Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: “Ini Kebakaran atau Pembakaran Ya?” Ganjar Usul 5 Langkah Tangani Bencana Karhutla di Indonesia
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

“Ini Kebakaran atau Pembakaran Ya?” Ganjar Usul 5 Langkah Tangani Bencana Karhutla di Indonesia

R. Izra
Last updated: Oktober 21, 2026 8:28 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Ketua DPP PDIP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Ganjar Pranowo, menyoroti kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus berulang di Indonesia. Ia menyebut, berdasarkan penelitian 99 persen kebakaran hutan di Indonesia karena kesengajaan atau kelalaian manusia.

“Mengapa? Karena hutan di Indonesia yang berikan tropis ini kelembabannya tinggi, sehingga kecil kemungkinannya untuk muncul api tanpa ada yang menyulutnya,” kata Ganjar dalam video yang diunggah dalam akun Instagram miliknya @ganjar_pranowo pada Selasa (20/10/2026).

Dipaparkan lebih lanjut, karhutla di Indonesia bukanlah yang pertama. Peristiwa ini terus berulang hampir tiap tahun. Sebelum karhutla parah pada 2026 ini terjadi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG ) telah memberi peringatan akan adanya kemarau panjang.

“Bahkan sudah ada julukannya, mengerikan, Elnino Godzilla. Kemarau tahun ini bakal panjang sekali hingga diperkirakan sampai Februari 2027,” tuturnya.

Bacaaja: DPR Dorong Karhutla Kalimantan Naik Status Jadi Bencana Nasional
Bacaaja: Gus Mus hingga Wantimpres Desak Prabowo Tetapkan Karhutla Jadi Bencana Nasional

Inilah mengapa sebagian pengamat mengatakan Karhutla ini bukan saja pembiaran, tapi kesengajaan. Mengapa terkesan kesengajaan? Karena polanya terus saja berulang di zona langganan. Di Riau, Jambi, Sumsel, Kalbar, Kalten, Kaltim, dan Kalsel.

Titik api munculnya di lokasi yang sama tiap musim kemarau. Bahkan kini, zonanya meluas. Merembet ke timur Indonesia, ada di epicenter baru yang ada di Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Papua, Papua Barat, dan Selatan.

“Fakta bahwa separuh titik api muncul di lahan berizin, dan munculnya bibit sawit baru di lahan bekas Karhutla semakin menguatkan asumsi ini,” tegasnya.

Ganjar menyatakan, mmendukung upaya kepolisian yang telah menangani 97 laporan terkait Karhutla, di mana 92 diantaranya sudah naik ke tahap penyidikan. Sementara dugaan keterlibatan korporasi masih didalami oleh penyidik.

“Karena api bisa diramal, asap bisa dicegah, tinggal kemauan dan keberanian kita untuk memastikan bencana itu tidak terulang kembali,” sambung dia.

Menurut Ganjar, ada lima langkah yang bisa dilakukan pemerintah untuk menuntaskan karhutla.

  1. Umumkan Karhutla sebagai bencana nasional.
  2. Mobilisasi sumberdaya secara maksimal. Dengan menerjunkan lebih banyak orang terlatih, dan mengkonversi peralatan transportasi darat, laut, udara menjadi alat bantu pemadaman secara massif dan terkoordinasi dengan baik.
  3. Refocusing anggaran. Alihkan sementara waktu anggaran program berdana besar untuk bencana nasional karhutla ini. Untuk apa saja? Selain pemadaman, juga untuk membantu ekonomi warga terdampak, bantuan sosial bagi warga, pedagang, dan UMKM misalnya. Pemerintah juga sebaiknya menanggung biaya pengobatan warga terdampak, mendistribusikan masker, oksigen dan kebutuhan lainnya untuk warga.
  4. Jika asap masih mengepung wilayah tertentu, baiknya siswa diliburkan saja. Laksanakan pembelajaran jarak jauh, demi keselamatan dan kesehatan anak-anak kita.
  5. Kerahkan seluruh pejabat terkait untuk ngantor di wilayah karhutla. Dengan merasakan sendiri sesaknya bernafas dalam kepungan asap dan mengetahui sendiri kondisi lapangan, para pejabat akan lebih mengetahui tingkat urgensinya sehingga penanganan bisa lebih cepat dilakukan.

Menanggapi pernyataan Ganjar, Steffanus Wahid Prasetiyono dengan akun @steff_whd mengatakan laporan yang sampai ke atas dengan kondisi lapangan sangat berbeda.

“Pak ganjar kami sedang menangani kebakaran di taman nasional tanjung puting. Anggaran sangat minim, penanganan lambat, info ke atas yang dbuat baik, aman, sangat berbeda dengan keadaan dilapangan. Intinya Pemda sangat lambat. Didukung pula gubernur setiap propinsi kalimantan yang sdh kita tau semua gmn kinerjanya. BERSAMA KITA TEGUH, BERCERAI KAWIN LAGI,” tulisnya dalam kolom komentar. (*)

You Might Also Like

BREAKING NEWS: Apindo Jateng Berduka, Frans Kongi Meninggal Dunia

PLN Icon Plus dan SMK Negeri 1 Blado Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Industri

Bawang Ilegal Masuk Oven: 6.171 Karung Dimusnahkan di Semarang

Libur Panjang, Wali Kota Agustina Cek Posko PAM Nataru

Menaker Antusias Dengar Cerita Fresh Graduate yang Magang di Industri Kreatif Semarang

TAGGED:elnino godzillaganjarGanjar Pranowoheadlinekarhutlapdip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi pengemudi ojek online (ojol) sedang bekerja mengantar penumpang di tengah kepadatan arus lalu lintas kota. Cerita dan Harapan Riyan, Ojol di Semarang yang Sambut Baik Revisi UU LLAJ

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Ini Kebakaran atau Pembakaran Ya?” Ganjar Usul 5 Langkah Tangani Bencana Karhutla di Indonesia

Ilustrasi pengemudi ojek online (ojol) sedang bekerja mengantar penumpang di tengah kepadatan arus lalu lintas kota.

Cerita dan Harapan Riyan, Ojol di Semarang yang Sambut Baik Revisi UU LLAJ

Akankah Kita Benar-Benar Kehabisan Udara Segar?

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo. (ist)

PCNU Nias Serahkan Uang Rp250 Juta ke KPK, Diduga Terkait Risywah Muktamar NU di Jombang

PENANGKAPAN EKS-NAPITER -- Kolase foto eks-napiter pelaku pembakaran mi babi di Sukoharjo (kiri) dan petugas yang melakukan penangkapan. (ist)

Dua Polisi Terluka saat Tangkap Eks-Napiter Pembakar Warung Mi Babi di Sukoharjo

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

BERSINERGI - PLN Icon Plus melalui ICONGREEN berperan dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap berkapasitas 416 kilowatt peak (kWp) di RS Mardi Rahayu, Kudus, Jawa Tengah.
Info

PLN Icon Plus Perluas Pemanfaatan Energi Hijau PLTS Atap 416 kWp di RS Mardi Rahayu Kudus

Oktober 13, 2026
Olahraga

Atlet Porwanas Jateng Borong Gelar di Kejuaraan Bulutangkis Antar Media 2025

Oktober 9, 2025
MINTA MAAF - Pengacara Hotman Paris Hutapea meminta maaf setelah perkataannya menuai kecaman secara luas.
Info

“Lu Punya Otak Gak?” Tuai Kecaman Organisasi Wartawan, Hotman Paris Minta Maaf

Juli 20, 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi pukul gong sebagai tanda lanching program Jaksa Sayang Anak oleh Kejaksaan Negeri Surakarta, Rabu (4/3/2026).
Info

Ikut Launching ‘Jaksa Sayang Anak’ di Solo, Respati: Jangan Ada Lagi Kekerasan Anak

Maret 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: “Ini Kebakaran atau Pembakaran Ya?” Ganjar Usul 5 Langkah Tangani Bencana Karhutla di Indonesia
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?