Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dor! Eksperimen Brutal Tiga Remaja Grobogan: Coba Bikin Bubuk Petasan, 3 Rumah Meledak
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dor! Eksperimen Brutal Tiga Remaja Grobogan: Coba Bikin Bubuk Petasan, 3 Rumah Meledak

R. Izra
Last updated: Februari 16, 2026 5:56 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Polisi melakukan olah TKP ledakan bahan mercon di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Minggu (15/2/2026). (Dok Polsek Toroh)
Polisi melakukan olah TKP ledakan bahan mercon di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Minggu (15/2/2026). (Dok Polsek Toroh)
SHARE

BACAAJA, GROBOGAN – Ekprsperimen memang dibutuhkan. Namun, jika dilakukan tanpa perhitungan dan perlidungan matang, maka bisa mengundang marabahaya.

Seperti aksi nekat tiga remaja di Kabupaten Grobogan yang berujung petaka ini. Bukannya dapat petasan buat seru-seruan, mereka justru jadi korban ledakan saat meracik bahan mercon sendiri.

Insiden ini terjadi di Dusun Sanggih, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Ledakan berasal dari campuran bahan petasan yang sedang mereka olah secara manual.

Bacaaja: Tahun Baru Eropa Berubah Kelam, Api dan Petasan Makan Korban Jiwa
Bacaaja: Balas Dendam Korbban Bullying: Ledakan SMAN 72 Jakarta, Lukai 55 Orang

Kapolsek Toroh, Joko Ismanto, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, ledakan terjadi di rumah warga saat para korban tengah mencampur bahan kimia.

Awalnya, tiga remaja berinisial AS (15), FS (13), dan AN (15) diduga membeli bahan petasan lewat aplikasi TikTok. Setelah itu, mereka mencoba meraciknya sendiri memakai alat seadanya.

Bayangin aja, campuran bahan seperti natrium benzoat, belerang, dan KCLO diaduk pakai wadah plastik bekas, disaring menggunakan tempat nasi plastik, lalu diaduk dengan gagang kayu. Tanpa perlindungan, tanpa standar keamanan.

Saat proses pengadukan selesai, tiba-tiba, duaarr! Ledakan langsung terjadi.

Akibatnya, ketiganya mengalami luka dengan tingkat berbeda.

  • AS (15) mengalami syok, tapi tidak ada luka fisik. Ia langsung mendapat perawatan di klinik terdekat.

  • FS (13) mengalami luka bakar ringan di tangan, kaki, dan wajah. Bahkan ada luka di dada kiri sepanjang sekitar 5 cm yang harus dijahit delapan jahitan.

  • AN (15) mengalami luka bakar sedang di beberapa bagian tubuh dan kini harus menjalani rawat inap di RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi.

Polisi mengingatkan bahwa meracik petasan sendiri sangat berbahaya, apalagi jika menggunakan bahan kimia tanpa pengetahuan dan pengamanan yang memadai.

Kasus ini jadi pengingat keras: rasa penasaran boleh saja, tapi jangan sampai berubah jadi keputusan berisiko. Karena sekali lengah, dampaknya bisa serius, bahkan mengancam keselamatan diri sendiri maupun orang sekitar. (*)

You Might Also Like

Pengobatan Gratis di Panti Marhaen Kembali Diserbu Warga

PSIS Masuk Fase Krusial: Tiga Laga Tandang, Satu Kandang

Lebaran Seru Jalan, Awas Campak Diam-Diam Ikut Ngintip Anak

Menu MBG Dikeluhkan Tak Layak, Wali Kota Solo Respati Langsung Sidak SPPG Mojosongo

Muharram Datang Bawa Semangat Baru, Pintu Amal Kian Terbuka

TAGGED:groboganheadlinemeledakobat merconpetasanracikanremaja
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pecinan Semarang Jadi Titik Kumpul Semua Etnis
Next Article Tanggul Sungai Cacaban jebol, merendam ratusan rumah dan ratusan hektare sawah, di Karangawen, Demak, Senin (16/2/2026). Tanggul Sungai Cacaban Jebol: 900 KK Warga Demak Terdampak, 350 Ha Sawah Terendam

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Singapura Jadi Korban Pesta Gol Malaysia

UKIR SEJARAH - Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga panahan Indonesia setelah meraih emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asian Games 2026

Lapas Purwodadi Pastikan Data Pemilih Warga Binaan Tetap Terdata

Kepulan asap membumbung tinggi di area TPA Jatibarang Semarang, Rabu (30/9/2026). (bae)

Hati-Hati! Asap TPA Jatibarang Mengandung Partikel Berbahaya

Sabut Kelapa Buatan Warga Binaan Lapas Semarang Tembus Yunani

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Rabu Nggak Harus ke Kantor, Pemkot Surakarta Jajal WFA

Januari 12, 2026
BARANG BUKTI - Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti emas batangan yang disita dari sebuah rumah mewah di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/7/20206).
Hukum

Polisi Sita 74 Kg Emas dan Duit Rp476 Miliar dari Rumah Mewah di Sentul, Punya Siapa?

Juli 9, 2026
Ilustrasi bencana banjir.
Info

Penanganan Belum Rampung, Aceh Kembali Direndam Banjir Setinggi 2 Meter

Desember 25, 2025
Manajer Kampanye dan Media Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Tengah, Zalya Tilaar. (bae)
Info

Semarang Atas Terus Dibangun: Lahan Resapan Pelan-pelan Hilang, Banjir Selalu Datang

Maret 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dor! Eksperimen Brutal Tiga Remaja Grobogan: Coba Bikin Bubuk Petasan, 3 Rumah Meledak
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?