Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 53 Pohon Tumbang dalam Sehari, Semarang Lagi Nggak Baik-Baik Aja
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

53 Pohon Tumbang dalam Sehari, Semarang Lagi Nggak Baik-Baik Aja

Semarang lagi diuji cuaca level “mode ekstrem”. Hujan deras plus angin kencang bikin kota ini kayak lagi diacak-acak. Dalam sehari, puluhan pohon tumbang, atap rumah beterbangan, sampai longsor di beberapa titik. Dan yang paling bikin sesak, ada korban jiwa.

T. Budianto
Last updated: Februari 20, 2026 3:00 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
POHON TUMBANG: Sebuah pohon tumbang menutup ruas Jl. Moch Ichsan, Ngaliyan, Semarang, belum lama ini. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Semarang mencatat total 87 kejadian bencana pada Rabu kemarin. Dari jumlah itu, 53 di antaranya adalah pohon tumbang.

Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto bilang, hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang jadi combo yang bikin banyak titik terdampak. Mulai dari tanah longsor, atap roboh, sampai pohon yang tumbang tanpa aba-aba.

Baca juga: Cegah Banjir: Kader PKK Jateng Diajak Nandur Pohon

Insiden paling memilukan terjadi di Jalan Bendungan Raya, Barusari, Semarang Selatan. Sebatang pohon besar tumbang dan menimpa empat orang yang sedang melintas.

Satu orang dilaporkan tidak sadar, satu luka-luka, satu anak kecil turut jadi korban, dan satu ibu meninggal dunia. Korban meninggal diketahui bernama Wulan Dewi Ramadhan, ibu rumah tangga asal Dukuh Rejosari, Ngijo, Gunungpati. Cuaca ekstrem kali ini bukan cuma bikin panik, tapi juga meninggalkan duka.

Bencana Longsor 

Selain pohon tumbang, BPBD juga mencatat 31 kejadian atap rumah roboh. Beberapa reklame dan dinding bangunan ikut rusak. Longsor juga muncul di sejumlah titik rawan seperti Tinjomoyo, Rowosari, dan Tembalang.

Tim BPBD langsung gerak cepat. Pendataan dilakukan, terpal dipasang di area longsor dan bangunan rusak supaya nggak makin parah. Beberapa wilayah sempat tergenang, tapi air dilaporkan mulai surut.

Baca juga: Viral Banget Bencana Hidrometeorologi, Apa Itu?

Menurut Endro, potensi bencana hidrometeorologi masih akan menghantui Semarang sampai akhir Februari 2026. Artinya? Warga diminta tetap waspada. Imbauannya jelas: jangan nekat berteduh di bawah pohon besar, papan reklame, atau bangunan yang kelihatan rapuh. Kalau lihat potensi bahaya, langsung lapor.

Di tengah kota yang lagi sibuk-sibuknya beraktivitas, alam kayak lagi ngasih reminder keras: kita cuma numpang. Pohon yang biasanya jadi tempat berteduh, bisa berubah jadi ancaman dalam hitungan detik. Jadi sebelum cuaca makin “drama”, mungkin sekarang saatnya kita lebih peka, bukan cuma sama notifikasi HP, tapi juga sama tanda-tanda dari langit. (tebe)

You Might Also Like

Baru Sembilan Bulan Menjabat, Ardito Terseret Drama OTT KPK

PDAM Semarang Siapkan 17 Armada, Siaga Full Pas Lebaran

Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link

Mudik, Boleh ‘Mokel’ Apa Nggak? Ini Kata Ulama

Agro Wisata Tambi Masuk 6 Besar Nasional, Dapat Visitasi Tim Kemenpar dan Juri WIA 2025

TAGGED:headlinepemkot semarangpohon tumbang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Semarang-India Makin Lengket, Bukan Sekadar Basa-Basi Diplomasi
Next Article Lampion Ngejreng Bikin Purbalingga Glow Up Saat Ramadan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Saleh di Fisip Undip: Politik Now Nggak Cuma Teori, Tapi Narasi dan Konten

KRITIK SOSIAL LEWAT LAWAK - Aktor teater komedi Keraton Siluman, saat jumpa pers sebelum pertunjukan. (ist)

Keraton Siluman Sindir Negeri Wacanda: Penonton Dibikin Ketawa Sekaligus Nyesek

MUSANCAB PDIP SALATIGA - PDIP Salatiga menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di Gedung di Gedung Korpri, Kamis (21/5/2026) malam.

Pengurus Baru PAC PDIP Salatiga Terbentuk, Siapa Saja Terpilih? Berikut Daftarnya

PEMERIKSAAN HEWAN - Petugas kesehatan hewan memeriksa calon hewan kurban.

Jelang Iduladha, Pemprov Jateng Waspadai Cacing Hati hingga Penyakit Menular Hewan Kurban

RUTINITAS MUSIMAN: Sampai kapan banjir dan longsor di Kota Semarang dianggap sebagai rutinitas musiman yang “wajar” terjadi?

Banjir Datang Lagi, Mangkang Kebanjiran Lagi: Warga sampai Hafal Polanya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Reaksi pemain timnas Italia setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Sepak Bola

Italia: dari ‘Raja Dunia’ jadi Tim Semenjana, 3 Kali Beruntun Gagal Lolos ke Piala Dunia

April 1, 2026
Ekonomi

Jateng Gaspol Susun “Uang Sendiri” buat 2027

April 8, 2026
Daerah

Pemkot Semarang Lepas 105 Peserta Perjalanan Religi

November 25, 2025
Ilustrasi Indonesia.
Info

Penelitian Harvard Nobatkan Indonesia Jadi Negara Paling Bahagia di Dunia! Kok Bisa?

Oktober 13, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 53 Pohon Tumbang dalam Sehari, Semarang Lagi Nggak Baik-Baik Aja
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?