Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Forsan Jateng Mau Bikin Pesantren Makin Aman
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Forsan Jateng Mau Bikin Pesantren Makin Aman

Isu bullying dan kekerasan di lingkungan pendidikan makin sering muncul belakangan ini. Nggak cuma di sekolah umum, pondok pesantren juga mulai jadi sorotan. Nah, dari keresahan itu, lahirlah gerakan baru dari para santri sendiri. Namanya Forum Santri Anak Jawa Tengah alias Forsan Jateng. Mereka nggak cuma mau jadi penonton, tapi ikut turun tangan bikin pesantren lebih aman dan ramah buat santri.

T. Budianto
Last updated: Mei 26, 2026 8:19 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
AUDIENSI FORSAN: Sejumlah santri yang tergabung dalam Forum Santri Anak (Forsan) Jateng beraudiensi dengan Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen di Kantor Gubernur Jateng, Senin (25/5/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Forum Santri Anak Jawa Tengah mulai menyiapkan berbagai program penguatan perlindungan anak dan pencegahan kekerasan di lingkungan pesantren.

Program tersebut dipaparkan saat audiensi bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (25/5/2026).

Ketua Forsan Jateng, Farel Alfariz, mengatakan forum tersebut dibentuk sebagai wadah perlindungan hak-hak anak dan santri di pondok pesantren. Mulai dari hak pendidikan, kesehatan, sampai perlindungan dari bullying dan kekerasan.

“Forum ini menjadi pelopor dan pelapor. Karena kalau tidak ada yang memulai, maka tidak akan bergerak,” ujar santri asal Pesantren Darul Falah Jepara itu. Menurut Farel, Forsan juga bakal jadi ruang aspirasi bagi para santri untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan pesantren.

Baca juga: 5.400 Pesantren di Jateng Bakal Punya “Tim Jaga”

Sementara itu, Wakil Ketua Forsan, Nabila, menyebut organisasi tersebut menjadi forum santri anak pertama di Indonesia tingkat provinsi. Para pengurusnya bahkan sudah mendapat pembekalan mulai dari konvensi hak anak, pendidikan keterampilan hidup, sampai konsep pelopor dan pelapor dalam perlindungan anak.

Dalam audiensi itu, Forsan memaparkan sederet program kerja 2026-2027. Untuk internal organisasi, mereka bakal fokus pada pengukuhan kepengurusan dan peningkatan kapasitas anggota lewat seminar serta pelatihan daring maupun luring.

Sedangkan program eksternal bakal lebih luas. Mulai pembentukan Forum Santri Anak di 35 kabupaten/kota, Safari Santri atau “Forsan Goes to School”, survei anak santri Jawa Tengah, sampai edukasi lewat live media sosial dan webinar.

“Nanti kami akan berkunjung ke pesantren-pesantren untuk saling mengedukasi tentang pesantren ramah anak dan pencegahan bullying maupun kekerasan,” kata Nabila yang merupakan santri Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo.

Sambut Positif

Wagub Taj Yasin menyambut positif pembentukan forum tersebut. Menurutnya, persoalan kekerasan terhadap anak sekarang makin kompleks dan bisa terjadi di mana saja, termasuk di lingkungan pesantren.

“Kekerasan anak sekarang muncul di banyak tempat, bahkan sampai tingkat TK dan SD. Ini juga tidak menutup kemungkinan terjadi di pondok pesantren,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap Forsan bisa menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan lingkungan pesantren yang aman, nyaman, dan ramah anak. Taj Yasin juga mendorong forum tersebut memperluas jejaring ke seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah serta berkolaborasi dengan organisasi kepesantrenan lain.

Baca juga: Pesantren Diminta Nggak Cuma Jago Doa

“Dengan adanya Forum Santri Anak ini, saya berharap pesantren-pesantren bisa semakin aktif mencegah kekerasan dan membangun budaya saling menjaga antar-santri,” katanya.

Sebagai informasi, Forsan Jateng resmi dibentuk pada 19-20 Desember 2025 di Asrama Haji Islamic Center Semarang lewat fasilitasi Kanwil Kemenag Jateng, DP3AP2KB Provinsi Jawa Tengah, dan Forum Anak Jawa Tengah.

Karena zaman sekarang, jadi santri ternyata nggak cukup cuma kuat hafalan. Harus kuat juga buat bilang: bullying itu bukan tradisi, kekerasan bukan bagian dari pendidikan. (tebe)

You Might Also Like

Atlet Porwanas Jateng Borong Gelar di Kejuaraan Bulutangkis Antar Media 2025

Nobar Gembira ICONNET Jadi Ajang Silaturahmi, PLN Icon Plus Dekatkan Layanan dengan Masyarakat

Puasa Aja Belum, Pemprov Jateng Sudah Ancang-ancang Mudik Gratis

Wow! Danantara Disuntik Modal Asing 10 Miliar USD, Rosan: dari Perbankan Luar Negeri

Wali Kota Agustina Paparkan Enam Prioritas Pembangunan 2026, Tekankan Peran Aktif Warga

TAGGED:forsan jatengpemprov jatengwagub jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TIMNAS SPANYOL - Untuk kali pertama dalam sejarah, tak ada pemain Real Madrid sama sekali dalam skuad tim nasional Spanyol. Pertama dalam Sejarah! Tak Ada Pemain Real Madrid di Timnas Spanyol
Next Article Ketika Konsentrasi Kekuasaan Berada di Tangan Orang Itu-Itu Saja

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MAKNA KEMERDEKAAN - Bagi PLN Icon Plus, semangat kemerdekaan diwujudkan melalui kontribusi hadirkan solusi teknologi, telekomunikasi, konektivitas, dan layanan digital.

PLN Icon Plus Regional Jawa Bagian Tengah Maknai HUT ke-81 RI: Perkuat Sinergi dan Kontribusi bagi Indonesia

Kurangi Penggunaan Air Tanah, PDAM dan Satpol PP Mulai “Sisir” Kawasan Industri

Empat Sekolah Satu Meja, BOSKIN Tak Cuma Habis di Laporan

ATAS PERMINTAAN APARAT - Bank Mandiri, melalui akun IG resmi mereka menyatakan pemblokiran rekening Supriyono alias Botok, warga Pati, atas permintaan aparat. Namun, Mandiri tak menjelaskan instirusi aparat negara tersebut.

Teguh Pati Pertanyakan Rekening Bank Mandiri Botok Diblokir: Kami Ini Salah Apa?

Dari Walet hingga Produk Kayu, Ekspor Jateng Tembus Rp10,9 Triliun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Lapas Purwodadi “Reset” Warga Binaan Lewat Program Pasca Rehabilitasi

Mei 7, 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi sambang warga di Kelurahan Joglo, Banjarsari, Jumat (6/2/2026).
Info

Peduli Kaum Rentan, Respati Jamin Hidup Anak Yatim dan Dhuafa di Solo

Februari 6, 2026
Hukum

Cinta Berujung Tragedi: Dosen Cantik Tewas di Tangan Polisi Muda

November 4, 2025
Politik

Samuel Wattimena: El Nino Bukan Buat Panik, Tapi Alarm Supaya Semua Bergerak Lebih Cepat

Agustus 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Forsan Jateng Mau Bikin Pesantren Makin Aman
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?