Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Belum Potong Kurban, Rambut Dan Kuku Jangan Dulu Dipangkas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Belum Potong Kurban, Rambut Dan Kuku Jangan Dulu Dipangkas

Selain menahan diri dari memotong rambut dan kuku, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amal baik selama awal Zulhijah. Mulai dari sholat sunnah, puasa, sedekah, hingga memperbanyak dzikir menjadi amalan yang banyak dianjurkan selama hari-hari tersebut.

Nugroho P.
Last updated: Mei 24, 2026 2:04 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
ilustrasi potong kuku. ist
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, banyak umat Islam mulai sibuk mempersiapkan hewan kurban, mencari sapi terbaik, sampai menghitung jadwal penyembelihan. Tapi di tengah kesibukan itu, ada satu anjuran penting yang sering terlupa, yakni soal larangan memotong rambut dan kuku bagi orang yang sudah berniat berkurban sejak masuk awal Zulhijah.

Tahun ini, Hari Raya Iduladha diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Itu berarti umat Islam yang ingin berkurban sebenarnya sudah mulai memasuki masa khusus sejak 1 Zulhijah yang jatuh pada Senin, 18 Mei 2026 lalu. Sejak tanggal itu, para shahibul kurban dianjurkan untuk tidak memotong kuku maupun rambut sampai hewan kurbannya disembelih.

Anjuran tersebut berasal dari hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Imam Muslim. Dalam hadis itu disebutkan bahwa ketika hilal Zulhijah sudah terlihat dan seseorang berniat melaksanakan kurban, maka ia diminta menahan diri dari memotong rambut serta kukunya hingga proses penyembelihan selesai dilakukan.

Hadis tersebut berbunyi:

“إذا رأيتم هلال ذي الحجة، وأراد أحدكم أن يضحي، فليمسك عن شعره وأظفاره”

Artinya:

“Jika kalian melihat hilal Zulhijah, dan di antara kalian ada yang ingin berkurban, maka hendaklah dia menahan sebagian rambutnya dan kukunya.” (HR Muslim).

Meski terdengar sederhana, anjuran ini ternyata punya makna yang cukup dalam. Banyak ulama menjelaskan bahwa larangan tersebut bukan sekadar aturan simbolik, melainkan bagian dari latihan spiritual agar orang yang berkurban benar-benar menyiapkan hati dan kesadarannya sebelum ibadah dilakukan.

Menahan diri untuk tidak memotong kuku atau rambut dianggap sebagai bentuk pengendalian diri dan pengingat bahwa kurban bukan hanya soal menyembelih hewan. Ada nilai pengorbanan, kesabaran, dan keikhlasan yang ingin dibangun sejak awal bulan Zulhijah dimulai.

Karena itu, suasana menjelang Iduladha sebenarnya bukan cuma ramai soal harga sapi dan kambing di pasar hewan. Di balik itu, ada proses batin yang juga dianjurkan dijaga oleh orang-orang yang ingin berkurban. Hal-hal kecil seperti menahan diri dari memotong kuku menjadi simbol kesiapan hati dalam menjalankan ibadah.

Sebagian umat Islam memang masih sering bingung apakah larangan ini bersifat wajib atau sekadar anjuran. Dalam penjelasan banyak ulama, hukumnya lebih kepada sunnah bagi shahibul kurban. Artinya, bila dilakukan akan mendapat keutamaan, tetapi jika terlanjur memotong rambut atau kuku maka kurbannya tetap sah.

Meski begitu, banyak umat tetap berusaha menjaganya karena ingin memperoleh kesempurnaan ibadah kurban. Tidak sedikit yang sejak awal Zulhijah langsung mengingatkan anggota keluarga agar tidak buru-buru potong kuku atau mencukur rambut sebelum hari penyembelihan tiba.

Menariknya, tradisi ini juga sering menjadi pengingat bahwa ibadah kurban sebenarnya dimulai jauh sebelum hewan disembelih. Ada proses menata niat, menjaga hati, hingga melatih kesabaran yang sudah dimulai sejak awal bulan Zulhijah.

Di sejumlah daerah, pembahasan soal larangan potong kuku dan rambut bahkan mulai ramai muncul di pengajian, grup WhatsApp keluarga, sampai media sosial. Banyak yang baru sadar ketika mendekati Iduladha bahwa ada sunnah yang ternyata cukup penting tetapi sering terlewat setiap tahunnya.

Para ustaz dan tokoh agama juga mulai mengingatkan bahwa semangat Iduladha bukan sekadar soal ramai-ramai membeli hewan terbesar atau paling mahal. Nilai utama dari kurban justru ada pada ketakwaan dan kesungguhan hati dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Karena itu, menjaga hal-hal kecil seperti ini dianggap bagian dari adab spiritual menuju hari raya kurban. Apalagi Zulhijah sendiri termasuk bulan mulia dalam Islam yang memiliki banyak keutamaan ibadah, terutama pada sepuluh hari pertamanya.

Selain menahan diri dari memotong rambut dan kuku, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amal baik selama awal Zulhijah. Mulai dari sholat sunnah, puasa, sedekah, hingga memperbanyak dzikir menjadi amalan yang banyak dianjurkan selama hari-hari tersebut.

Momentum Iduladha juga sering menjadi pengingat tentang kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Dari situlah nilai keikhlasan dan kepatuhan kepada Allah SWT terus diwariskan melalui ibadah kurban yang dijalankan umat Islam hingga sekarang.

Di tengah suasana persiapan kurban yang mulai terasa di berbagai daerah, anjuran soal rambut dan kuku ini akhirnya kembali ramai diperbincangkan. Banyak orang mulai saling mengingatkan agar tidak asal potong kuku dulu sebelum hewan kurban selesai disembelih nanti.

Meski terlihat sederhana, kebiasaan kecil ini ternyata menyimpan pesan besar tentang kesabaran dan kesiapan jiwa. Sebab dalam Islam, ibadah bukan cuma perkara hasil akhir, tetapi juga proses bagaimana seseorang mempersiapkan diri sebelum menjalankannya.

Kini, menjelang Iduladha yang tinggal hitungan hari, umat Islam mulai bersiap menyambut salah satu momen paling penting dalam kalender hijriah. Bukan cuma sibuk mencari hewan kurban, tetapi juga mulai menjaga niat dan adab agar ibadah yang dijalankan terasa lebih bermakna dan penuh kekhusyukan. (*)

You Might Also Like

Data BPJS Kesehatan Direset, Banyak Orang Kaya Masuk PBI

Respati Siapkan Jalan Pemuda Solo Kuliah di Belanda

Tingkah Pelajar Semarang Beli Celurit 1,5 Meter, Berujung Nangis Diciduk Polisi

Sekda Jateng: Penyandang Disabilitas Bukan untuk Dikasihani, Tetapi Difasilitasi

Kantongi Dana Rp17,9 T, Jalan Mulus ke Semarang Makin Dekat

TAGGED:idul adhakurbanpotong kuku dan rambut
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Daging Kurban Baru Datang Bolehkah Dicuci? Simak Jawabannya
Next Article Megawati Menangis Nonton Pesta Babi, Papua Mendadak Jadi Sorotan Lagi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BEASISWA KHUSUS - Ketua Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Jawa Tengah, Prof Hasyim Muhammad, memberikan keterangan mengenai beasiswa khusus untuk santri, Sabtu (22/8/2026). (dul)

Tinggal di Pesantren dan Aktif di Kampus, Syarat Dapat Beasiswa Pemprov Jateng

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah (Sekda Jateng) Sumarno. (dul)

Pemprov Jateng Dukung Pengembangan Geotermal, Sekda: Suara Warga Gak Boleh Diabaikan

NAIK KA--Pengguna jasa kereta api berada di Stasiun Semarang Tawang. (ist)

Libur Panjang Maulid Nabi, 124 Ribu Penumpang Kereta Padati Stasiun Daop Semarang

BEASISWA KHUSUS - Ketua Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Jawa Tengah, Prof Hasyim Muhammad, memberikan keterangan mengenai beasiswa khusus untuk santri, Sabtu (22/8/2026). (dul)

Kabar Gembira! Ada Beasiswa Rp6 Juta per Orang untuk 420 Santri Ma’had Aly Jateng

LEPAS RS TERAPUNG - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto melepas keberangkatan Kapal Laksamana Malahayati --rumah sakit terapung yang sekaligus mengangkut bantuan logistik untuk korban gempa NTT-- dari Cilegon menuju Flores, Kamis (20/8/2026) malam.

PDIP Kirim Kapal Medis Malahayati ke Flores, Bantu Korban Gempa NTT

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

WADUK MENGERING: Dampak kemarau panjang di Waduk Botok, Kedawung, Sragen, Jateng beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
Info

Agustus Nanti Matahari Rasanya Dekat, Kemarau Datang Lebih Cepat

Mei 21, 2026
Info

Awalnya Kayak Flu Biasa, Hantavirus Tiba-Tiba Bikin Paru Kacau

Mei 18, 2026
Info

Bukan Cuma Biru, KTP Warna Pink Juga Ada Lho…

Februari 27, 2026
Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial IDAI, dr. Angga Wirahmadi.
Info

IDAI Warning Kesehatan Mental Anak! Satu dari Tiga Remaja Indonesia Alami Masalah Psikologis

Juli 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Belum Potong Kurban, Rambut Dan Kuku Jangan Dulu Dipangkas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?