat perdana mendarat di Bandara Ahmad Yani, Jumat (5/9/2025). (Humas Bandara A Yani)
Ekonomi

Penerbangan Semarang-KL: Kamu Bisa Sarapan Lumpia, Makan Siangnya Nasi Lemak di Malaysia

September 5, 2025
Ekonomi

Ekonomi Semarang 5,37 Persen: Nggak Ngebut Banget, Tapi Konsisten

Februari 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Primadona Baru Ekspor Jateng, Daun Cincau Kering Makin Diminati
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?