Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Buruh Sorot Tajam Jawaban Gubernur Jateng saat Aksi May Day di Semarang, Ini Poin Pentingnya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Buruh Sorot Tajam Jawaban Gubernur Jateng saat Aksi May Day di Semarang, Ini Poin Pentingnya

R. Izra
Last updated: Mei 2, 2026 10:00 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menemui massa aksi saat peringatan Haru Buruh Internasional atau May Day di depan kantor Gubernuran, Semarang, Jumat (1/5/2026). (dul)
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menemui massa aksi saat peringatan Haru Buruh Internasional atau May Day di depan kantor Gubernuran, Semarang, Jumat (1/5/2026). (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Aksi May Day di depan Gubernuran Semarang, Jumat (01/05/2026), nggak cuma soal upah dan ketenagakerjaan. Isunya melebar ke mana-mana, dari banjir, proyek pembangunan, sampai pendidikan.

Setelah audiensi dengan Gubernur Jateng, suara kekecewaan langsung muncul dari massa. Koordinator aksi dari UNISULA, Nando Ginantara, jadi salah satu yang paling vokal.

Ia menyoroti rencana pembangunan Giant Sea Wall di Sayung, Demak, yang digadang-gadang jadi solusi banjir. Tapi menurutnya, di lapangan justru masyarakat yang kena dampak.

Bacaaja: Gubernur Jateng Bersyukur May Day Berjalan Tertib, Luthfi: Sinyal Positif untuk Investasi
Bacaaja: Tuntut Upah Layak, KASBI Jateng: Buruh Lajang Minimal Rp9 Juta Per Bulan

“Kami semua tenggelam, kami semua dirugikan oleh kebijakan itu, kawan-kawan,” serunya, disambut teriakan massa.

Nando juga ngajak mahasiswa buat nggak diam. Ia menilai jawaban dari Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, belum menyentuh inti masalah.

“Semangat nggak kawan-kawan? Kita terima nggak jawabannya?” ucapnya, yang langsung dibalas penolakan dari massa.

Akhirnya, massa sepakat bakal bikin pernyataan sikap resmi sebagai bentuk respons atas hasil audiensi.

Nggak cuma mahasiswa, perwakilan buruh juga ikut “angkat suara”. Mereka menyoroti kasus PHK sepihak yang rencananya bakal dibawa ke jalur hukum, bahkan sampai ke Polda Jawa Tengah.

Selain itu, akses buruh di wilayah Karangasem, Sayung, juga jadi perhatian. Massa menyebut bakal ada tindak lanjut berupa pengecekan lapangan dan koordinasi dengan DPRD Jawa Tengah.

Di penghujung aksi, Koordinator KASBI Jateng, Mulyono, membacakan pernyataan sikap dari Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Jawa Tengah.

Ia mengaitkan semangat perjuangan buruh di Semarang sejak dulu dengan kondisi sekarang. Menurutnya, semangat perlawanan itu masih relevan sampai hari ini.

Tapi lagi-lagi, ia menyinggung hasil audiensi dengan gubernur yang dinilai belum konkret, terutama soal pendidikan yang diangkat bertepatan dengan momen Hari Pendidikan Nasional.

“Alih-alih menjawab secara substantif, justru jawabannya normatif,” tegasnya.

Karena itu, aliansi menyatakan kecewa dan membuka kemungkinan aksi lanjutan dalam waktu dekat.

Seruan seperti “Hidup mahasiswa” dan “Hidup rakyat Indonesia” pun menggema, menutup rangkaian aksi yang berlangsung penuh energi.

May Day kali ini jadi bukti kalau suara massa makin beragam. Nggak cuma soal kerja, tapi juga soal banjir, pendidikan, dan kebijakan publik, semuanya jadi satu dalam tuntutan: kebijakan yang benar-benar berpihak ke rakyat. (dul)

You Might Also Like

Ada Korupsi Setengah Triliun Rupiah, Luthfi: Bank Jateng Paling Sehat di Indonesia

Densus Masuk Sekolah Mau Cari Apa? Ternyata Bahas Ini, Bikin Heboh SMAN 6 Semarang

Truk TNI Nyalip, Nyawa Pemuda Bali Melayang

Macan Asia Beneran! Xi Jinping Pecat 9 Jenderal Busuk di Lingkaran Elit China

Underinvoicing, Hobi Oknum Bea Cukai Bikin Purbaya Muntab hingga Ancam Pembekuan

TAGGED:ahmad luthfiburuhgubernur jatengMay Day
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Aksi buruh pada peringatan May Day di Semarang, Jumat (1/5/2026). (dul) Aksi May Day di Semarang, Buruh Usung 15 Isu Krusial: dari Upah hingga Keselamatan Kerja
Next Article Buruh menyalakan flare dalam aksi May Day di Semarang, Jumat (1/5/2026). (bae) Aksi May Day, PBHI Desak Penghapusan Sistem Kerja Outsourcing yang Rugikan Buruh

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi aksi penganiayaan.

Tiga Tahun Hilang Kabar, Perempuan Bandung Muncul Terluka Parah

Ratusan Calon Dokter Mentok Ujian, Kampus Ikut Disorot

Kontainer Numpuk Bukan Bea Cukai, Importir Malah Santai Dulu

Kereen, Maling Buat Surat Permohonan Maaf, Eh Dimaafkan

Semangkuk Jenang dan Cerita Lama Ramaikan Suro Triwindu

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi air keras.
Info

Aktivis KontraS Diteror Siram Air Keras, Begini Reaksi Kapolri

Maret 13, 2026
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Politik

Gus Yahya Tolak Mundur, Rapat Alim Ulama: Gak Ada Pemakzulan

November 24, 2025
Info

Kebagian Rp42 Miliar, Jalur Pacitan-Ponorogo Masuk Prioritas

Juni 16, 2026
Pendidikan

Gara-Gara Talud Ambrol, Kegiatan Belajar di MI Sampang Majatengah Terancam Mandek

Oktober 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Buruh Sorot Tajam Jawaban Gubernur Jateng saat Aksi May Day di Semarang, Ini Poin Pentingnya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?