Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kapolda Ribut Jenguk Anak Penderita CTEV di RS Bhayangkara Semarang, Ada 88 Kasus Terdata
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kapolda Ribut Jenguk Anak Penderita CTEV di RS Bhayangkara Semarang, Ada 88 Kasus Terdata

R. Izra
Last updated: September 10, 2026 2:06 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
SAPA ANAK CTEV - Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo jenguk anak-anak dengan kaki pengkor atau CTEV (clubfoot) yang sedang dirawat di RS Bhayangkara Semarang, Kamis (10/9/2026).
SAPA ANAK CTEV - Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo jenguk anak-anak dengan kaki pengkor atau CTEV (clubfoot) yang sedang dirawat di RS Bhayangkara Semarang, Kamis (10/9/2026).
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Kapolda Jateng) Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menjenguk anak-anak penderita Congenital Talipes Equinovarus (CTEV) atau kelainan kaki bawaan (pengkor) –biasa juga disebut dengan clubfoot– yang yang sedang menjalani perawatan di RS Bhayangkara Tk II Prof Awaloeddin Djamin, Semarang, Kamis (10/9/2026).

Didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah Diana Ribut Hari Wibowo, Ribut dengan hangat menyapa anak-anak dan keluarga mereka. Bingkisan juga diberikan sebagai bentuk dukungan.

Saat ini, tujuh anak dari Salatiga, Kabupaten Semarang, Kendal, Surakarta, dan Demak sedang mendapatkan penanganan melalui Program Polda Jateng Peduli CTEV.

Penanganan setiap anak disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Ada yang menjalani pemeriksaan dan kontrol terapi. Ada pula yang harus mendapatkan pemasangan gips lanjutan untuk membantu proses koreksi kaki. Penggunaan brace juga terus dipantau oleh tenaga medis.

Bacaaja: Polda Jateng Selidiki Kematian Calon Taruna Akpol
Bacaaja: Polisi Tes Urine Sopir Bus Maut Po Cahaya Trans, Kapolda Jateng Bilang Begini

Di hadapan keluarga pasien, Ribut meminta orang tua tetap semangat dan konsisten mengikuti proses perawatan. Sehingga ke depan, anak-anak mereka dapat tumbuh secara baik dan normal.

“Semangat njeh, Insyaallah bisa disembuhkan dan kondisinya bisa kembali normal,” ujar Ribut.

Program Polda Jateng Peduli CTEV sendiri diluncurkan pada 14 Agustus 2026 melalui kerja sama dengan Mentari Clubfoot MPKU PP Muhammadiyah.

Sejak program berjalan, sebanyak 88 kasus CTEV telah terdata melalui Bhabinkamtibmas dan Kasidokkes jajaran Polda Jateng.

Kabid Dokkes Polda Jateng Kombes Pol drg. Agung Hadi Wijanarko mengatakan pendataan menjadi langkah awal agar anak dengan CTEV bisa mendapatkan penanganan sesuai kebutuhannya.

Menurut Agung, penanganan sedini mungkin penting agar hasil terapi lebih optimal. Bukan cuma dokter yang punya peran. Orang tua juga harus konsisten mengikuti arahan tenaga kesehatan selama proses terapi.

Program ini melibatkan jajaran kesehatan Polri bersama sejumlah pihak, termasuk rumah sakit Muhammadiyah, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dan BPJS.

Yang menarik, masyarakat bisa mengikuti program penanganan CTEV ini secara gratis. Harapannya, biaya tidak lagi menjadi penghalang, terutama bagi keluarga yang membutuhkan.

Salah satu orang tua pasien, David Prasetyo dari Kabupaten Semarang, mengapresiasi program tersebut. Ia berharap perawatan yang dijalani putranya bisa membantu sang anak kembali beraktivitas seperti anak-anak seusianya.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolda dan dokter yang sudah membantu perawatan anak saya,” katanya.

Hal serupa disampaikan Abdul Gofar, orang tua Aida Fitriyah dari Demak. Ia bersyukur mendapat informasi mengenai program tersebut.

“Alhamdulillah dengan program ini kami bisa melakukan pengobatan terhadap kondisi yang dialami putri saya,” ujarnya.

Program Peduli CTEV juga memanfaatkan jaringan kepolisian sampai tingkat kewilayahan. Bhabinkamtibmas dan Kasidokkes membantu menemukan anak-anak dengan CTEV sekaligus mengarahkan mereka mendapatkan penanganan medis.

Dengan pendataan dan pengobatan sejak dini, program ini diharapkan bisa menjangkau lebih banyak anak dengan CTEV di Jawa Tengah tanpa terkendala biaya. (*)

You Might Also Like

Ketua DPRD Jateng: Sayur dan Buah Jateng Harus Naik Kelas!

TP PKK Solo Meet Up Bareng Iriana, Vanessa Respati Spill Program Berdampak untuk Warga

Kasus Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, Keluarga Curigai Hal Ini

Beragam Spot Wisata Sejarah di Semarang, Jangan Lupa Kunjungi Little Netherlands

EBT Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Global 21 Persen pada 2060, Ini Syaratnya

TAGGED:clubfootctevirjen pol ribut hari wibowokapolda jatengSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pagi Mepet? Coba Lima Menu Sarapan Ini
Next Article SAMBUT MTQ--Bandara Ahmad Yani Semarang menyambut kedatangan rombongan MTQ Nasional dengan mendekorasi area bandara dengan nuansa Islami. (ist) Bandara Ahmad Yani Semarang Siap Sambut Kafilah MTQ Nasional

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Api Mrapen Tiba di Semarang, Agustina Bidik Juara Umum Porprov Jateng 2026

Api Sumbing Padam, PR Berikutnya Pulihkan Hutan dan Saluran Air

Warga Mangunharjo Panen Melon Premium, Agustina Minta Kampung Lain Ikutan

Gunung Slamet Jadi Medan Tempur Atlet Trail Run Jateng

UCAPAN DUKA - Atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, meninggal saat berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026, di perairan Semarang Barat, Minggu (25/10/2026).. HADIRKAN SOLUSI - PLN Icon Plus hadirkan solusi digital dan ekosistem hijau dalam Simposium Teknologi Informasi (TI) Hulu Migas 2026, yang digelar Asosiasi IT Minyak dan Gas (AIMG) di Yogyakarta Marriott Hotel, 30 September–2 Oktober 2026.

Perkuat Kolaborasi Industri Hulu Migas, PLN Icon Plus Hadirkan Solusi Digital dan Ekosistem Hijau

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Ratusan Juru Parkir di Semarang Nunggak Setoran, Nilainya Capai Rp280 Juta

Juli 20, 2026
ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)
Info

Korban Keracunan MBG Batang dari Anak TK hingga Santri Ponpes, Faskes Kewalahan Tangani Korban

September 24, 2026
Pendidikan

Josepha Mau Dijadikan Duta, Drama LCC Belum Sepenuhnya Adem Lagi

Mei 19, 2026
Olahraga

Porwakos 2026 Dibuka, Agustina: Menang Itu Bonus, Persaudaraan yang Juara

Juli 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kapolda Ribut Jenguk Anak Penderita CTEV di RS Bhayangkara Semarang, Ada 88 Kasus Terdata
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?