Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Guru Madrasah Geruduk DPRD, Tuntut Perhatian Lebih
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Guru Madrasah Geruduk DPRD, Tuntut Perhatian Lebih

DPRD pun janji ikut kawal supaya kesejahteraan guru madrasah bisa masuk pembahasan RAPBD 2026. Nggak mau lagi ada istilah pengabdian jalan, tapi hidup mandek di tempat.

Nugroho P.
Last updated: Oktober 29, 2025 3:23 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Guru Madrasah
SHARE

BACAAJA, PURBALINGGA – Para guru madrasah di Purbalingga akhirnya angkat suara. Bukan untuk demo besar-besaran, tapi buat memastikan perjuangan mereka nggak cuma berhenti di ruang kelas. Selasa (28/10/2025), rombongan dari Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) dateng langsung ke kantor DPRD Purbalingga.

Agenda mereka jelas: minta perhatian lebih buat kesejahteraan yang selama ini terasa timpang. Karena ya gimana, ngajar puluhan tahun tapi status masih “kontrak rasa pengabdian” itu pahit banget.

Kedatangan mereka disambut Ketua DPRD Purbalingga HR. Bambang Irawan bareng jajaran. Obrolannya cukup serius, tapi tujuannya sederhana: pengabdian guru madrasah juga harus dihargai.

Sekretaris PGSI Purbalingga, Suparmo, jadi corong keresahan. Katanya, banyak guru yang udah mau pensiun tapi belum pernah merasakan diangkat jadi ASN atau minimal PPPK. Sementara di sekolah negeri, status itu kadang datang lebih cepat.

“Guru madrasah juga berhak disejahterakan dong,” kira-kira begitu isi suara mereka. Karena kalau profesi ini terus disepelein, generasi muda bisa enggan ngelanjutin perjuangan mencerdaskan lewat madrasah.

Yang bikin makin greget, aspirasi ini sudah berkali-kali dilempar ke pemerintah pusat tapi selalu mental balik ke daerah. Jadi mereka sepakat: saatnya langsung ke pintu utama.

Rencananya Kamis (30/10/2025), para guru madrasah se-Indonesia bakal berangkat ke Jakarta buat audiensi di Istana Presiden. Mereka berharap pulang bawa kabar manis, bukan sekadar janji.

Mereka juga menyebut daerah lain udah mulai ngasih perhatian meski nggak besar-besar amat. Setidaknya itu bentuk penghargaan nyata. Harapannya, Purbalingga bisa ikut ambil langkah serupa.

Ketua DPRD Bambang Irawan langsung nyambut baik aspirasi ini. Ia bilang bakal nunggu hasil pertemuan dengan Presiden Prabowo dulu, baru nanti dibahas bareng Dinas Pendidikan dan Kemenag untuk cari jalan keluarnya.

DPRD pun janji ikut kawal supaya kesejahteraan guru madrasah bisa masuk pembahasan RAPBD 2026. Nggak mau lagi ada istilah pengabdian jalan, tapi hidup mandek di tempat.

Intinya, suara guru madrasah jangan sampai cuma lewat angin. Mereka udah terlalu lama diem dan berharap — sekarang waktunya hasil yang bicara. (*)

You Might Also Like

Ratusan ASN Semarang Diajak Move On dari Trauma Korupsi

Banding Aipda Robig Tak Berguna, Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

Dari Kantor Kecamatan ke Kursi Bupati Cilacap, Kini di OTT KPK

Dari Balik Jeruji ke Catwalk: Batik Lapas Semarang Siap Naik Kelas

Puan: Banjir Bali Butuh Ditangani Cepat, Ada Citra Indonesia yang Dipertaruhkan di Sana

TAGGED:demonstrasiguru madrasahpurbalingga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dalam 2025, 6 BPR Ambyar Modal Seret
Next Article Jangan Sepelekan, Ini Tanda Remeh dari Gejala Tumor Otak

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EVAKUASI MAYAT - Beberapa petugas Kepolisian dan Tim Relawan mengevakuasi penemuan mayat yang di temukan di Jl. Gatot Subroto, Purwoyoso, Jum'at. (15/5/2026). (dul)

Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah

Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link

Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK

SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

Dialek Semarangan Tumbuh dari Terminal sampai Bioskop

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

53 Pohon Tumbang dalam Sehari, Semarang Lagi Nggak Baik-Baik Aja

Februari 20, 2026
Info

Tiga Hari Hilang, Nenek Wakijem Ketemu Lemas di Hutan

Januari 6, 2026
Info

MBG Bikin Mual Massal: 803 Siswa di Grobogan Keracunan

Januari 13, 2026
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian saat memimpin Rapat Dengar Pendapat Umum di Gedung DPR Kompleks Senayan Jakarta
Pendidikan

Butuh Kolaborasi Para Pihak Guna Membangun Ekosistem Pendidikan yang Holistik

Juli 15, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Guru Madrasah Geruduk DPRD, Tuntut Perhatian Lebih
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?