Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kiai Pekalongan Ditangkap setelah Salat Id, Buntut Santriwati Ngaku Hamil Lewat Mimpi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Kiai Pekalongan Ditangkap setelah Salat Id, Buntut Santriwati Ngaku Hamil Lewat Mimpi

R. Izra
Last updated: Mei 29, 2026 7:52 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
KORBAN - Ilustrasi korban pelecehan seksual dibungkam.
KORBAN - Ilustrasi korban pelecehan seksual dibungkam.
SHARE

BACAAJA, PEKALONGAN – Kasus dugaan pencabulan dan kekerasan seksual di sebuah padepokan di Pekalongan bikin geger warga. Setelah pengasuh padepokan ditangkap polisi, puluhan santriwati langsung dijemput orang tua mereka dan memilih pulang dari tempat tersebut.

Video suasana penjemputan santriwati itu viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @feedgramindo. Dalam video, para santriwati terlihat membawa tas dan barang bawaan masing-masing sambil menunggu keluarga datang menjemput.

Suasana di lokasi tampak penuh kepanikan dan kebingungan. Beberapa santriwati pulang menggunakan sepeda motor bersama orang tua dan wali mereka.

Bacaaja: Pengakuan Getir Ayah Korban Ashari Pati: Anak Dipondokin Biar Pinter, Malah Dilecehin Kiai
Bacaaja: Kiai Ashari Pati Buron: Polisi Kemarin Gak Nahan Katanya Kooperatif, Sekarang Sibuk Nyari

Kasus ini terjadi di Padepokan Padang Ati yang berada di Simbangkulon, Buaran, Pekalongan.

Polisi sebelumnya mengamankan pengasuh padepokan bernama Abdul Khalim Fadlun terkait dugaan pencabulan terhadap sejumlah santriwati.

Penangkapan dilakukan usai kasus tersebut ramai dibicarakan publik, termasuk setelah muncul pengakuan salah satu mantan santriwati yang sebelumnya viral karena mengaku hamil usai berhubungan lewat mimpi.

Saat ini, Polresta Pekalongan Kota menyebut sudah ada enam korban yang menjalani pemeriksaan. Para korban berusia antara 17 sampai 25 tahun.

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi, mengatakan jumlah korban diduga bisa bertambah karena masih banyak yang belum berani melapor.

“Kami juga membuka kemungkinan adanya tambahan korban lain karena dugaan korban disebut lebih dari 25 orang,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).

Sebelum penangkapan terjadi, suasana di padepokan sempat memanas setelah sekelompok massa dari organisasi masyarakat Yakuza Maneges mendatangi lokasi dan meminta pimpinan padepokan bertanggung jawab.

Dalam aksi itu, sejumlah mantan santriwati juga disebut memberikan kesaksian di depan para santri lain supaya korban berani bicara dan melapor ke polisi.

Juru bicara kelompok massa, Eko Ebes, mengatakan pihaknya menerima banyak aduan dari korban. Namun sampai sekarang baru enam orang yang resmi membuat laporan.

Kasus ini kini masih ditangani polisi dan pemeriksaan terhadap korban maupun pihak terkait terus berlangsung. (*)

You Might Also Like

Sidang Kasus May Day Semarang, Polisi Tak Mampu Tunjuk Hidung Pelaku Kericuhan

Barang Pemudik Senilai Ratusan Juta Tertinggal di Kereta, dari Tumbler sampai Tablet

Semarang Tak Lagi Bergantung, PAD Makin Tebal hingga Dijuluki ‘Transformer City’

Jurus ‘Dokter Turun Gunung’ Jadi Sorotan Kemenkes

Kejutan Total untuk Israel! Trump Tiba-tiba Deal Gencatan Senjata dengan Iran, Ada Apa?

TAGGED:hamil lewat mimpiheadlinekiai cabulpekalongansantiwati
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BELI CELURIT--Polisi menyita celurit jenis corbek yang dibeli pelajar di Kabupaten Semarang. (ist) Tingkah Pelajar Semarang Beli Celurit 1,5 Meter, Berujung Nangis Diciduk Polisi
Next Article Sihir Media Sosial dan Otak yang Pelan Tapi Pasti Menjadi Tumpul

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KDM: Lebih Baik jadi Akang tapi Menyenangkan daripada jadi Bapak Kerjanya Naikin Pajak

DPRD dan Pemprov Jateng Siap Kawal Pemekaran Brebes Selatan ke Pusat

Dua Bulan Tak Ada Kepastian, Warga Brebes Selatan Tagih Pemekaran

Ilustrasi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).

OTT KPK di BNPB, Siapa yang Disikat?

Rp380 Juta Kerugian Negara, Kasus Kades Karangsari Masuk Jaksa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

KASUS TPPU--Tim jaksa penuntut umum (sisi kiri) mengikuti sidang kasus TPPU dengan terdakwa Gus Yazid (kemeja hijau), di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)
Hukum

Jaksa Tak Terima Gus Yazid Dihukum Ringan Setahun Bui, Nyatakan Banding

September 17, 2026
Info

Fokus Benahi Infrastruktur, Pemkot Gercep Respons Aduan

April 29, 2026
Hukum

Baru Dilantik, Lima Kepala Daerah Tumbang di Tahun Sama

Desember 30, 2025
Unik

Golkar Dukung Pilkada Lewat DPRD, Sepakat Usulan Cak Imin

Juli 28, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kiai Pekalongan Ditangkap setelah Salat Id, Buntut Santriwati Ngaku Hamil Lewat Mimpi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?