Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kursi Masih Banyak Kosong, SMPN 3 Plered Ungkap Penyebab Sebenarnya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Kursi Masih Banyak Kosong, SMPN 3 Plered Ungkap Penyebab Sebenarnya

Nugroho P.
Last updated: Juli 10, 2026 7:21 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
SMP Negeri 3 Plered.
SHARE

BACAAJA, CIREBON – SMP Negeri 3 Plered, Kabupaten Cirebon, masih menyisakan banyak kursi kosong dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Meski begitu, pihak sekolah memastikan kondisi tersebut bukan karena minimnya minat masyarakat.

Pelaksana Tugas Kepala SMPN 3 Plered, Sumarno, menjelaskan penyebab utama belum terpenuhinya kuota lebih dipengaruhi letak sekolah dan terbatasnya jumlah lulusan SD di wilayah sekitar.

Sekolah yang berada di Desa Pangkalan, Kecamatan Plered, itu hanya ditopang oleh empat desa sebagai wilayah penyangga. Akibatnya, jumlah calon siswa yang berpotensi mendaftar memang tidak sebanyak sekolah lain.

Empat desa tersebut meliputi Cangkring, Pangkalan, Bakung Lor, dan Bakung Kidul. Dari kawasan itu, hanya ada sekitar 10 sekolah dasar yang menjadi sumber utama calon peserta didik.

Menurut Sumarno, total lulusan SD di wilayah penyangga hanya berkisar 200 anak setiap tahun. Dari jumlah itu, sekitar 153 siswa sudah memilih melanjutkan pendidikan di SMPN 3 Plered.

Artinya, hampir 80 persen lulusan SD di sekitar sekolah justru sudah bergabung ke SMPN 3 Plered. Sisanya memilih melanjutkan pendidikan ke sekolah lain maupun madrasah.

Karena itu, pihak sekolah menilai anggapan bahwa SMPN 3 Plered sepi peminat tidak sepenuhnya tepat. Persentase siswa dari wilayah sekitar yang masuk ke sekolah tersebut justru tergolong tinggi.

Pada SPMB 2026, SMPN 3 Plered menyediakan daya tampung hingga 287 siswa. Namun hingga proses penerimaan berlangsung, jumlah siswa yang diterima baru mencapai sekitar 153 orang.

Masih tersisanya lebih dari 130 kursi kosong terjadi karena kapasitas sekolah memang lebih besar dibanding jumlah lulusan SD di wilayah penyangga. Kondisi itu berbeda dengan sekolah yang berada di kawasan padat penduduk.

Selain faktor lokasi, jumlah penduduk di sekitar sekolah juga relatif lebih sedikit. Hal itu membuat potensi calon peserta didik baru memang tidak sebanyak daerah lain di Kabupaten Cirebon.

Meski belum memenuhi kuota, pihak sekolah memastikan fasilitas belajar mengajar tetap sangat memadai. Ruang kelas masih tersedia dan tenaga pengajar juga disebut tidak mengalami kekurangan.

SMPN 3 Plered juga terus menawarkan berbagai program unggulan untuk menarik minat masyarakat. Bidang olahraga seperti futsal dan atletik menjadi salah satu andalan sekolah.

Di sektor seni budaya, sekolah juga aktif mengembangkan berbagai kegiatan, termasuk pelestarian tari tradisional. Program tersebut diharapkan menjadi nilai tambah bagi calon peserta didik.

Sejak awal pelaksanaan SPMB, pihak sekolah mengaku telah melakukan sosialisasi ke seluruh SD penyangga. Berbagai fasilitas, program unggulan, hingga kualitas tenaga pendidik diperkenalkan kepada orang tua dan siswa.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon juga membuka jalur optimalisasi penerimaan secara offline bagi sekolah yang masih memiliki kursi kosong. Kebijakan itu memberi kesempatan bagi calon siswa yang belum tertampung di sekolah lain.

Program tersebut mulai berdampak dengan bertambahnya jumlah siswa baru di SMPN 3 Plered. Meski belum signifikan, pihak sekolah berharap jumlah pendaftar masih akan terus meningkat hingga masa penerimaan berakhir.

Secara keseluruhan, capaian penerimaan tahun ini sebenarnya lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Tahun lalu sekolah menerima 141 siswa, sedangkan tahun ini jumlahnya sudah mencapai 153 siswa.

SMPN 3 Plered pun mengajak para orang tua tidak ragu mendaftarkan anaknya. Dengan fasilitas yang memadai, tenaga pendidik yang lengkap, serta program unggulan di bidang olahraga dan seni budaya, sekolah optimistis mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh peserta didik. (*)

You Might Also Like

Ihwal Unjuk Rasa Pelajar, Disdikbud Jateng: Demo Boleh tapi Jangan Gampang Kena Hasutan

SMP Muhammadiyah 1 Gombong Kedatangan WNA, Siswa Langsung Heboh di Halaman Sekolah!

Perintah Respati: APBD 2026 Solo Fokus ke Pelayanan Publik, Pendidikan, dan Kesehatan

Pelajar Setingkat SD-SMA di Jateng akan Belajar Koperasi, Mulai Ajaran Baru Tahun Ini

Unwahas Terima 4.663 Maba, dari Timor Leste hingga Thailand

TAGGED:cirebonpendidikanplered
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Susu Sapi Dijual Mahal Diam-Diam, Eks Bos Balai Baturraden Kini Ditahan
Next Article Dieng Berselimut Kristal Es Pagi, BMKG Pastikan Itu Bukan Salju Ya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PEDULI KESEHATAN PERSONEL - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah secara rutin melaksanakan Daily Health Checking sebagai bagian dari perhatian perusahaan terhadap kondisi kesehatan personel.

PLN Icon Plus Tingkatkan Kesadaran Personel terhadap Kesehatan Diri melalui Daily Health Checking

Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang merupakan ayah dari Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Jokowi Bocorkan Isi Pembicaraan dengan Prabowo saat MK Putus Perkara Ijazah Gibran

TERDAKWA KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq yang menjadi terdakwa korupsi, berjalan dengan mengenakan rompi tahanan, di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (8/10/2026). (bae)

Fadia Arafiq Gak Muluk-muluk Pengin Bebas, Cuma Berharap Dihukum Ringan

Ilustrasi markas operator judi online (judol).

Siapa Beking Markas Judol di Rumah Dinas TNI? Denpom Periksa 11 Orang

PERINGATI HUT - PLN Icon Plus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 melalui tasyakuran yang dipusatkan di Menara Jamsostek, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Keep Going, Keep Impacting: 26 Tahun Perjalanan PLN Icon Plus

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Undip Mulai Cari Wali Amanat Baru

Februari 5, 2026
Pendidikan

KNPI dan Kesbangpol Semarang Hadirkan Forum Debat Kekinian, Mahasiswa Bicara Tanpa Batas

Oktober 7, 2025
Pendidikan

Anak Semarang Udah Nggak Takut Sekolah!

Oktober 22, 2025
Pendidikan

Abu Anak Krakatau Ganggu Sekolah di Jawa Barat

September 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kursi Masih Banyak Kosong, SMPN 3 Plered Ungkap Penyebab Sebenarnya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?