Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: DWS Minta Pemerintah Sederhanakan Persyaratan Program Bedah Rumah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

DWS Minta Pemerintah Sederhanakan Persyaratan Program Bedah Rumah

R. Izra
Last updated: Oktober 21, 2026 11:25 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Politikus Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS).
Politikus Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS).
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS), dorong pemerintah sederhanakan persyaratan program bedah rumah bagi masyarakat miskin.

Jangan sampai persoalan bedah rumah bagi masyarakat miskin terhambat atau bahkan gagal karena terkendala urusan administrasi.

Karenanya, Danang Wicaksana Sulistya (DWS), mendorong Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kemen PKP) menyederhanakan persyaratan bantuan bedah rumah.

Menurut Danang, program ini harus benar-benar mudah diakses masyarakat yang membutuhkan.

Bacaaja: Cerita dan Harapan Riyan, Ojol di Semarang yang Sambut Baik Revisi UU LLAJ
Bacaaja: Gerindra Tancap Gas Revisi UU LLAJ, DWS: Beri Perlindungan dan Kepastian Hukum Ojol

“Jangan sampai warga berpenghasilan rendah justru gagal mendapatkan bantuan hanya gara-gara persyaratan administrasi yang terlalu rumit,” ucapnya.

“Ini kan salah satu program strategis pemerintah yang sangat dibutuhkan masyarakat. Sehingga realisasinya harus mempermudah akses masyarakat yang betul-betul layak menerima bantuan,” sambung Danang.

Proses Verifikasi Harus Tetap Jalan

Danang menilai, rumah layak huni bukan cuma soal nyaman atau tidaknya tempat tinggal. Lebih dari itu, kondisi rumah juga berpengaruh terhadap kesehatan, keselamatan, dan kualitas lingkungan keluarga.

Karena itu, ia meminta Kemen PKP mengevaluasi mekanisme penerimaan bantuan. Persyaratannya perlu dibuat lebih sederhana dan transparan, tetapi proses verifikasi tetap harus berjalan agar bantuan tidak salah sasaran.

“Yang penting jangan sampai masyarakat yang sebenarnya sangat membutuhkan justru gugur hanya karena persoalan administrasi yang sulit dipenuhi,” tegasnya.

Bukan hanya soal persyaratan, pemerataan bantuan juga menjadi perhatian Danang. Ia mengingatkan agar pelaksanaan program bedah rumah tidak hanya terpusat di wilayah tertentu.

Daerah dengan angka kemiskinan tinggi, banyak rumah tidak layak huni, serta akses infrastruktur dasar yang terbatas juga perlu mendapat perhatian.

Menurutnya, distribusi bantuan harus mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah. Dengan begitu, masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah punya peluang untuk merasakan manfaat program.

“Pemerataan harus menjadi perhatian. Jangan sampai program hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu, sementara masyarakat di daerah lain yang juga membutuhkan belum mendapatkan bantuan,” katanya.

Data Penerima Harus Akurat

Danang juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga pemerintah desa.

Sinergi tersebut dibutuhkan untuk memastikan data calon penerima bantuan benar-benar akurat. Pendataan yang baik bisa membantu pemerintah menentukan siapa yang paling membutuhkan bantuan.

“Harapan kami program ini semakin efektif, tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di berbagai daerah,” pungkas Danang.

Terpisah, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan bantuan program Bedah Rumah tepat sasaran. Ia menekankan bahwa ketepatan sasaran menjadi hal penting dalam pelaksanaan program Bedah Rumah.

Pemerintah melihat dua aspek utama, yakni kondisi ekonomi keluarga dan kondisi fisik rumah agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan.

“Kita harus memastikan penerimanya tepat sasaran. Kita lihat kondisi ekonominya memang terbatas, dan kondisi rumahnya juga memang tidak layak huni,” ujar menteri yang akrab disapa Ara itu. (*)

You Might Also Like

Cukai Seret, Target Tinggi: Jurus Purbaya “Ajak Damai” Rokok Ilegal

Rakyat Selalu Bertaruh Nyawa saat Coba Bersuara, Jejak Demo Berdarah di Indonesia

Luhut Sagala Kembali Pimpin Peradi SAI Kota Semarang, Ini Fokus Agenda Kerjanya

Gunungpati-Mijen Buktikan Merdeka Itu Nggak Harus Mahal

Tampil Garang, Tim Enjoy Juarai Turnamen FF Clash Squad di Warmindo Mayoritas Semarang

TAGGED:danang wicaksana sulistyadwspersyaratan bedah rumahprogram bedah rumah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). “Ini Kebakaran atau Pembakaran Ya?” Ganjar Usul 5 Langkah Tangani Bencana Karhutla di Indonesia
Next Article Bupati Ngawi Lantik Ratusan PNS, Minta ASN Melek AI dan Tak Terjebak Rutinitas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), saat memberi keterangan kepada awak media, Jumat (16/1/2026). (ist)

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Wagub Jateng Gus Yasin Gas Gerakan Bersih Pesantren

GUNUNG KEBAKARAN: Asap kebakaran mengepul di dekat area puncak Gunung Sumbing, Selasa (20/10/2026) siang. (ist)

Alasan Pemkab Wonosobo Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla di Gunung Sumbing

Bupati Ngawi Lantik Ratusan PNS, Minta ASN Melek AI dan Tak Terjebak Rutinitas

Politikus Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS).

DWS Minta Pemerintah Sederhanakan Persyaratan Program Bedah Rumah

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Ini Kebakaran atau Pembakaran Ya?” Ganjar Usul 5 Langkah Tangani Bencana Karhutla di Indonesia

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Jelang Nataru, Banjarnegara Gaspol Siapkan Satgas Gerak Cepat

Desember 15, 2025
Sepak Bola

Skuad PSIS Jalani Medical Check-Up

Juli 7, 2026
Agustina Wilujeng saat diwawancarai wartawan di Semarang pada Agustus 2024 lalu. (bae)
Hukum

Respons Agustina Wilujeng setelah Terseret dalam Dakwaan Korupsi Chromebook

Desember 17, 2025
Teknologi

Smart Waste Bin UGM Bikin Pilah Sampah Makin Cerdas

Oktober 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: DWS Minta Pemerintah Sederhanakan Persyaratan Program Bedah Rumah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?