Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dekranasda Dorong Batik Jateng Naik Kelas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dekranasda Dorong Batik Jateng Naik Kelas

Batik itu bukan cuma buat acara formal atau disimpan di lemari. Di Salatiga, pesan ini digaungkan: kalau mau naik level, batik harus berani tampil, dipakai, dipamerkan, dan dijual dengan gaya kekinian.

T. Budianto
Last updated: April 6, 2026 3:44 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SERAHKAN HADIAH: Ketua Dekranasda Jateng, Nawal Arafah Yasin menyerahkan hadiah kepada pemenang pada acara Gemas Sanloka yang diadakan Dekranasda Kota Salatiga, Sabtu (4/4/2026) malam. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SALATIGA– Ketua Dekranasda Jateng, Nawal Arafah Yasin ngajak para pengrajin buat nggak berhenti di produksi kain doang. Targetnya jelas: Jateng tetap jadi “markas besar” batik nasional, tapi dengan sentuhan yang lebih modern.

Ajakan ini disampaikan dalam acara Gemas Sanloka yang digelar di Salatiga, Sabtu, (4/4/2026) malam. Buat Nawal, batik bukan sekadar kain, tapi kekuatan budaya sekaligus peluang ekonomi.

Baca juga: Batik Buatan Warga Lapas Bikin Agustina Angkat Topi

Data dari Kementerian Perindustrian bahkan mencatat, Jateng punya 2.299 produsen batik. Jauh ngunggulin daerah lain kayak Jawa Timur, DIY, sampai Jawa Barat. “Ini potensi besar. Harus kita jaga bareng,” ujarnya.

Tapi, menurutnya, tantangan sekarang bukan cuma soal produksi. Pengrajin harus mulai mikir “next level”, gimana caranya batik bisa punya nilai jual lebih tinggi. Salah satu caranya? Masuk ke dunia fashion ready to wear.

Parade Busana

“Biar nggak cuma jadi kain, tapi bisa langsung dipakai. Pelatihan ke arah sana penting banget,” tambahnya. Di acara itu, vibe-nya juga nggak kaku. Ada parade busana yang melibatkan berbagai kalangan, dari istri pejabat sampai pelajar SMK. Mereka tampil pede memperagakan wastra lokal, mulai dari batik sampai tenun dan lurik.

Menariknya, banyak produk yang ditampilkan justru karya pelajar dan pengrajin lokal. Jadi bukan cuma show, tapi juga ajang unjuk kreativitas. Nawal juga ngapresiasi langkah TP PKK Kota Salatiga yang nggak cuma bikin acara fashion show, tapi juga ngerangkul sekitar 54 pelaku UMKM.

Harapannya, event kayak gini bisa digelar lebih sering di seluruh daerah di Jateng. Soalnya, UMKM dinilai jadi “mesin utama” penggerak ekonomi rakyat.

Baca juga: Batik Pegon Difabel Kebumen Tembus Panggung Dunia

Ketua Dekranasda Kota Salatiga, Retno Robby Hermawan bilang, tujuan utama kegiatan ini adalah bikin masyarakat makin cinta produk lokal. “Kain tradisional itu bukan sekadar kain tua. Ini warisan yang harus dijaga,” ujarnya.

Kalau batik cuma dilipet rapi di lemari, ya nilainya segitu-segitu aja. Tapi begitu dipakai dan dijual dengan gaya, baru deh terasa. Warisan budaya juga bisa jadi cuan. (tebe)

You Might Also Like

Cakti Rajasa Juara Turnamen Catur Hardiknas Tingkat SD di Blora

Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Ibu-ibu PKK Pedurungan Lor Sulap Sampah Plastik Jadi Ecobrick

Demi Kehormatan Bangsa, Tidak Ada Hadiah di Piala Sudirman

Barisan Tentara di Kursi Sidang Korupsi BUMD Cilacap

Pemkot Gelar Bazar Ramadan di 177 Kelurahan

TAGGED:batikdekranasda jatangnawal yasin
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Libur Paskah dan Long Weekend, Kereta Daop 4 Diserbu 139 Ribu Penumpang
Next Article Main di Kandang, PSIS Malah Kecolongan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi judi online (judol).

Uang Rumah Sakit Raib Diam-Diam, Pegawai Boyolali Main Judi Online

Alfamart Ditutup Mendadak, Karyawan Lombok Tengah Mulai Panik Nasib

Andrie Yunus bersama Koalisi Masyarakat Sipil menerobos rapat pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI di Hotel Fairmont Jakarta, pada Sabtu (15/3/2025) silam.

Kondisi Mata Andrie Sangat Serius, Sidang Air Keras Mencekam

Menteri HAM, Natalius Pigai.

Pigai Sudah Nonton Pesta Babi, Tapi Pilih Tetap Diam

Rupiah Sempat Nyaris Tumbang, BJ Habibie Putar Arah Ekonomi Nasional

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Mantan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.
Hukum

Aliran Dana yang Mengalir ke Ridwan Kamil, Dibuka KPK

Desember 18, 2025
Info

Puasa Belum Tentu Bikin Taqwa Naik, UAH Ingatkan Ini

Maret 5, 2026
Info

Jelang Iduladha, Pemprov Gaspol “Healing”

April 16, 2026
Naufal Sebastian, perwakilan tim yang ditunjuk keluarga almarhum Iko untuk berbicara di media. (bae)
Daerah

Misteri Kematian Iko, Sempat Pamit Jemput Teman yang Ditahan Polda Jateng

September 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dekranasda Dorong Batik Jateng Naik Kelas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?