Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: MTQ Rampung, Simpang Lima Langsung Dibersihkan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

MTQ Rampung, Simpang Lima Langsung Dibersihkan

MTQ Nasional XXXI memang sudah kelar, tapi urusan setelah acara ternyata belum benar-benar selesai. Begitu panggung penutupan di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, bubar pada Sabtu (19/9) malam, petugas kebersihan langsung turun tangan. Targetnya satu: sebelum warga kembali nongkrong, kawasan harus sudah bebas sampah.

T. Budianto
Last updated: September 20, 2026 11:51 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BERSIHKAN SIMPANG LIMA: Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang langsung memberihkan kawasan Simpang Lima usai acara penutupan MTQ Nasional XXXI, Sabtu, (19/9/2026) malam. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG -Tepuk tangan penutupan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 belum lama reda, tetapi petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang sudah mulai bekerja.

Mereka langsung menyisir kawasan Lapangan Pancasila Simpang Lima setelah rangkaian penutupan berakhir. Sampah yang tersisa dikumpulkan, disapu, lalu diangkut dari lokasi. Pembersihan ini menjadi bagian dari pola penanganan kebersihan selama MTQ Nasional XXXI yang berlangsung pada 11-19 September 2026.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan, penggunaan ruang publik untuk kegiatan berskala nasional harus dibarengi tanggung jawab untuk mengembalikannya dalam kondisi nyaman.

Menurutnya, acara boleh selesai, tetapi urusan kebersihan jangan ikut ditinggal. “Ketika sebuah kegiatan selesai, pekerjaan kita belum selesai. Ruang publik yang digunakan harus segera kembali bersih dan nyaman untuk masyarakat,” ujar Agustina.

Baca juga: Usai Pembukaan MTQ, Simpang Lima Langsung Dibersihkan

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas yang selama sembilan hari ikut menjaga kebersihan berbagai lokasi MTQ. Bukan cuma bekerja setelah acara bubar, petugas DLH sudah bergerak sejak sebelum kegiatan dimulai. Penanganan dilakukan sepanjang rangkaian acara, termasuk penyapuan, pengumpulan, sampai pengangkutan sampah.

Total ada 125 personel yang dikerahkan di 12 titik lokasi kegiatan. Mereka bekerja dalam tiga sif supaya urusan kebersihan tetap jalan mengikuti aktivitas MTQ.

Khusus di kawasan Simpang Lima, sebanyak 18 personel ditempatkan karena lokasi tersebut menjadi salah satu pusat utama rangkaian MTQ Nasional XXXI.

DLH juga menyiapkan dua dump truck yang didukung 10 personel untuk mengambil dan mengangkut sampah dari sejumlah titik kegiatan.

Langsung Dibersihkan

Pola yang sama diterapkan usai pembukaan MTQ. Meski acara berlangsung sampai malam, petugas tidak menunggu keesokan harinya untuk mulai membersihkan kawasan.

Begitu aktivitas selesai, sapu langsung bergerak. Sampah dikumpulkan, kemudian diangkut agar Simpang Lima kembali bisa dipakai masyarakat. Agustina pun mengajak warga ikut mengambil bagian dalam urusan yang kelihatannya sederhana, tetapi dampaknya terasa langsung: membuang sampah pada tempatnya.

“Selama MTQ berlangsung, banyak ruang publik yang kita gunakan bersama. Saya mengajak masyarakat untuk ikut menjaganya dengan membuang sampah pada tempatnya,” katanya.

Baca juga: Bukan Cuma Lapangan Pancasila, Semarang Ikut ‘Dandan’ Sambut MTQ

Menurut Agustina, menjaga kebersihan seharusnya tidak hanya muncul ketika ada event besar. Kebiasaan itu justru perlu dibangun dalam aktivitas sehari-hari.

Sebab, ruang publik bukan milik panitia acara, pemerintah, atau petugas kebersihan saja. Tempat itu dipakai bersama, sehingga menjaga kondisinya juga menjadi urusan bersama.

Dengan pola pembersihan sejak sebelum acara, selama kegiatan, hingga setelah penutupan, Pemkot Semarang ingin memastikan berbagai ruang publik tetap bisa digunakan warga tanpa harus menunggu lama setelah sebuah event selesai.

MTQ boleh selesai, panggung boleh dibongkar, tamu boleh pulang. Tapi satu hal yang nggak boleh ikut jadi oleh-oleh adalah sampah. Karena Simpang Lima itu ruang publik, bukan tempat kenangan plastik sekali pakai. (tebe)

You Might Also Like

Dua Polisi Terluka saat Tangkap Eks-Napiter Pembakar Warung Mi Babi di Sukoharjo

Empat Pemain PSIS Masuk Ruang Perawatan

Harapan Ojol Jateng di Tengah Rencana Revisi UU Lalu Lintas

Tragedi Hari Natal di Merbabu: Pendaki Perempuan Tewas Tersambar Petir

PSIS Selamat dari Zona Panas, Rival Kepeleset di Detik Terakhir

TAGGED:headlinemtq nasional 2026pemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kemarau Belum Usai, Wonogiri Sudah 139 Hari Tak Hujan
Next Article POLISI SIAGA--Polisi bersiaga di area Pengadilan Tipikor Semarang jelang sidang tuntutan, Senin (21/9/2026). (bae) Sidang Tuntutan Bupati Sudewo di Tipikor Dijaga Ketat Polisi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ditanya Penyadapan Listyo Sigit, Jokowi Pilih Diam

Dari SBY hingga Macron, Deretan Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap

Semarang Bakal Punya Festival Sastra Besar, Agustina Ingin Puisi Turun ke Jalan

Modal Rp3 Juta, Film Siswa Pandanarum Go Internasional

BINCANG SASTRA - Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS), Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), menggelar Seminar Nasional Literasi (Semitra) X secara daring pada Rabu (4/11/2026).

Sastra Indonesia Bisa Mendunia? Semitra X UPGRIS Ungkap Strateginya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

ASN Semarang All Out, Siap Bawa Pulang Medali di Pornas XVII 2025

Oktober 2, 2025
Info

555 Ribu Santri Jateng Diajak Jadi Pengusaha, Misi Berikutnya: Lawan Kemiskinan!

Oktober 22, 2026
UPACARA BENDERA - Ilustrasi upacara bendera pada HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus di ponpes eks-JI Jateng. (ist)
Info

Pesan di Balik 11 Ponpes Eks-JI Jateng Kibarkan Merah Putih pada 17 Agustus

Agustus 14, 2026
Hukum

Dikabarkan Menghilang dari Rutan Jelang Lebaran, Simak Fakta Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Maret 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: MTQ Rampung, Simpang Lima Langsung Dibersihkan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?