Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tsunami 15 Meter Mengancam Cilacap, Warga Diminta Siaga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tsunami 15 Meter Mengancam Cilacap, Warga Diminta Siaga

Nugroho P.
Last updated: Oktober 22, 2026 12:58 pm
By Nugroho P.
7 Min Read
Share
ilustrasi tsunami.
SHARE

BACAAJA, CILACAP – Warga pesisir Cilacap perlu memahami jalur penyelamatan dan langkah yang harus dilakukan saat gempa berpotensi tsunami terjadi. Pasalnya, kajian para pakar pada 2024 menunjukkan adanya skenario tsunami dengan ketinggian gelombang hingga 15 meter di wilayah tersebut.

Contents
Warga Dilatih Mengenali Jalur EvakuasiTsunami Bisa Tiba dalam 45–50 MenitInfrastruktur Vital Juga Perlu DilindungiNovita Minta Edukasi Bencana DiperluasBPBD Cilacap Perkuat Kesiapsiagaan

Dalam skenario itu, gelombang tsunami diperkirakan bisa mencapai kawasan pesisir dalam waktu sekitar 45–50 menit. Namun, angka tersebut bukan ramalan bahwa tsunami akan terjadi pada waktu tertentu, melainkan gambaran risiko berdasarkan kajian yang perlu diantisipasi sejak dini.

Peringatan mengenai potensi tersebut disampaikan dalam kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami yang digelar BMKG melalui Stasiun Geofisika Kelas II Banjarnegara di Aula Diklat Praja, Cilacap, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya membekali masyarakat agar tidak panik dan bisa bertindak cepat ketika menghadapi keadaan darurat.

Warga Dilatih Mengenali Jalur Evakuasi

Sekolah lapang tersebut dibuka Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Plt Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II Ana Oktavia Setiowati, Kepala Stasiun Geofisika Kelas II Banjarnegara Hery Susanto Wibowo, serta Kepala Pelaksana BPBD Cilacap Taryo.

Mengusung tema “Pahami Potensi dan Aksi Cepat Hadapi Gempa Bumi dan Tsunami Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini tidak hanya diisi penyampaian materi. Peserta juga mengikuti diskusi, latihan kelompok, dan simulasi evakuasi untuk mengenali langkah penyelamatan ketika bencana terjadi.

Mereka berlatih menyusuri jalur evakuasi dari kawasan pantai menuju lokasi yang lebih aman. Latihan semacam ini penting agar masyarakat tidak kebingungan mencari arah penyelamatan saat menghadapi situasi genting.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas II Banjarnegara, Hery Susanto Wibowo, mengatakan sekolah lapang menjadi bagian dari upaya BMKG memperkuat kemampuan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman gempa bumi serta tsunami.

“BMKG melalui Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami terus berkomitmen meningkatkan kapasitas masyarakat dan para pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami melalui edukasi, pelatihan, dan penguatan koordinasi lintas sektor,” kata Hery.

Menurut dia, BMKG telah menggelar sekolah lapang di sejumlah wilayah Jawa Tengah sejak 2016. Daerah yang pernah menjadi lokasi kegiatan tersebut antara lain Kebumen, Purworejo, Cilacap, Wonogiri, Rembang, Kendal, Banyumas, dan Magelang.

Pada 2026, kegiatan kembali dilaksanakan di Cilacap dengan melibatkan pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, dunia pendidikan, relawan kebencanaan, media, dan masyarakat.

Hery berharap pelatihan tersebut bisa meningkatkan kesiapan warga Cilacap, bukan sekadar menambah pengetahuan soal bencana.

Tsunami Bisa Tiba dalam 45–50 Menit

Plt Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II, Ana Oktavia Setiowati, menjelaskan bahwa potensi tsunami setinggi 15 meter merupakan bagian dari skenario kajian para pakar pada 2024.

Dalam skenario tersebut, waktu tempuh gelombang menuju kawasan pesisir diperkirakan sekitar 45–50 menit. Informasi ini menjadi pengingat bahwa pemahaman risiko harus dibarengi kemampuan melakukan evakuasi dengan cepat dan tepat.

“Berdasarkan skenario dan kajian para pakar tahun 2024, potensi tsunami di wilayah Kabupaten Cilacap ini ketinggiannya hingga 15 meter dengan jarak tempuh 45 menit hingga 50 menit,” ujar Ana.

Dia menekankan, masyarakat perlu memiliki pengetahuan sekaligus keterampilan praktis untuk menyelamatkan diri. Langkah tersebut harus dipahami baik oleh warga yang berada di dalam ruangan maupun mereka yang sedang beraktivitas di kawasan pantai.

“Pertama adalah pengetahuan yang cukup kepada masyarakat, yang kedua adalah pemahaman, yang ketiga adalah simulasi atau teknik bagaimana menyelamatkan diri sendiri terlebih dahulu, kemudian menyelamatkan keluarga dan juga kerabatnya,” katanya.

Ana juga meminta Pemerintah Kabupaten Cilacap memperkuat koordinasi dengan BMKG dan BPBD, terutama untuk melengkapi rambu-rambu serta jalur evakuasi. Dengan petunjuk yang jelas, warga diharapkan lebih mudah menemukan lokasi aman ketika harus meninggalkan kawasan berisiko.

Infrastruktur Vital Juga Perlu Dilindungi

Ancaman gempa bumi dan tsunami bukan hanya berkaitan dengan keselamatan penduduk. Ana mengingatkan bahwa bencana juga berpotensi mengganggu objek vital, termasuk pembangkit listrik dan fasilitas penyediaan air bersih.

Karena itu, upaya mitigasi perlu memperhitungkan dampak yang lebih luas, mulai dari kemungkinan jatuhnya korban jiwa hingga kerusakan infrastruktur dan kerugian materiil. Koordinasi lintas sektor dibutuhkan agar perlindungan terhadap masyarakat dan fasilitas penting bisa berjalan beriringan.

“Potensi bencana bukan cuma kepada masyarakat atau struktur bangunan, tetapi objek-objek vital,” ujarnya.

Pelibatan berbagai instansi dalam sekolah lapang diharapkan membantu memperkuat pemahaman mengenai risiko bencana terhadap fasilitas yang menunjang kehidupan masyarakat.

Novita Minta Edukasi Bencana Diperluas

Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti, berharap kegiatan edukasi kebencanaan di Cilacap bisa dilaksanakan secara konsisten. Menurutnya, wilayah ini membutuhkan perhatian serius karena memiliki potensi gempa bumi dan tsunami, aktivitas nelayan yang cukup besar, serta kawasan pertanian yang mendukung produksi pangan.

“Kalau di Cilacap ini memang potensi gempanya tinggi. Maka dari itu, kita berharap BMKG Pusat bisa memberikan titik kegiatannya secara konsisten di Kabupaten Cilacap,” kata Novita.

Dia juga mendorong agar sekolah lapang menjangkau lebih banyak warga. Peserta yang sudah mendapatkan materi diharapkan meneruskan pengetahuan tersebut kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Dengan begitu, edukasi kebencanaan tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Warga juga diharapkan terbiasa mengenali risiko, mengetahui arah evakuasi, dan memahami tindakan yang perlu dilakukan saat keadaan darurat.

BPBD Cilacap Perkuat Kesiapsiagaan

Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Taryo, mengapresiasi dukungan pemerintah pusat, BMKG, dan Novita Wijayanti terhadap program mitigasi bencana di Cilacap.

Menurut Taryo, sekolah lapang membantu BPBD memperkuat kesiapan dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana. Edukasi dan latihan secara berkala juga penting agar masyarakat tidak hanya mengetahui ancaman, tetapi memahami cara menyelamatkan diri.

“Kegiatan Sekolah Lapang ini sangat membantu kami, terutama BPBD sebagai upaya mitigasi bagi warga masyarakat dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi,” kata Taryo.

Dia menegaskan, langkah pencegahan dan kesiapsiagaan tetap perlu diperkuat meski semua pihak tentu tidak menginginkan bencana terjadi.

Melalui kegiatan ini, BMKG dan pemerintah daerah berharap masyarakat Cilacap semakin siap menghadapi risiko gempa bumi dan tsunami. Pengenalan jalur evakuasi, latihan penyelamatan, serta koordinasi antarinstansi menjadi bekal penting agar warga bisa mengambil keputusan secara cepat ketika menghadapi keadaan darurat. (*)

You Might Also Like

Tol Bawen-Yogya Disiapin Fungsional H-10 Lebaran

Agustina: Biar Ekonomi Jalan, Seni Jangan Diam

Kontra China, Kluivert Pastikan Komposisi Timnas Berubah

Resmi! BBM Pertamax Ikut Melambung Tinggi, Jadi Rp16.250 dari Sebelumnya Rp12.300

Anggota DPRD Solo Kevin Terjerat Kasus Hukum, BK Terima Surat Panggilan Pemeriksaan dari Polda Bali

TAGGED:bpbdcilacapsiagatsunami
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Memori HP Penuh? Bersihkan WhatsApp Tanpa Hapus Chat
Next Article Cegah Korupsi Sejak dari Meja Kerja, Pemkab Ngawi Gaspol Edukasi Digital ASN

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Cegah Korupsi Sejak dari Meja Kerja, Pemkab Ngawi Gaspol Edukasi Digital ASN

Tsunami 15 Meter Mengancam Cilacap, Warga Diminta Siaga

Memori HP Penuh? Bersihkan WhatsApp Tanpa Hapus Chat

Sering di Ruangan Ber-AC? Ini Efeknya bagi Tubuh

HARI SANTRI - Opening Ceremony Porprov Jateng 2026 sekaligus konferensi pers peringatan Hari Santri 2026 di Co Work Space (Kantor Gubernur Rumah Rakyat) Gedung A Setda Prov Jateng, Rabu (21/10/2026).

HSN 2026, Gus Yasin Ingatkan Resolusi Jihad: Santri Punya Peran Penting Menuju Indonesia Emas!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

KONSER PERLAWANAN - Selain melalui orasi, massa Jateng Guyub juga menyampaikan orasi dan perlawanan melalui musik. Hari kedua aksi, Kamis (23/7/2026), massa aksi fokus pada isu-isu lingkungan. (dul)
Info

Dari Orasi ke Irama, Konser Perlawanan di Hari Kedua Aksi ‘Jateng Guyub’

Juli 23, 2026
Warga antusias memeriksakan kesehatan gratis di kantor DPD PDIP Jateng, Jumat (10/4/2026). Dapur Marhaen PDIP Jateng menyediakan makan siang dan pemeriksaan kesehatan gratis. (bae)
Info

Warga Antusias Ikut Pengobatan Gratis di Panti Marhaen, Messy: Serentak, Bakal Terus Diulang

April 10, 2026
Politik

UU Perampasan Aset Dinilai Jadi Senjata Lawan Korupsi

Agustus 28, 2026
ILUSTRASI - Ilustrasi kanker kolorektal.
Info

Kasus Kanker Usus Besar di Indonesia Makin Tinggi, PB PGI Dorong Skrining Sejak Dini

Mei 31, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tsunami 15 Meter Mengancam Cilacap, Warga Diminta Siaga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?