Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kemarau Belum Usai, Wonogiri Sudah 139 Hari Tak Hujan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kemarau Belum Usai, Wonogiri Sudah 139 Hari Tak Hujan

Musim kemarau masih membayangi Jateng. Data BMKG per 20 September 2026 mencatat Kecamatan Jatisrono, Wonogiri, mengalami 139 hari tanpa hujan. Kondisi kering juga diperkirakan berlanjut hingga awal Oktober.

T. Budianto
Last updated: September 20, 2026 11:44 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PETA KEKERINGAN: Peta monitoring wilayah hari tanpa hujan di Jateng yang dirilis BMKG. Wilayah dengan titik warna merah menunjukkan kondisi kemarau ekstrim. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Musim kemarau di Jateng belum berakhir. BMKG mencatat sebagian wilayah masih kering, bahkan ada yang sudah lebih dari empat bulan tidak diguyur hujan.

Berdasarkan data BMKG per 20 September 2026, hari tanpa hujan terpanjang terjadi di Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, yang mencapai 139 hari.

Setelah Jatisrono, ada Kecamatan Selogiri, Wonogiri, dengan 127 hari tanpa hujan. Kemudian Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, yang sudah 126 hari tak turun hujan.

Baca juga: Antisipasi Kemarau, Jateng Siapkan 123 Juta Liter Air

Secara umum, sebagian besar wilayah Jateng berada pada kategori 11-20 hari tanpa hujan hingga lebih dari 60 hari. Artinya, kondisi kering masih cukup luas di Jateng.

Meski begitu, beberapa wilayah masih punya kondisi yang lebih basah. Sebagian Banyumas, Wonosobo, Temanggung, Cilacap, Kebumen, dan Kabupaten Semarang masih berada di luar kategori kekeringan panjang.

Tanpa Hujan

Untuk wilayah lain seperti Purworejo, Banjarnegara, Brebes, Pekalongan, Magelang, Boyolali, Sragen, Rembang, Kudus, hingga Kota Semarang, sebagian kecil wilayahnya tercatat hanya mengalami 1-10 hari tanpa hujan.

Yang bikin kondisi ini perlu diperhatikan, hujan dalam waktu dekat juga belum diprediksi merata.  BMKG menyebut seluruh wilayah Jateng memiliki peluang lebih dari 70 persen mengalami curah hujan rendah atau di bawah 50 milimeter per dasarian pada 21-30 September.

Baca juga: Kemarau Panjang Ngintip Jateng, Ada Yang Sampai Sembilan Bulan

Peluang hujan kategori menengah memang ada, tetapi masih sangat kecil. BMKG mencatat peluang tersebut hanya sekitar 10-30 persen dan terbatas di sebagian kecil wilayah Jateng bagian tengah.

Kondisi kering juga diperkirakan masih berlanjut sampai awal Oktober. Pada dasarian ketiga September hingga dasarian pertama Oktober, seluruh Jateng diprediksi masih berada pada kategori curah hujan rendah.

Artinya, kalender sudah mendekati pergantian bulan, tetapi hujan belum tentu ikut berganti arah. Bagi wilayah yang telah berbulan-bulan menunggu air dari langit, awal Oktober masih menyisakan pertanyaan: kapan kemarau benar-benar selesai? (bae)

You Might Also Like

Tombak Pusaka Bukan Pajangan! Ngawi Punya Cara Merawat Ingatan Leluhur

Lucunya KPK, Pinjam Bank Rp 300 Miliar untuk ‘Flexing’ Jumpa Pers

Delapan Tahun Berlalu, DPRD Jateng Belum Gelar Rapat Paripurna Usulan Pemekaran Brebes Selatan

Belum Genap 24 Jam Pimpin Sleman, Nanang Langsung Dimutasi

Mau Nobar Piala Dunia? Jangan Asal Kumpul, Wajib Punya Lisensi

TAGGED:headlinekekeringan jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MTQ Nasional XXXI Berakhir, Agustina Apresiasi Dukungan Warga
Next Article MTQ Rampung, Simpang Lima Langsung Dibersihkan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gus Baha Ingatkan Takbir, Salah Panjang Bisa Berbahaya

Ditanya Penyadapan Listyo Sigit, Jokowi Pilih Diam

Dari SBY hingga Macron, Deretan Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap

Semarang Bakal Punya Festival Sastra Besar, Agustina Ingin Puisi Turun ke Jalan

Modal Rp3 Juta, Film Siswa Pandanarum Go Internasional

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Info

Konflik PBNU, Gus Yahya: Mari Selesaikan Baik-baik Lewat Muktamar

November 27, 2025
Ekonomi

Tips Bangkit dari Galbay Pinjol, Mulai Lagi Tanpa Drama Finansial

November 11, 2025
Info

Nataru Boleh Libur, Layanan Kesehatan Semarang Nggak Ikut Cuti

Desember 22, 2025
Ekonomi

Luthfi Dampingi Mendag Sidak Pasar di Kudus, Pastikan Harga Sembako Stabil

Maret 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kemarau Belum Usai, Wonogiri Sudah 139 Hari Tak Hujan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?