Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: BNPB Ngegas Operasi Modifikasi Cuaca, Atasi Banjir Semarang–Grobogan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

BNPB Ngegas Operasi Modifikasi Cuaca, Atasi Banjir Semarang–Grobogan

BNPB gelar operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk ngatasi banjir yang masih merendam Kota Semarang dan Grobogan.

R. Izra
Last updated: Oktober 26, 2025 5:16 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
BNPB melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai upaya mengatasi banjir di Semarang dan Grobogan.
BNPB melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai upaya mengatasi banjir di Semarang dan Grobogan.
SHARE

BACAJA, SEMARANG – Cuaca di Semarang dan Grobogan vibes-nya lagi nggak asik. Hujan deras nonstop bikin beberapa wilayah kebanjiran sejak Rabu (22/10). Buat ngatasin itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) langsung gaspol dengan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Pesawat Cessna Caravan PK-SNM udah mendarat di Bandara Ahmad Yani pada Jumat (24/10) malam, dan mulai “menyemai” awan sejak Sabtu (25/10). Total ada 10 ton natrium klorida (NaCl) dan 2 ton kalsium oksida (CaO) yang bakal ditebar dalam beberapa kali terbang.

“Fokusnya memindahkan hujan dari area banjir ke lokasi yang lebih aman, terutama di hulu Sungai Tuntang dan Lusi,” kata Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto.

Operasi ini dilakukan bareng BMKG, BRIN, TNI AU, dan BPBD Jawa Tengah. Mereka bareng-bareng ngecek peta awan dan menentukan titik semai yang paling pas.

BMKG bilang, curah hujan tinggi diprediksi masih lanjut sampai awal November karena fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Rossby ekuatorial. Jadi, OMC kemungkinan jalan selama 3–5 hari.

Walau OMC terdengar “futuristik”, sebenarnya ini bukan hal baru. Teknologi ini udah dipakai sejak akhir 1970-an, awalnya buat bantu irigasi, sekarang jadi salah satu cara mitigasi banjir di daerah rawan.

Tapi tenang dulu, OMC bukan solusi permanen. “Banjir ini masih dipicu tata ruang yang padat, sedimentasi sungai, dan sistem drainase yang udah menua,” tegas Abdul Muhari, Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB.

Semarang dan Grobogan Kebanjiran

Di Kota Semarang, genangan muncul cepat karena drainase nggak kuat nampung debit air. Sungai Tenggang juga ikut meluap. Titik banjir tersebar di Bangetayu Kulon (20–50 cm), Banjardowo, Gebangsari, sampai Genuksari (15–60 cm).

Kondisi makin krusial di Jalan Nasional Kaligawe. Air setinggi setengah meter bikin lalu lintas stuck dan truk-truk nginep sampai 24 jam lebih. Di depan RSI Sultan Agung, air mencapai 80 cm dan bikin pasien harus dievakuasi.

Totalnya, lebih dari 38 ribu warga terdampak di Kecamatan Genuk dan Pedurungan. Sampai Jumat (24/10) malam, belum ada laporan warga mengungsi.

Di Grobogan, banjir udah main lebih dulu sejak Selasa (21/10). Penyebabnya? Hujan ekstrem, luapan lima sungai besar, plus tanggul yang jebol di dua titik.

BPBD setempat catat 2.263 rumah terdampak di 28 desa. Ketinggian air bervariasi, dari setinggi lutut sampai pinggang orang dewasa. Sawah juga ikut korban, total 285 hektare terendam.

Yang bikin ngeri, tanggul Kali Tuntang di Desa Rowosari, Gubug, jebol sepanjang 10 meter dan mengancam rel kereta Jakarta–Surabaya. Petugas PT KAI, BBWS, dan BPBD langsung turun buat penanganan darurat. (*)

You Might Also Like

Pemenang Babak Play-Off Penentu Ditunggu Tim Bertabur Bintang di Perempat Final Soekarno Cup 2025

Sekali Jalan Angkut 800 Ton: KA Brumbung Cargo Resmi Jalan

Makan Enak Tiap Hari, Diam-Diam Bisa Picu Risiko Kanker

Gagasan Prabowo: Dokter Magang Turun di Lokasi Bencana

Tanahnya Nggak Ambles, Tapi Jalan Pelan, Pemprov: Tegal Alami Fenomena “Creeping”

TAGGED:banjirbanjir groboganbanjir semarangbnpbheadlineomcoperasi modifikasi cuaca
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Banjir Pesisir dan Dinding Raksasa yang Belum Menjawab
Next Article Siswa menyeberang arus sungai yang deras. Viral! Siswa di Pandeglang Bertaruh Nyawa Lintasi Sungai ke Sekolah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EVAKUASI MAYAT - Beberapa petugas Kepolisian dan Tim Relawan mengevakuasi penemuan mayat yang di temukan di Jl. Gatot Subroto, Purwoyoso, Jum'at. (15/5/2026). (dul)

Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah

Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link

Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK

SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

Dialek Semarangan Tumbuh dari Terminal sampai Bioskop

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Tedjowulan Tegaskan Tahta Keraton Solo Masih ‘On Hold’

Februari 17, 2026
Utusan bos rokok HS Muhammad Suryo menjenguk pengendara Jupiter MX yang terlibat kecelakaan di Kulon Progo, Selasa (3/3/2026).
Info

Bos Rokok HS VC Korban Kecelakaan: Minta Maaf dan Janji Biayai Kuliah hingga Sarjana

Maret 5, 2026
Kuasa hukum terpidan kasus penggelapan, Rayhan Abdillah dan tim menunjukkan pendaftaran PK di PN Semarang, Selasa (21/4/2026). (bae)
Hukum

Kisah Pilu Bella, Audit Janggal Antarkan Dia ke Penjara dan Dipaksa Pisah dari Bayinya

April 21, 2026
Info

Banjir Kembali Terjang Mangkang Kulon

Maret 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: BNPB Ngegas Operasi Modifikasi Cuaca, Atasi Banjir Semarang–Grobogan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?