Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Peta Wilayah Rawan Banjir di Semarang, Warga Siap-siap saat Hujan Datang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Peta Wilayah Rawan Banjir di Semarang, Warga Siap-siap saat Hujan Datang

R. Izra
Last updated: November 7, 2026 11:35 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
PETA BENCANA - Peta rawan bencana banjir di wilayah Kota Semarang. (Dok BPBD)
PETA BENCANA - Peta rawan bencana banjir di wilayah Kota Semarang. (Dok BPBD)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Peta ancaman banjir Kota Semarang menunjukkan persoalan yang tak bisa dilepaskan dari kondisi geografis.

Wilayah pesisir utara yang lebih rendah menjadi kawasan dengan ancaman banjir paling tinggi, sementara wilayah selatan relatif lebih aman dari banjir tetapi menyimpan risiko longsor.

Berdasarkan Peta Ancaman Banjir BPBD Kota Semarang, sejumlah kecamatan di pesisir utara masuk kategori ancaman tinggi.

Wilayah tersebut meliputi Genuk, Gayamsari, Semarang Timur, Semarang Utara, Tugu, dan Semarang Barat.

Bacaaja: Tiga Orang Meninggal karena Banjir Semarang
Bacaaja: Pakar Soroti Arah Pembangunan Kota Semarang: Soal Pesisir hingga Tata Ruang

Ancaman serupa juga membayangi Pedurungan serta sebagian wilayah Semarang Tengah yang masuk kategori sedang hingga tinggi.

Peta tersebut memperlihatkan konsentrasi ancaman di kawasan pesisir dan dataran rendah. Sejumlah titik yang mendapat perhatian khusus antara lain Kaligawe, Tambakrejo, Sawah Besar, Trimulyo, Terboyo, Kemijen, Tanjungmas, Bandarharjo, Muktiharjo, dan Mangkang.

Kawasan-kawasan tersebut perlu mendapat perhatian karena ancaman banjir tersebar di wilayah utara Semarang, terutama pada area yang berdekatan dengan pesisir dan jaringan sungai.

Sementara itu, wilayah selatan seperti Gunungpati, Banyumanik, dan Gajahmungkur relatif lebih aman dari ancaman banjir. Namun, kondisi geografisnya membuat kawasan tersebut tetap perlu mewaspadai potensi tanah longsor.

Ketua BPBD Kota Semarang Endro Pudyo Martantono mengatakan, kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan telah dilakukan sejak sekarang, mengingat puncak musim hujan diprediksi terjadi pada Januari hingga Februari 2027.

“Puncak musim hujan diprediksi terjadi pada Januari-Februari 2027, sehingga kesiapsiagaan sudah kami mulai sejak sekarang,” ujarnya saat dikonfirmasi via Pesan WA, Sabtu (7/11/2026).

BPBD mengoptimalkan pemantauan wilayah rawan, sistem peringatan dini, serta koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi potensi bencana.

Pemetaan ancaman tersebut menjadi salah satu dasar untuk menentukan prioritas penanganan, terutama di kawasan yang berulang kali berhadapan dengan banjir. (dul)

You Might Also Like

HUT ke-579 Semarang, Pemkot Diminta Serius Urus RTH Biar Nggak Langganan Banjir

Banjir Parah Terjang Kawasan Industri Candi Semarang: Mobil Terendam, Motor Terseret Arus

Trans Semarang Udah Lumayan, tapi Halte Perlu Diperbanyak

Geotermal Diklaim Energi Bersih, Narasi yang Menguntungkan Siapa?

Gamers Ngumpul, 121 Tim Serbu Turnamen Free Fire di Warmindo Mayoritas

TAGGED:bpbd semarangfokuspeta rawan banjitpeta rawan bencanaSemarangwilayah banjir
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Warga Jateng Bisa Klaim Cashback Pajak Kendaraan Bermotor Rp50.000 di Sini
Next Article PENUMPANG KERETA: Pengguna jasa kereta api berjalan menuju pintu keluar stasiun setelah kereta yang mereka tumpangi berhenti di Stasiun Semarang Poncol. (ist) Liburan Akhir Tahun Ada Diskon 30 Persen untuk Tiket Kereta Api, Buruan Jangan Kehabisan!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tren Buruk Patah di Jakabaring

Dari Landak sampai Burung Unta, Ngrembel Asri Punya Tetangga yang Tak Biasa!

Helikopter Water Bombing BNPB Nyemplung ke Sungai Barito, Tiga Kru Berhasil Selamat

Ketika Kolintang Bikin Mal di Semarang Bergemuruh

Eks-Kapolri yang kini menjabat Mendagri, Tito Karnavian.

Kabareskrim Luruskan Kabar Tito Ditangkap Kasus Sadap

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

KORBAN - Ilustrasi korban pelecehan seksual dibungkam.
Hukum

Bejat! Oknum Anggota LSM di Semarang Diduga Hamili Gadis Autis Tetangganya

Mei 13, 2026
MAIN PADEL--Elsa dan rekannya sedang bermain padel di Gets Coutrs Semarang. (bae)
Fokus

Fomo Berujung Hobi, Padel Makin Digemari Anak Muda Semarang

Agustus 7, 2026
Info

Semarang Sabet Juara 1 Nasional Transformasi Digital! Agustina: Harus Bikin Warga Terlayani

November 5, 2026
Harimau Benggala tengah berjalan di kandang area Semarang Zoo. (ist)
Info

Stok Harimau Benggala Menipis, Semarang Zoo Incar Harimau Sumatera

Januari 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Peta Wilayah Rawan Banjir di Semarang, Warga Siap-siap saat Hujan Datang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?