Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ekspor 300 Ton Lada ke Jepang, Pemkab Purbalingga Gaspol Replikasi Program UPLAND!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Ekspor 300 Ton Lada ke Jepang, Pemkab Purbalingga Gaspol Replikasi Program UPLAND!

Untuk periode kedua, UPLAND bakal dilanjutkan di Karangmoncol dan Rembang dengan komoditas andalan kapulaga dan kambing. Kali ini, 29 kelompok tani bakal dilibatkan, dengan total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp26,3 miliar dari IsDB.

Nugroho P.
Last updated: September 9, 2025 2:30 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Kabupaten Purbalingga berhasil ekspor lada ke Jepang.
SHARE

BACAAJA, PURBALINGGA – Purbalingga lagi-lagi bikin gebrakan di dunia pertanian! Gak main-main, Kabupaten ini berhasil mengekspor 300 ton lada ke Jepang sepanjang 2023–2024. Pencapaian ini jadi bukti nyata keberhasilan program UPLAND yang digarap sejak 2021. Nggak heran, program ini jadi sorotan dalam kunjungan tim Project Implementation Assessment and Support Review (PIASR) dari Islamic Development Bank (IsDB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD), Selasa (9/9/2025).

Contents
Lada, Kambing, dan Infrastruktur: Kombo Juara dari Program UPLANDUPLAND Tahap 2: Giliran Karangmoncol & Rembang Tancap GasPurbalingga Siap Jadi Role Model Nasional

Sekda Purbalingga, Herni Sulasti, menyebut keberhasilan ekspor ini bukan cuma soal angka, tapi juga bukti bahwa investasi besar-besaran lewat UPLAND memang berdampak nyata. “Kita udah buktiin, bukan cuma bangun sarpras, tapi juga bawa hasil yang bisa kita ekspor ke luar negeri. Ini luar biasa!” tegas Herni saat menyambut tim PIASR di Graha Adiguna.

Herni menegaskan, Pemkab gak mau program ini berhenti sampai di sini aja. “Arahan Mas Bupati jelas, program ini harus bermanfaat jangka panjang, bukan cuma selesai sesuai rencana anggaran. Harus ada dampaknya buat masyarakat,” ujarnya.

Gak cuma itu, Herni juga berharap program UPLAND bisa direplikasi ke kecamatan lain. Saat ini, UPLAND baru menyentuh wilayah Kejobong, Pengadegan, Karangmoncol, dan Rembang. “Kita udah dikasih contoh, jadi harus bisa dikembangin biar semua wilayah ngerasain manfaatnya. Jangan cuma dinikmati satu-dua kecamatan aja,” tambahnya.

Lada, Kambing, dan Infrastruktur: Kombo Juara dari Program UPLAND

Menurut Kepala Dinas Pertanian Purbalingga, Revon Harpindiat, UPLAND adalah program yang menyasar pengembangan pertanian di dataran tinggi, dari hulu ke hilir. Pada fase pertama (2021–2024), program ini fokus pada komoditas lada dan kambing Kejobong.

Dengan pendanaan dari IFAD sebesar Rp11,45 miliar dan IsDB Rp10,86 miliar, UPLAND udah berhasil membangun:

17 km jalan usaha tani

29 sumur bor dalam & 3 sumur dangkal

Fasilitas peternakan dan produksi lada

Rumah bibit lada modern

Unit pengolahan hasil & rumah potong hewan

Menariknya, sumur yang dibangun gak cuma bantu irigasi, tapi juga jadi sumber air bersih buat warga yang tinggal di wilayah rawan kekeringan.

“Yang bikin bangga, UPLAND gak cuma soal fisik. Tapi juga soal pembentukan mental petani—biar mereka siap jadi petani tangguh yang melek pasar dan inovasi,” kata Revon.

UPLAND Tahap 2: Giliran Karangmoncol & Rembang Tancap Gas

Untuk periode kedua, UPLAND bakal dilanjutkan di Karangmoncol dan Rembang dengan komoditas andalan kapulaga dan kambing. Kali ini, 29 kelompok tani bakal dilibatkan, dengan total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp26,3 miliar dari IsDB.

Project Manager UPLAND Kementan RI, Muhammad Ikhwan, berharap pemerintah daerah serius menjaga keberlanjutan aset dan investasi yang sudah diberikan. “Aset-aset ini harus dirawat dan dimanfaatkan maksimal. Bisa lewat APBD atau diserahkan ke desa melalui Dana Desa,” ujarnya.

Rencananya, tim PIASR juga bakal meninjau langsung ke lokasi-lokasi lapangan seperti Desa Pangempon (Kejobong) dan Desa Gunungwuled (Rembang) buat lihat langsung dampaknya di masyarakat.

Purbalingga Siap Jadi Role Model Nasional

Dengan segala pencapaian ini, Purbalingga membuktikan diri bukan cuma jago kandang. Dari dataran tinggi, lada dan kambing lokal bisa menembus pasar ekspor dan jadi inspirasi nasional.

Langkah selanjutnya? Replikasi, keberlanjutan, dan tentu aja… naikin kesejahteraan petani lokal. Karena petani keren itu bukan cuma bercocok tanam, tapi juga bisa go internasional! (*)

You Might Also Like

Wajib Tahu, Ini Penipuan Berkedok Asmara

13 Warga Tewas Akibat Serangan Artileri Thailand Ke Kamboja

Kubah Raksasa sampai Iznik Cakep, Masjid Turki Ini Bikin Melongo

Stok LPG Nyaris Kritis, Tambang Disikat Cepat Tanpa Basa-basi

Sering Mimpi Kematian Bikin Deg-degan Ternyata Bukan Pertanda Buruk

TAGGED:ekspor ladaharga ladapurbalinggapurbalingga ekspor lada ke jepangUpland
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Valuasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan: Jalan Tengah Pembangunan Banjarnegara Maju 2025
Next Article 4 Destinasi Alam Indonesia yang Tetap Hits, Bikin Liburan Makin Berkesan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ILUSTRASI IKN - Ilustrasi Ibu Kota Nusantara (IKN) jadi kota hantu. (grafis/wahyu)

MK Tegaskan Ibu Kota Negara Masih Jakarta, Pembangunan IKN Sia-sia?

IBADAH DI TANAH SUCI - Ilustrasi jemaah sedang menjalankan ibadah haji atau umrah di Masjidil Haram.

Total 24 Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Tanah Suci, Terbaru Calhaj dari Medan

LAYANI PELANGGAN - Pegiat sosial-budaya sekaligus pemilik Angkringan West, Udin Larahan sedang melayani pelanggan warungnya. (dul)

“Ndes” Mulai Jarang Kedengeran, Dialek Semarangan Pelan-pelan Hilang dari Tongkrongan

MUSEUM - Museum Ranggawarsita, Kota Semarang. (ist)

Nasib Pilu Pengunjung Museum Ranggawarsita Semarang, Bocah SD Tewas Tertimpa Patung

Rapat Belum Kelar, Asap Rokok dan Game Keburu Viral Dulu, Nah Loh…

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua DPR RI Puan Maharani.
Unik

Dugaan 571 Ribu Penerima Bansos Main Judol, Puan: Jangan Hukum yang Tak Bersalah

Juli 10, 2025
Unik

Antisipasi PHK Massal Pekerja Honorer, Pemprov Siapkan Skema Alternatif

Juli 1, 2025
Polisi menyemprotkan water cannon ke arah massa aksi May Day di Jalan Pahlawan Semarang, Kamis (1/5/2025).
Unik

Merunut Pemicu Kericuhan Aksi May Day Semarang, Kebrutalan Polisi atau Anarkisme Massa?

Mei 4, 2025
Unik

Sering Dikonsumsi, Taukah Anda Manfaat Bawang Putih yang Ajaib Ini?

Juni 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ekspor 300 Ton Lada ke Jepang, Pemkab Purbalingga Gaspol Replikasi Program UPLAND!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?