Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Harimaunya Kok Tinggal Empat? Pemkot Semarang Buka Suara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Plesir

Harimaunya Kok Tinggal Empat? Pemkot Semarang Buka Suara

Isu hilangnya harimau Sumatra di Semarang Zoo bikin jagat maya gaduh. Dari yang awalnya cuma bisik-bisik, kini jadi obrolan publik setelah jumlahnya disebut menyusut drastis dari 10 ekor, tinggal empat. Spekulasi pun ke mana-mana, sampai akhirnya Pemerintah Kota Semarang turun tangan memberi penjelasan soal ke mana perginya sang raja rimba dari kebun binatang ibu kota Jawa Tengah itu.

T. Budianto
Last updated: Januari 26, 2026 7:59 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
KOLEKSI SEMARANG ZOO: Harimau benggala koleksi Semarang Zoo sedang bersantai. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Warganet lagi rame nanya: “kemana perginya harimau Semarang Zoo?” Dari yang katanya dulu ada 10 ekor, sekarang tinggal empat. Isu ini pun makin liar setelah viral di media sosial, sampai akhirnya Pemkot Semarang angkat bicara.

Pemerintah Kota Semarang menegaskan, tidak ada jual beli harimau Sumatra di Semarang Zoo. Berkurangnya jumlah satwa buas itu disebut karena program tukar-menukar satwa dengan kebun binatang lain.

“Dari dokumen yang saya baca memang ada pertukaran satwa dengan kebun binatang lain,” kata Asisten Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur, Rabu (17/12).

Baca juga: SCU dan Semarang Zoo Satu Frekuensi, Konservasi Satwa Jadi Misi Bersama

Isu ini sebelumnya mencuat setelah akun medsos @dinaskegelapan_kotasemarang mengunggah ilustrasi satir bertuliskan, “Semarang Zoo bukan hewannya saja yang buas, tetapi …”. Unggahan itu mempertanyakan secara terbuka nasib enam harimau Sumatra yang kini tak lagi ada di kandang.

“Kalau memang dijual, uangnya ke mana? Ini bukan gosip, tapi kegelisahan publik,” tulis akun tersebut. Menanggapi hal itu, Hernowo menegaskan lagi bahwa tidak ada transaksi jual beli satwa. Ia mengklaim informasi tersebut berdasarkan laporan dari pengelola kebun binatang.

Hasil Pertukaran

“Kalau sepemahaman saya sampai saat ini tidak ada jual beli,” ujarnya. Meski begitu, Hernowo mengakui belum hafal detail satwa apa saja yang didapat Semarang Zoo dari hasil pertukaran tersebut. Namun ia memastikan, nilai pertukarannya setara.

“Beberapa harimau ditukar dengan satwa lain yang sebelumnya belum kita punya,” katanya. Saat ini, Pemkot Semarang masih mendalami proses pertukaran satwa yang dilakukan saat posisi Direktur Semarang Zoo masih dijabat Bimo Wahyu Widodo. Proses tersebut, menurut Hernowo, juga diketahui oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Baca juga:Semarang Zoo Carikan Jodoh Orang Utan

“Ini masih kami dalami. Pertukarannya dengan kebun binatang lain dan sepengetahuan BKSDA,” pungkasnya. Harimau nggak hilang, katanya cuma pindah kandang. Tapi wajar dong kalau publik bertanya, soalnya yang pindah bukan kucing kampung, tapi satwa dilindungi. Ternyata yang lazim di negara +62 nggak cuma pertukaran pelajar, tapi juga pertukaran satwa. (tebe)

You Might Also Like

KMA Mundur dari Dewan Syuro PKN dan MUI, Bukan karena Konflik Lho!

Ekonomi Kota Semarang Ngebut, Dompet Warga Ikut?

Drama Kurir Narkoba di Demak Dibongkar

KLB Keracunan MBG: Enam Langkah Pemerintah

Misteri Glamping Posong Terjawab, ‘Silent Killer’ Jadi Penyebab

TAGGED:harimau benggalaheadlinepemkot semarangsemarang zoo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Waduuuh! Jaksa Terjaring OTT KPK di Banten, Duit Rp900 Juta Disita
Next Article Ibu Bukan Cuma Urus Rumah, Tapi Juga Bumi: Pesan Megawati di Hari Ibu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

Warga Binaan Lapas Purwodadi Belajar Jadi Barista

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sidang kasus korupsi Plaza Klaten digelar di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (28/1/2026). (bae)
Hukum

Terdakwa Korupsi Plaza Klaten Ngaku Setor Rp1 Miliar untuk Urus Kasus di Kejaksaan

Januari 28, 2026
Tim SAR gabungan melakukan penyelaman di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, untuk mencari pelatih Valencia dan 2 anaknya yang masih hilang.
Sepak Bola

Detik-detik Kronologi Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya Tewas di Labuan Bajo

Desember 29, 2025
Ilustrasi embun es atau embun upas yang terjadi saat musim 'mbediding'.
Unik

Embun Es dari Dieng hingga Bromo, Fenomena Mbediding Diperkirakan hingga Agustus

Juli 13, 2025
Sepak Bola

PSIS Siap Ganggu Mimpi PSS di Sleman

April 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Harimaunya Kok Tinggal Empat? Pemkot Semarang Buka Suara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?