BACAAJA, SRAGEN – PDI Perjuangan Kabupaten Sragen mulai memanaskan mesin politik jelang Pemilu 2029. Lewat Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS), Rabu (20/5/2026), partai banteng langsung pasang target besar: merebut lagi kursi Bupati Sragen dan menyapu kemenangan di berbagai pemilu.
Nggak tanggung-tanggung, PDIP Sragen menargetkan minimal 20 kursi DPRD dari total 20 kecamatan yang ada.
Sekretaris DPD PDIP Jateng Sumanto mengatakan Musancab ini jadi bagian dari konsolidasi besar partai setelah Kongres di Bali, Konferda, hingga Konfercab sebelumnya.
Bacaaja: Kader Muda Berkarya, Antusias Masuk Arena Politik Perebutan Ketua PAC PDIP di Jateng
Bacaaja: Dari Ojol sampai Penyapu Jalan Ketemu di Dapur Marhaen, Nasi Lodeh Nyaris Ludes
Menurutnya, regenerasi kader sampai tingkat bawah jadi kunci supaya PDIP bisa kembali mendominasi di Sragen.
“Kalau semua tingkatan terisi kader-kader militan, saya yakin PDIP Sragen bisa menang lagi dan menambah kursi,” kata Sumanto di depan ratusan kader.
Ia juga mengingatkan kader agar nggak lagi sibuk dengan konflik internal dan mulai fokus menyusun kekuatan menghadapi Pemilu 2029.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Sragen Untung Wibowo Sukowati alias Mas Bowo mengakui kalau PDIP memang belum beruntung di Pilpres, Pilgub, dan Pilbup sebelumnya.
Padahal di Pileg terakhir, PDIP Sragen masih berhasil mengamankan 15 kursi DPRD dengan total 193.130 suara.
Karena itu, Musancab yang digelar bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional dianggap jadi momentum buat “membangunkan” lagi semangat kader banteng.
“Target kami ke depan minimal 20 kursi dari 20 kecamatan. Idealnya satu kecamatan satu anggota fraksi,” tegas Bowo.
Ia juga meminta seluruh kader tegak lurus terhadap keputusan partai, termasuk soal rekomendasi calon kepala daerah nantinya.
“Apapun keputusan DPD, wajib diamankan. Kita tetap satu rampak barisan,” lanjutnya.
Acara Musancab ini dihadiri sekitar 700 kader dari total 844 undangan. Hadir pula tokoh senior PDIP Sragen Bambang Samekto dan mantan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. (*)

