Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 421 Desa di Jateng Siaga TBC
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

421 Desa di Jateng Siaga TBC

T. Budianto
Last updated: Oktober 15, 2026 8:57 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
LAYANAN SPELING: Warga antre mengikuti pemeriksaan kesehatan dalam program Speling (Dokter Spesialis Keliling) yang digelar di Puskesmas Pembantu Sayung, Demak. Program ini merupakan upaya Pemprov Jateng untuk mendekatkan layanan dokter spesialis ke masyarakat pedesaan. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JEPARA– Tuberkulosis (TBC) bukan sekadar urusan batuk yang tak kunjung reda. Penyakit menular ini masih menjadi pekerjaan rumah besar, termasuk di Jawa Tengah. Hingga 9 Oktober 2026, baru 421 dari total 8.563 desa/kelurahan di provinsi ini yang berstatus Siaga TBC.

Pemprov Jateng pun terus mendorong skrining, pencegahan, dan pengobatan hingga tingkat desa. Targetnya bukan hanya menemukan warga yang terinfeksi, tetapi juga memastikan mereka mendapat penanganan dan memutus rantai penularan.

Sekda Jateng, Sumarno mengatakan, penanggulangan TBC membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari pemerintah pusat hingga masyarakat di tingkat paling bawah.

“Penanggulangan TB tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi dan dukungan seluruh pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah kabupaten/kota,” kata Sumarno saat mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dalam Deklarasi Desa Siaga TB di Pendopo Kabupaten Jepara, Selasa (13/10/2026).

Baca juga: Speling di Banyumas Jadi Tempat Curhat Pelajar

Data hingga 9 Oktober 2026 mencatat penemuan 68.617 kasus TBC di Jateng setara 65,08 persen. Dari pasien yang tercatat, persentase yang memulai pengobatan mencapai 91,76 persen. Adapun keberhasilan pengobatan TBC sensitif obat mencapai 84,07 persen, sedangkan TBC resisten obat sebesar 79,54 persen.

Namun, ada pekerjaan lain yang tak kalah penting: pencegahan. Pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) baru mencapai 23,31 persen dari target 326.038 kasus.

Sumarno menilai, temuan kasus harus dibarengi pemeriksaan diagnostik, tindak lanjut pengobatan, serta pencegahan bagi orang yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC.

Pemprov Jateng juga mendorong integrasi program Active Case Finding (ACF) atau penemuan kasus aktif dengan layanan kesehatan primer. Dengan begitu, proses skrining, rujukan, pencatatan, hingga tindak lanjut pasien diharapkan berjalan lebih terkoordinasi.

Upaya menemukan penyakit lebih awal turut didukung program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Hingga 12 Oktober 2026, program tersebut telah melayani 18,8 juta orang di Jateng.

Program Speling

Sementara itu, program Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang dijalankan Pemprov telah dilaksanakan sebanyak 1.857 kali pelayanan dengan sasaran sekitar 131.500 orang.

Sumarno meminta dukungan Kementerian Kesehatan untuk memperkuat kapasitas tenaga kesehatan, memperluas akses pemeriksaan diagnostik, meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi, serta mendukung inovasi penemuan kasus aktif yang dikembangkan daerah.

Pemerintah kabupaten/kota juga didorong memperkuat program TBC melalui perencanaan, penganggaran, koordinasi lintas perangkat daerah, dan dukungan hingga tingkat desa.

Wakil Menteri Kesehatan, Benyamin Paulus Oktavianus mengapresiasi skrining kontak erat pasien TBC di Kabupaten Jepara. Dari target 161 titik skrining, kegiatan telah berlangsung di 107 titik.

Baca juga: Program Speling Jateng Sudah Layani 102 Ribu Warga

“Artinya, program ini sudah berjalan sangat baik. Jadi, tiap tahun kita evaluasi agar makin baik,” katanya. Menurut Benyamin, tantangan penanggulangan TBC bukan hanya memastikan pasien menuntaskan pengobatan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri dan melakukan pencegahan lebih awal.

“Kontak erat itu harus mendapatkan obat pencegahan,” ujarnya, dengan catatan pemberian terapi tetap mengikuti indikasi medis dan penilaian tenaga kesehatan. Ia berharap CKG dan Speling dapat memperluas akses layanan sekaligus mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.

Deklarasi Desa Siaga TBC diharapkan membuat pemerintah desa, fasilitas kesehatan, kader, organisasi masyarakat, dan warga terlibat aktif dalam edukasi, penemuan kasus, pendampingan pasien, serta pencegahan penularan.

Sebab, semakin cepat TBC ditemukan dan ditangani, semakin besar peluang pasien memperoleh pengobatan yang tepat sekaligus mengurangi risiko penularan kepada orang lain.

Jangan sampai urusan TBC baru ramai ketika satu rumah ikut batuk bergantian. Kesadaran untuk memeriksakan diri, mendampingi pasien, dan mengikuti anjuran tenaga kesehatan perlu dimulai sebelum penyakit telanjur menyebar. (tebe)

You Might Also Like

Approval Merosot, Kabinet Prabowo Didorong Diacak Ulang

Wagub Dorong Jateng Ngebut ke Energi Hijau

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

Kasus Sritex: Ramai-Ramai Teken, Giliran Sidang Cuma Bertiga

Kenapa Syawal Jadi Bulan Favorit Menikah?

TAGGED:ahmad luthfiheadlinepemprov jatengspelingTBC jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Indonesia Tidak Kekurangan Pasar Halal
Next Article Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. KPK Tunggu Kehadiran Nusron, Pemeriksaan Dijadwalkan Ulang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

UAH Ingatkan Jangan Tunggu Tua untuk Bertaubat

Gus Baha Pernah Tak Punya Uang, Ini Doanya, Bisa Ditiru

LANTIK PEJABAT: Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyalami Wakapolda baru, Brigjen Pol Andi Herindra Rahmawan dalam acara sertijab di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (15/10/2026). (ist)

Kapolda Baru Rombak Pejabat Polda Jateng dan Sejumlah Kapolres, Simak Daftarnya

SIDANG KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (kemeja biru) menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (15/10/2026). (bae)

Pencabutan Hak Politik Fadia Arafiq Harga Mati, KPK Tak Mau Negosiasi

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, saat ditemui di Gedung DPRD Jateng, Kamis (15/10/2026). (dul)

Kapolda Jateng Respons Kabar OTT KPK Tangkap Bupati Klaten

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi erupsi gunung berapi di Indonesia.
Info

Usai Anak Krakatau, Semeru Menyusul Erupsi Abu Vulkanik Membumbung 1.000 Meter

September 6, 2026
Hukum

Berawal dari Candaan, Dengan Satu Dorongan Siswa SMP Berujung Tewas

Juni 10, 2026
Daerah

Sweeping Ngawur Polisi di Semarang, Ada Pemotor yang Dikejar sampai Terjatuh

September 3, 2025
Tangkapan layar kecelakaan Feeder Trans Semarang tabrak pejalan kaki hingga tewas di Bundaran Klipang.
Daerah

Sopir Feeder Trans Semarang Sempat Minum sebelum Tabrak Korban Tewas di Klipang

Juli 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 421 Desa di Jateng Siaga TBC
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?