Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Polemik Kantor Kejaksaan Dijaga Personel TNI, Apa Sih Maunya Kejagung?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Polemik Kantor Kejaksaan Dijaga Personel TNI, Apa Sih Maunya Kejagung?

Permintaan Kejagung kepada TNI untuk pengamanan kantor Kejaksaan menuai polemik. Apakah akan ada operasi besar-besar?

R. Izra
Last updated: Mei 15, 2025 2:59 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung)
Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung)
SHARE

NARAKITA, JAKARTA – Permintaan Jaksa Agung agar TNI mengamankan gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) hingga kantor kejaksaan di daerah menuai kontroversi.

Pengamat politik dan militer Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting menduga, akan ada operasi besar-besaran oleh Kejagung, sehingga memerlukan pengamanan ekstra dari TNI.

Hal itu disampaikan Selamat Ginting saat menjadi bintang tamu di podcast Refly Harun.

Akan tetapi, kata Ginting, hal yang janggal dari penjagaan tersebut adalah sikap Kejaksaan Agung yang hanya melakukan nota kesepahaman atau MoU dengan Panglima TNI.

Hal itu memicu persepsi lain dari publik yang menganggap kalau kewenangan pengamanan dalam negeri dilakukan oleh Polri.

Pengamanan kejaksaan oleh personel TNI itu mengacu pada Telegram Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada 5 Mei 2025 dan Nota Kesepahaman NK 6/IV/2023 yang diteken pada 6 April 2023.

Kepala Pusat Penerangan Markas Besar TNI Mayor Jenderal Kristomei Sianturi mengatakan pengerahan prajurit dalam keamanan kejaksaan adalah kerja sama resmi.

Komisi Kejaksaan (Komjak) telah memberikan peringatan kepada Kejaksaan Agung usai personel TNI dikerahkan sebagai personel keamanan kejaksaan.

Ketua Komjak, Pujiyono Suwadi, menilai keterlibatan TNI sebagai personel pengamanan di lingkungan kejaksaan tidak terlepas dari adanya bidang Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Militer (Jampidmil) dan asistennya di tingkat daerah.

Menurut Pujiyono, penyidikan dan penuntutan kasus-kasus yang melibatkan personel TNI atau perkara koneksitas butuh penanganan yang lebih kompleks.

Dalam hal ini, pengamanan dari sesama personel dibutuhkan karena pemeriksaan saksi hingga penyitaan barang bukti dari lingkungan TNI ada aturan mainnya sendiri.

Merespons kontroversi tersebut, Kejagung menjelaskan alasan lebih mengandalkan TNI untuk pengamanan ketimbang Polri.

Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar membantah anggapan bahwa hal itu karena ketidakpercayaan atau ketidakharmonisan dengan kepolisian.

Harli menjelaskan, pengamanan oleh TNI didasari kebutuhan akan tambahan personel yang mendukung profesionalitas dan independensi kejaksaan.

Dukungan ini dimungkinkan karena TNI memiliki kewenangan sesuai fungsi dan tugas pokoknya.

“MoU itu murni soal pengamanan, tidak mencakup proses penegakan hukum,” ujar Harli.

Harli menyatakan TNI dapat mengamankan objek vital negara yang bersifat strategis.

Menurut Harli, Kejagung dan seluruh kantor kejaksaan di Indonesia termasuk dalam kategori objek vital strategis negara.

Ia menambahkan, lahirnya UU Kejaksaan yang baru juga memperkuat hal ini dengan penambahan struktur baru, yakni Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer (Jampidmil).

Pembentukan Jampidmil di tingkat Kejagung turut diikuti dengan penambahan struktur di tingkat Kejati dan Kejari, melalui jabatan asisten pidana militer.

Struktur baru ini melibatkan personel militer aktif, mulai dari jenderal bintang dua hingga perwira menengah.

Harli menjelaskan, keterlibatan personel militer aktif di sejumlah posisi kejaksaan menciptakan hubungan konstitusional yang memungkinkan kerja sama dalam penegakan hukum.

Jampidmil berwenang menangani perkara pidana koneksitas, yakni kasus yang melibatkan pelaku dari unsur sipil dan militer.

Sementara itu, kejaksaan lainnya tetap menjalankan fungsi utamanya sebagai penyidik, penuntut, dan eksekutor putusan pengadilan.

Harli menambahkan, ketentuan-ketentuan tersebut diperkuat melalui nota kesepahaman (MoU) antara TNI dan Kejaksaan Agung, yang salah satu poinnya mencakup kerja sama dalam bidang pengamanan.

Ia menegaskan bahwa kerja sama pengamanan tersebut tidak mengganggu tugas pokok masing-masing institusi. (*)

You Might Also Like

Tiba-tiba Bahlil Lakukan Ini, Ada Apa?

Jateng Ngebut Siapkan Wisata Ramah Muslim

Pengusaha Lokal Palak PSN Rp5 Triliun, Ketua Kadin Cilegon Jadi Tersangka

Polda Jateng Amankan 730 Pelaku Kejahatan

Kamu Salah! Gak Semua Negara Rayain Tahun Baru pada 1 Januari

TAGGED:ada operasi besar-besarankejagungpolemik kejagung minta pengamanan tnitnitni amankan kantor kejaksaan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tersangka Sri Maryani menunduk saat dirangkul penyidik menuju ruang pelimpahan di kantor kejaksaan, Kamis (1552025). Tersangka Bullying Mahasiswi PPDS Undip Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kapan Disidangkan?
Next Article Kaprodi PPDS Undip, Taufik Eko Nugroho keluar ruang kejaksaan dengan kondisi tangan terborgol dan memakai rompi tahanan, Kamis (15/5/2025). Kaprodi PPDS Anestesi Undip Ditahan Kejaksaan, Tersangka Kasus Bullying

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Anak Muda Ogah Jadi Petani? Ketua DPRD Jateng Bongkar Penyebabnya

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Heboh di Banjarnegara, Pengasuh Ponpes Diduga Lakukan Pencabulan Kepada 4 Santriwati

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi kantor PBB dan negara-negara anggota. (iStock)
Unik

PBB PHK Massal 2.800 Staf karena Krisis Keuangan, Negara Anggota Menunggak Iuran

Mei 31, 2025
Plesir

Bingung Cari Bukber? Ini Spot Asyik Buka Puasa Tegal

Maret 16, 2026
Unik

5 Cara Bikin Mood Stabil Pas Haid, Anti Drama Lagi

September 9, 2025
Pimpinan DPR RI diwakili oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Cucun Ahmad Syamsurijal dan Saan Mustofa, Rabu (3/9/2025) menggelar jumpa pers usai ketemu dengan 16 eprwakilan organisasi mahasiswa. Foto: dok/ist
Unik

Seru! DPR Ajak 16 Organisasi Mahasiswa Ngobrol Bareng soal Aksi Demo Agustus 2025

September 3, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Polemik Kantor Kejaksaan Dijaga Personel TNI, Apa Sih Maunya Kejagung?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?