Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Luthfi Temui Ojol yang Capek Digas Terus Sama Aplikator
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Luthfi Temui Ojol yang Capek Digas Terus Sama Aplikator

Di jalan mereka dikejar order. Di rumah mereka dikejar cicilan. Sementara potongan aplikasi kadang bikin saldo masuk terasa kayak numpang lewat doang. Di tengah keresahan driver ojol yang makin ramai, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi turun langsung dan bilang satu kalimat yang bikin para driver sedikit lega: “Saya di belakang kalian.”

T. Budianto
Last updated: Mei 20, 2026 7:03 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
AUDIENSI DRIVER OJOL: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi bercengkrama dengan anak salah satu driver ojek online (ojol), usai menerima audiensi di kompleks Gubernuran, Selasa (19/5/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memastikan bakal mengawal tuntutan dan aspirasi para driver ojek online (ojol), baik roda dua maupun roda empat, terkait payung hukum dan kesejahteraan mereka.

Hal itu disampaikan saat menerima audiensi perwakilan driver ojol di kantornya, Selasa (19/5/2026). “Nggak usah khawatir. Kami akan membersamai rekan-rekan ojol. Saya kawal aspirasinya,” kata Luthfi.

Di tengah makin ramainya keluhan soal tarif, potongan aplikasi, sampai status kerja yang masih abu-abu, pertemuan itu jadi semacam ruang curhat resmi bagi para driver.

Luthfi mengakui, driver ojol sekarang bukan cuma sekadar pengantar makanan atau penumpang. Mereka sudah jadi bagian penting penggerak ekonomi masyarakat.

Baca juga: Dari Ojol sampai Penyapu Jalan Ketemu di Dapur Marhaen, Nasi Lodeh Nyaris Ludes

Karena itu pemerintah, kata dia, memahami keresahan yang muncul. Mulai dari soal tarif yang dianggap kurang manusiawi, potongan aplikasi yang bikin penghasilan makin tipis, sampai perlindungan sosial yang dinilai belum jelas.

Masalahnya, regulasi transportasi online ternyata nggak sesederhana update aplikasi. Menurut Luthfi, persoalan ini melibatkan banyak sektor. Dari Kementerian Perhubungan, ketenagakerjaan, UMKM, industri digital, sampai revisi Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) yang masih dibahas pemerintah pusat.

“Leading sector-nya ada di Kemenhub. Saya akan kawal langsung ke sana, bahkan perwakilan driver akan saya ajak,” ujarnya. Pemprov Jateng sendiri juga bakal membuka kembali SK Gubernur terkait transportasi online agar bisa disesuaikan dengan tuntutan para driver di lapangan.

Aksi Demonstrasi

Dalam audiensi itu juga dibahas soal rencana aksi demonstrasi besar-besaran driver ojol yang akan digelar Rabu (20/5/2026). Luthfi meminta aksi tetap berjalan tertib dan tidak menimbulkan kericuhan.

Menurutnya, kondisi wilayah yang aman penting untuk menjaga kepercayaan investasi dan aktivitas masyarakat. “Saya sudah di belakang kalian, jadi tolong wilayah tetap kondusif,” tegasnya.

Perwakilan Asosiasi Driver Online Jawa Tengah, Daniel Puratanya mengatakan, tuntutan utama para driver sebenarnya sederhana: kepastian hukum.

Baca juga: Ojol Perempuan di Jateng Bakal Punya “Tameng Digital”

Karena selama ini, menurut mereka, posisi driver online sering serba nanggung. Dibutuhkan aplikator, tapi perlindungannya belum benar-benar jelas. “Kalau ada payung hukum, kami di bawah bisa lebih sejahtera. Tidak ada kesewenang-wenangan dari perusahaan aplikasi,” katanya.

Hal senada disampaikan driver lainnya, Rahmat. Ia berharap demo besok menjadi aksi terakhir karena tuntutan mereka benar-benar dituntaskan. “Tanpa payung hukum, aturan apa pun nggak akan kuat,” ujarnya.

Dan memang begitulah nasib banyak driver ojol hari ini: setiap hari narik di jalan, tapi masa depannya masih seperti GPS yang muter-muter mencari titik kepastian. (tebe)

You Might Also Like

Unwahas Buka Prodi Teknik Pertambangan Pertama di Jateng, Siap Cetak Bos Tambang!

Transfer Nyasar Rp20 M, Koper Misterius, dan Drama Lahan 700 Hektare

Trump Mendarat Bawa Bos Raksasa, Beijing Langsung Gelar Karpet Merah

Tragedi Hari Natal di Merbabu: Pendaki Perempuan Tewas Tersambar Petir

Tidur Siang Terakhir: Mahasiswa Undip Dibangunkan Polisi, Disambut Borgol dan Cacian

TAGGED:ahmad luthfidriver ojolheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Anak Lereng Gunung Merapi Kini Punya SMA Sendiri
Next Article AKBP Basuki yang Telantarkan Dosen Untag Divonis 6 Tahun

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Semarang Cari Panggung Dunia, Spanyol Diajak Main Bareng

Ikal Lemhannas Jateng Siapkan Sekolah Bela Negara

AKBP Basuki Masih Andalkan Jurus Langkah Seribu Hindari Wartawan

Arsip Bukan Sekadar Tumpukan Map, Tapi Senjata Pemerintahan Modern

Harkitnas 2026, Luthfi Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas Sosial

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Tol Bawen-Yogyakarta Ditarget Beroperasi 2026

Juli 26, 2025
Ekonomi

Ketimpangan Jateng Utara-Selatan Disorot

Mei 18, 2026
Hukum

Kocak, Dikira Brankas, Ternyata Oven: Penggeledahan KPK Bikin Geger Warga

Maret 30, 2026
Plesir

Harimaunya Kok Tinggal Empat? Pemkot Semarang Buka Suara

Desember 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Luthfi Temui Ojol yang Capek Digas Terus Sama Aplikator
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?