BACAAJA, IRBID- Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (HPMI) Irbid kembali menggelar Irbid Expo 2026, agenda tahunan di bawah naungan HPMI Yordania. Tahun ini, acaranya mengusung tema “Expressions Beyond Borders”, sebuah ajakan untuk melampaui sekat geografis lewat gagasan, kreativitas, dan aksi nyata.
Irbid Expo 2026 dirancang bukan sekadar event seremonial. Ini adalah satu paket lengkap: forum gagasan, expo kreatif, dan aksi kemanusiaan, yang mengajak mahasiswa Indonesia di Yordania nggak cuma jadi penonton isu global, tapi ikut turun tangan sebagai pemikir, kreator, dan pelaku perubahan.
Baca juga: Viral! Intel Buntuti Anies di Warung Makan Karanganyar, Eh Malah Diajak Foto Bareng
Wakil Gubernur HPMI Irbid Yordania, Rahma Maulidya Syahida mengatakan, rangkaian kegiatan Irbid Expo 2026 akan berlangsung selama 1-11 Februari 2026, dengan beberapa agenda utama yang saling terhubung. Agenda pembuka bertajuk Webinar Titik Temu digelar sepanjang 1-7 Februari 2026. “Forum ini jadi ruang diskusi awal bagi mahasiswa dan para pemikir untuk ngobrol soal intelektualitas muda, tantangan global, hingga refleksi masa depan yang berkelanjutan,” ucap Rahma.
Puncak forum gagasan akan digelar pada 9 Februari 2026 lewat Seminar Utama bertema “Intelektualitas Muda, Masa Depan Berkelanjutan”. Seminar ini bakal menghadirkan Prof Dr Amany Lubis dan Rocky Gerung sebagai pembicara, yang akan mengulas pentingnya nalar kritis dan peran generasi muda di tengah dunia yang makin kompleks.
Aksi Kemanusiaan
Tak berhenti di ruang diskusi, Irbid Expo 2026 juga menurunkan gagasan ke lapangan lewat Aksi Kemanusiaan pada 11 Februari 2026. “Aksi ini menargetkan penyaluran 1.000 paket bantuan bagi keluarga pengungsi Palestina dan Suriah di Yordania,” imbuhnya.
Mengusung tema “Berbagi Harapan, Merangkul Kemanusiaan”, bantuan tersebut rencananya akan disalurkan langsung oleh Prof Dr Amany Lubis, sebagai simbol bahwa empati nggak cukup cuma dibahas, tapi harus dikerjakan. Untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan, panitia Irbid Expo 2026 juga membuka peluang kerja sama sponsorship, media partner, serta penggalangan dana yang difokuskan pada suksesnya Aksi Kemanusiaan.
Baca juga: Merah Putih di Perantauan: Begini Serunya Diaspora Indonesia Rayakan 17 Agustus di Luar Negeri
Melalui kolaborasi ini, para mitra diharapkan ikut ambil bagian, bukan cuma dalam mendukung ruang intelektual dan kreativitas mahasiswa, tapi juga memperkuat solidaritas kemanusiaan bagi para pengungsi di Yordania. Irbid Expo 2026 menjadi bukti bahwa mahasiswa Indonesia di luar negeri tetap bisa hadir dan berdampak di level global, menggabungkan ide, ekspresi, dan aksi dalam satu gerakan yang berkelanjutan.
Di saat sebagian orang masih debat soal batas, mahasiswa Irbid sudah sibuk menyeberanginya. Karena ternyata, yang paling mahal dari sebuah ekspresi bukan visa, tapi kepedulian. (tebe)


