Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Napi Lapas Semarang Belajar Karawitan bersama Dalang Ki Kusni
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Napi Lapas Semarang Belajar Karawitan bersama Dalang Ki Kusni

R. Izra
Last updated: Agustus 20, 2026 7:46 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
BELAJAR KARAWITAN--Warga binaan Lapas Semarang sedang belajar karawitan di area penjara, Kamis (20/8/2026). (ist)
BELAJAR KARAWITAN--Warga binaan Lapas Semarang sedang belajar karawitan di area penjara, Kamis (20/8/2026). (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Menjalani masa tahanan di lapas bukan berarti hanya menghabiskan waktu di balik tembok. Warga binaan atau napi Lapas Kelas I Semarang juga bisa berkegiatan, mengasah bakat hingga belajar kesenian tradisional.

Salah satunya lewat latihan karawitan yang digelar di Graha Pancasila Lapas Semarang, Kamis (20/8/2026). Sembilan warga binaan mengikuti latihan dengan serius di bawah arahan dalang sekaligus pelatih, Ki Kusni Kesdik.

Latihan dimulai menjelang siang. Para warga binaan mempelajari teknik dasar memainkan gamelan, menjaga tempo hingga menyatukan irama dengan pemain lainnya.

Bacaaja: Masuk Lapas, Keluar Bisa Jadi Barber
Bacaaja: Batik Buatan Warga Lapas Bikin Agustina Angkat Topi

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan. Melalui karawitan, mereka diajak mengasah bakat sekaligus melatih kedisiplinan, kesabaran dan kemampuan bekerja sama.

Kepala Lapas Semarang, Ahmad Tohari, mengatakan karawitan dipilih sebagai salah satu kegiatan rutin karena memiliki nilai budaya dan filosofi yang kuat.

“Seni karawitan bukan sekadar membunyikan instrumen, melainkan proses menempa kedisiplinan, kesabaran, dan keselarasan jiwa,” jelasnya.

Ia ingin pembinaan berbasis budaya ini membentuk karakter warga binaan agar lebih matang, tertib, dan siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat.

Salah seorang warga binaan mengaku mendapat pengalaman positif dari latihan tersebut. Bermain gamelan juga membuat pikirannya lebih tenang selama menjalani masa pembinaan.

“Latihan ini sangat membantu menenangkan pikiran. Ada rasa bangga tersendiri karena kami bisa mengisi waktu dengan kegiatan yang melestarikan seni dan budaya sendiri,” ujarnya. (bae)

You Might Also Like

Maxride Kenalkan Transportasi Aman & Ramah Anak ke Kepala SD

Jokowi Siap Keliling Daerah, PDIP Malah Makin Rapat Barisan

Dicatut Jadi Bestie Pemerintah, Media Ramai-ramai Bantah Klaim Qodari

Luhut Akui MBG Dijalankan Tanpa Persiapan Matang: Banyak yang Harus Dibenahi

23 Prajurit Marinir AL Tertimbun Longsor Cisarua, KSAL: 4 Personel Ditemukan Gugur

TAGGED:dalangkarawitanki kusni kesdiknapi lapas semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), saat memberi keterangan kepada awak media, Jumat (16/1/2026). (ist) Gus Yasin Singgung Wacana Pengalihan PPPK ke Pemerintah Pusat: Ringankan APBD
Next Article NAIK TRANS JATENG - Penumpang hendak naik armada Trans Jateng di bekas Terboyo, Semarang. (dul) 24 Rute Mulai Disiapkan, Trans Jateng Kejar Target 209.000 Penumpang per Hari pada 2045

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ILUSTRASI: Seorang pengunjung sedang bersantai di pinggir kolam renang Grand Candi Hotel Semarang. (ist)

Grand Candi Hotel Ramaikan Semarang Great Event 2026 dengan Tawaran Promo

Cari HP Pertama Anak? Ini 6 Pilihannya

Lupa Password WiFi? Cek dengan 7 Cara Ini

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Jelang Putusan MK, Ini Titik Panas Perkara Gibran

Densus 88 Sikat 11 Terduga Teroris di 6 Provinsi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

KOLASE - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) dan policy brief bertajuk "Diponegoro Menggugat" yang diserahkan mahasiswa Undip, Jumat (3/7/2026). (dul)
Info

BEM Undip Cegat Menkeu Purbaya, Serahkan “Diponegoro Menggugat”

Juli 3, 2026
Teknologi

Bonggol Jagung Sumut Tembus Jepang, Nilainya Rp1 Miliar

September 1, 2026
Polisi memberikan keterangan peristiwa pemusnahan amunisi kadaluarsa Garut yang menwaskan 11 orang
Daerah

2 TNI dan 9 Warga Sipil Tewas Saat Pemusnahan Amunisi Kedaluwarsa

Mei 12, 2025
Daerah

Tanahnya Nggak Ambles, Tapi Jalan Pelan, Pemprov: Tegal Alami Fenomena “Creeping”

Februari 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Napi Lapas Semarang Belajar Karawitan bersama Dalang Ki Kusni
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?