Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jalur Dieng Dibilang Putus Total? BPBD Banjarnegara Buka Fakta
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jalur Dieng Dibilang Putus Total? BPBD Banjarnegara Buka Fakta

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara memastikan kabar tersebut tidak sepenuhnya benar. Akses menuju kawasan wisata Dieng sebenarnya masih tersedia melalui beberapa jalur lain yang aman dilalui kendaraan.

Nugroho P.
Last updated: Maret 7, 2026 9:11 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Akses jalan utama yang menghubungkan Banjarnegara menuju kawasan wisata Dieng Plateau via Pejawaran mendadak lumpuh total.
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGARA – Kabar soal jalur menuju kawasan wisata Dieng yang disebut putus total sempat ramai beredar di media sosial. Informasi itu membuat banyak orang khawatir, terutama wisatawan yang berencana berkunjung ke dataran tinggi tersebut.

Namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara memastikan kabar tersebut tidak sepenuhnya benar. Akses menuju kawasan wisata Dieng sebenarnya masih tersedia melalui beberapa jalur lain yang aman dilalui kendaraan.

Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, menjelaskan bahwa jalan yang terdampak longsor hanyalah salah satu jalur alternatif. Jalur utama menuju Dieng hingga kini masih bisa digunakan masyarakat.

Menurut Aji, akses utama menuju kawasan Dieng dari Banjarnegara adalah jalan provinsi yang melewati jalur Wanayasa menuju Batur.

“Jalur utama adalah jalan provinsi yang lewat Wanayasa-Batur,” kata Aji dalam keterangan resminya, Sabtu (7/3/2026).

Penjelasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar luas di media sosial. Banyak unggahan yang menyebut jalur utama menuju Dieng benar-benar terputus akibat longsor.

Aji menegaskan bahwa kabar tersebut tidak tepat. Longsor memang terjadi, tetapi bukan pada jalur utama yang biasa dilalui kendaraan menuju kawasan wisata tersebut.

“Ya tidak benar, yang longsor merupakan salah satu jalur alternatif ke Dieng,” ujarnya.

Jalur yang terdampak longsor berada di ruas jalan Karangkobar–Batur yang melewati wilayah Pejawaran.

Menurut penjelasan BPBD, kerusakan jalan di lokasi tersebut dipicu oleh pergerakan tanah yang terjadi di kawasan Ratamba, Kecamatan Pejawaran.

Pergerakan tanah itu sebenarnya sudah mulai terjadi sejak 21 Januari 2025. Longsor yang terjadi belakangan merupakan rangkaian kejadian lanjutan dari peristiwa sebelumnya.

“Itu rangkaian kejadian pergerakan tanah di Ratamba yang terjadi 21 Januari 2025,” jelas Aji.

Setelah kejadian awal pada 2025 lalu, arus kendaraan sebenarnya sudah dialihkan ke jalur lain yang dinilai lebih aman.

Saat itu, ruas jalan yang terdampak hanya digunakan sebagai jalur darurat dan masih bisa dilewati kendaraan roda dua.

Namun kondisi tanah di kawasan tersebut terus mengalami pergerakan sehingga kerusakan jalan menjadi semakin parah.

Akibatnya, jalur tersebut kini tidak lagi bisa dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Aji menyebutkan bahwa bagian jalan yang rusak akibat longsor memiliki panjang sekitar 30 meter.

Kerusakan itu membuat badan jalan ambles dan tidak memungkinkan kendaraan melintas.

Meski demikian, masyarakat tidak perlu khawatir karena masih ada beberapa jalur lain menuju Dieng yang tetap aman digunakan.

Beberapa rute alternatif yang bisa dipilih antara lain melalui jalur Wanayasa, Batur, dan Sidengok.

Ketiga jalur tersebut masih bisa dilalui kendaraan dan menjadi akses yang disarankan bagi masyarakat maupun wisatawan.

Pemerintah daerah sebenarnya sudah merencanakan perbaikan pada ruas jalan yang rusak tersebut.

Perbaikan bahkan telah masuk dalam anggaran tahun ini sebelum terjadi longsor susulan.

Namun setelah kondisi tanah kembali bergerak dan kerusakan semakin parah, rencana perbaikan akan dikaji ulang.

Hal ini karena berdasarkan kajian Badan Geologi, kawasan tersebut termasuk wilayah patahan yang rawan pergerakan tanah.

Kondisi ini membuat proses perbaikan jalan harus direncanakan dengan lebih matang agar tidak berisiko di kemudian hari.

BPBD Banjarnegara juga mengimbau masyarakat untuk tidak mencoba melewati jalur yang rusak tersebut.

Pengendara diminta memilih jalur lain yang lebih aman demi menghindari risiko kecelakaan atau kejadian tidak diinginkan.

“Mengimbau masyarakat untuk tidak melalui jalan tersebut dan beralih ke jalan lain,” kata Aji.

Dengan kondisi ini, akses menuju Dieng sebenarnya masih tetap terbuka. Wisatawan hanya perlu menyesuaikan rute perjalanan melalui jalur yang direkomendasikan pemerintah daerah. (*)

You Might Also Like

Jateng Masih Laku Keras di Mata Investor

KSPN Desak Kenaikan UMK 2026 Minimal 10 Persen

UMKM Syariah Jateng Siap Naik Panggung

Semarang Zoo Punya Penghuni Baru, Dua Anakan Kapibara Lahir

Klik Undangan, Duit Rp1,3 Miliar di Rekening Junaenah, Wakil Ketua DPRD Batang Amblas

TAGGED:diengJALUR DIENGlongsor
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mengenal Kanker Ginjal Lebih Dekat Usai Kepergian Vidi Aldiano
Next Article Zakat Fitrah Online Boleh Nggak Sih? Ini Penjelasan Simpelnya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Dari Bali Sampai Madura, Sekolah Rakyat Terus Bertambah Cepat

Ada yang Beda! Pulang Haji Jemaah Sulawesi Selatan Pakainnya Warna Warni Banget

BAYI KAPIBARA--Induk kapibara mengasuh dua anaknya yang belum lama lahir di Semarang Zoo. (ist)

Semarang Zoo Punya Penghuni Baru, Dua Anakan Kapibara Lahir

Sekretaris Jenderal DPN Peradi SAI, Patra M. Zen (tengah), didampingi Ketua Peradi SAI Kota Semarang (kanan), berbicara kepada wartawan usai mengisi seminar rangkaian Muscab di Semarang, Sabtu (6/6/2026). (ist)

Sekjen Peradi SAI: Advokat Jangan Cuma Cari Duit, Warga Miskin Juga Dibela

TERPILIH AKLAMASI - Sari Yuliati terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Kosgoro dalam Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026, di Merlin Park, Jakarta.

Saleh Ucapkan Selamat! Sari Yuliati Resmi Secara Aklamasi Jadi Ketum Kosgoro 1957

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Sempat Lebaran di Rumah, Yaqut Balik Lagi ke Rutan

Maret 24, 2026
Info

Keliling SPBU Naik Vespa, Taj Yasin Pastikan Stok BBM Aman

Maret 9, 2026
Info

Taj Yasin: Media Bukan Cuma Cari Berita, Tapi Ikut Naikin Demokrasi Jateng

Mei 22, 2026
Info

Kenapa Kelinci jadi Ikon Paskah?

Maret 31, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jalur Dieng Dibilang Putus Total? BPBD Banjarnegara Buka Fakta
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?