Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemprov Jateng Suntik Dana Rp16,6 M buat Kampus Swasta, Siap Buka Keran Kolaborasi!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Pemprov Jateng Suntik Dana Rp16,6 M buat Kampus Swasta, Siap Buka Keran Kolaborasi!

Pemprov Jawa Tengah siap all out bantu kampus swasta! Di 2025, anggaran hibah buat Perguruan Tinggi Swasta (PTS) naik signifikan jadi Rp16,6 miliar. Nggak cuma dana, Pemprov juga dorong kolaborasi riset, inovasi, sampai kerja bareng industri. Semua demi ningkatin kualitas pendidikan dan nyambungin kampus sama kebutuhan dunia kerja.

baniabbasy
Last updated: September 3, 2025 11:25 pm
By baniabbasy
2 Min Read
Share
Gubernur Ahmad Luthfi foto bersama Ketua Aptisi Jateng, Edi Noersasongko dan jajaran usai audiensi terkait dana hibah dari Pemprov Jateng untuk PTS se-Jateng. Foto: dok/bae
Gubernur Ahmad Luthfi foto bersama Ketua Aptisi Jateng, Edi Noersasongko dan jajaran usai audiensi terkait dana hibah dari Pemprov Jateng untuk PTS se-Jateng. Foto: dok/bae
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Buat kalian yang kuliah di kampus swasta di Jawa Tengah, kabar ini bakal bikin senyum tipis! Pemerintah Provinsi Jateng resmi naikin anggaran hibah buat Perguruan Tinggi Swasta (PTS) jadi Rp16,6 miliar di tahun 2025. Bandingin aja, tahun ini cuma Rp10,41 miliar—naik lumayan, kan?

Yasip Khasani, Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah, dan Kerja Sama Setda Jateng, bilang ini bentuk nyata komitmen Pemprov buat dorong kualitas pendidikan tinggi. Tapi, bukan cuma soal duit, bro! Hibah ini juga dibarengin dengan ajakan kolaborasi. Dari 218 PTS yang ada, baru 30-an yang udah kerja sama sama Pemprov. Jadi, masih banyak yang bisa digandeng.

Nggak cuma itu, Pemprov juga pengin PTS ikut nimbrung dalam riset dan inovasi buat bantu pecahin masalah pembangunan di Jateng. Intinya sih, biar Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat) nggak cuma jadi slogan doang.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, juga nyentil soal SDM yang belum nyambung sama dunia industri. Menurut dia, ini saatnya PTS bangun koneksi ke perusahaan-perusahaan lokal. “Bikin forum bareng, undang semua PTS, dan ayo MoU bareng Pemprov,” katanya semangat.

Ketua Aptisi Jateng, Edi Noersasongko, juga angkat suara. Dia bilang, jumlah mahasiswa baru di PTS makin menurun, dan mereka butuh support lebih, termasuk beasiswa dari perusahaan-perusahaan di Jateng. Untungnya, Gubernur siap bantu fasilitasi.

Dengan semua dukungan ini, semoga PTS di Jawa Tengah makin kuat dan relevan, tapi satu hal yang penting: semoga mahasiswa tetap kritis, tetap peduli, dan nggak ragu bersuara kalau ada kebijakan pemerintah yang nggak berpihak ke rakyat. Karena jadi intelektual itu bukan cuma soal IPK, tapi juga soal sikap.(bae)

You Might Also Like

Ketika AI Ikut Nulis, Sastra Masih Perlu Manusia? Simak Kata Sastrawan Semarang

Mudik Ngebut Tapi Waktu Salat Datang, Begini Cara Praktisnya

Dalih Aipda Robig: Gamma Tewas Bukan karena Saya Tembak, tapi . . .

Alasan Bambang Raya Minta Tak Ditahan: Sudah Tua dan Tulang Punggung Keluarga

10 Spot Buku Paling Asik di Jogja, dari Kafe Kekinian sampai Perpustakaan Megah

TAGGED:bacaajabacaaja.coGubernur Ahmad Luthfigubernur jatenghibah PTS Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sweeping Ngawur Polisi di Semarang, Ada Pemotor yang Dikejar sampai Terjatuh
Next Article Cari Nahkoda Baru KONI Jateng, Tim Penjaringan Resmi Start Mesin!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Anak Muda Ogah Jadi Petani? Ketua DPRD Jateng Bongkar Penyebabnya

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Heboh di Banjarnegara, Pengasuh Ponpes Diduga Lakukan Pencabulan Kepada 4 Santriwati

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Kasus Dapur MBG Anak Wakil DPRD, Obsudsman Cuma Bilang Begini!

November 21, 2025
Unik

Drama CEO Miskin Mendadak Dilarang, Netizen Auto Kaget

Januari 4, 2026
Unik

Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono Terjerat Kasus Gratifikasi Rp17 Miliar

Juli 3, 2025
Unik

Best Noise-Canceling Wireless Headphones Reviewed

Agustus 22, 2023

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemprov Jateng Suntik Dana Rp16,6 M buat Kampus Swasta, Siap Buka Keran Kolaborasi!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?