Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Didampingi Mahasiswa SCU, UMKM di Semarang Kewalahan Terima Order
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Didampingi Mahasiswa SCU, UMKM di Semarang Kewalahan Terima Order

Biasanya UMKM pusing cari pembeli. Tapi kali ini ceritanya kebalik. Setelah didampingi ratusan mahasiswa Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang, sejumlah pelaku usaha justru kewalahan karena pesanan datang bertubi-tubi hingga ada yang terpaksa menolak order.

T. Budianto
Last updated: Juli 1, 2026 12:58 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
EKSPO SCU: Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin menghadiri pembukaan Expo, Talkshow, dan Workshop KKU/KKS/KKN Tematik SCU di Kampus 1, Selasa (30/6/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pendampingan mahasiswa ternyata bukan sekadar tugas kuliah. Di Semarang, program pengabdian masyarakat dari Soegijapranata Catholic University (SCU) justru berhasil membuat sejumlah pelaku UMKM naik kelas hingga kebanjiran pesanan.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin saat membuka Expo, Talkshow, dan Workshop KKU/KKS/KKN Tematik Soegijapranata Catholic University di Kampus 1, Selasa (30/6/2026).

Program tersebut melibatkan 810 mahasiswa yang selama dua bulan mendampingi 104 pelaku usaha mikro, 27 kelompok PKK tingkat RT, serta empat SMA di Kota Semarang.

Hasilnya di luar dugaan. Menurut Iswar, beberapa pelaku UMKM bahkan harus menolak pesanan karena kemampuan produksinya belum mampu mengimbangi lonjakan permintaan.

Baca juga: Tim Kampus SCU Terjun ke Lokasi Bencana Sumatera, Paling Banyak Terima Keluhan Soal Ini

“Ini adalah peluang yang sangat besar. Ternyata hasil karya nyata anak-anak mahasiswa membuat pelaku UMKM kewalahan menerima order dari konsumen,” ujar Iswar.

Ia menilai kondisi itu menjadi bukti bahwa pendampingan yang dilakukan mahasiswa mampu meningkatkan daya saing usaha mikro. Namun, ia mengingatkan agar program berikutnya tidak hanya fokus pada pemasaran.

Menurutnya, pelaku UMKM juga perlu didampingi dalam meningkatkan kapasitas produksi agar mampu memenuhi permintaan pasar yang terus bertambah.

Tak hanya membahas UMKM, Iswar juga mengaitkan program pengabdian masyarakat tersebut dengan pengembangan kawasan aglomerasi Semarang.

Ia berharap SCU dapat memperluas lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) hingga desa-desa penyangga di sekitar Kota Semarang.

Pertumbuhan Ekonomi

Langkah itu dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata sekaligus mengantisipasi fenomena urban sprawl, yakni pertumbuhan kawasan perkotaan yang meluas tanpa perencanaan.

“Kami mengkhawatirkan terjadinya urban sprawl. Karena itu desa-desa di sekitar Kota Semarang juga perlu diberdayakan agar ekonominya ikut tumbuh,” kata Iswar.

Menurutnya, penguatan ekonomi di wilayah penyangga akan membantu mengurangi tekanan urbanisasi menuju pusat kota sekaligus menciptakan pemerataan pembangunan di kawasan aglomerasi.

Baca juga: Ngobrol Santai Bareng Rektor SCU Semarang: Mahasiswa Prioritas, Rektor Terakhir

Kegiatan tersebut juga dihadiri Rektor SCU, Setiawan Aji Nugroho serta Kepala LPPM, Trihoni Nalesti Dewi. Dalam expo itu, pengunjung disuguhi 136 stan yang menampilkan hasil pendampingan mahasiswa kepada UMKM, kelompok PKK, dan sekolah binaan.

Iswar pun memberikan apresiasi kepada pihak kampus yang dinilai konsisten menghadirkan pengabdian masyarakat yang memberi dampak nyata, bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik.

Kuliah memang menghasilkan nilai di atas kertas. Tapi ketika ilmu di kampus mampu membuat UMKM kebanjiran pesanan, di situlah tugas mahasiswa berubah menjadi sesuatu yang lebih penting, menghadirkan manfaat yang benar-benar terasa di tengah masyarakat. (tebe)

You Might Also Like

Kudus Kota Kotor, Dapat Sanksi Kementerian LH Gegara Pengelolaan Sampah Gak Beres

Kandang Banteng Ganti Nahkoda, Berikut Susunan Pengurus DPD PDIP Jateng Terbaru

Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Lebih Ringan dari Bupati, Cuma 4 Tahun Penjara

Bukan Cuma Geser Kursi, Rotasi Pemkot Semarang Disebut Ajang Regenerasi

Mahfud MD Kritik Keras Polri setelah Dilantik Prabowo: Masalahnya Banyak Banget!

TAGGED:headlinepemkot semarangscuumkm semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Cordova Edupartment Lanjut Dampingi PSIS Arungi Musim 2026/27
Next Article EMPING MELINJO - Mahasiswa melihat proses pembuatan emping melinjo di dapur sederhana milik warga Mojoagung, Kendal. Emping Melinjo Penopang Hidup Warga Mojoagung, Siap Tembus Pasar Lebih Luas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat diwawancara awak media, Kamis (3/9/2026). (dul)

Kekeringan di Jateng Makin Luas, Gus Yasin: Sudah Salah Istisqa dan Ajukan Modifikasi Cuaca

DITUNTUT BERALAH: Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Lebih Ringan dari Bupati, Cuma 4 Tahun Penjara

BARANG BUKTI - Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti celurit dan sepeda motor yang digunakan remaja asal Sragen yang acung-acungkan senjata tajam di Underpass Joglo, Kota Solo.

Viral Acungkan Celurit di Underpass Joglo Solo, Dua Remaja Sragen Klepek-klepek Ditangkap Polisi

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jawa Tengah, Siti Farida.
Info

Ombudsman Jateng Ikut Turun Tangan Desak Bank Mandiri Transparan: Jangan Main Gelap-gelapan

Agustus 26, 2026
GEMPA CILACAP - BMKG melaporkan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,4 mengguncang Cilacap, pada Jumat (2/9/2026).
Info

BREAKING NEWS: Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Cilacap, Getarannya Terasa Sampai Solo

September 4, 2026
Info

Posyandu di Tiga Desa Jateng Jadi Role Model

Desember 24, 2025
Unik

Aset Sritex Disita, Buruh Waswas Tagihan Tak Dibayar

Juli 10, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Didampingi Mahasiswa SCU, UMKM di Semarang Kewalahan Terima Order
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?