Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bawa Sajam, 7 Remaja di Batang Digagalkan Tawuran
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Bawa Sajam, 7 Remaja di Batang Digagalkan Tawuran

Nugroho P.
Last updated: Agustus 18, 2026 8:36 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Ilustrasi tawuran. (grafis/tera)
Ilustrasi tawuran. (grafis/tera)
SHARE

BACAAJA, BATANG – Suasana malam di Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, mendadak bikin warga waswas. Sekelompok remaja yang diduga sedang bersiap untuk tawuran terendus warga dan langsung dilaporkan ke polisi.

Petugas bergerak cepat ke Jalan Raya Tulis-Bandar, tepatnya di sekitar perbatasan Desa Candi dan Desa Wonosegoro. Hasil penyisiran pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 23.30 WIB, tujuh anak berhasil diamankan.

Bukan cuma mengamankan para remaja, polisi juga menemukan sejumlah benda yang diduga disiapkan untuk aksi kekerasan. Di antaranya satu sabit, satu celurit atau kelewang, serta sebuah sabuk dengan gesper berukuran besar.

Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono mengatakan, ketujuh anak tersebut masih menjalani pemeriksaan. Polisi ingin mengorek lebih jauh soal rencana tawuran, pihak yang terlibat, hingga asal-usul benda yang ditemukan.

Penyidik juga masih mencari kemungkinan adanya kelompok lain yang terlibat. Termasuk menelusuri bagaimana rencana bentrokan tersebut bermula.

Informasi awal mengenai dugaan tawuran datang dari warga. Saat itu, warga melihat sejumlah remaja berkumpul di sekitar lokasi dengan aktivitas yang dianggap mencurigakan.

Beberapa remaja bahkan diduga membawa benda berbahaya. Khawatir situasi makin panas, warga memilih segera menghubungi polisi.

Personel Polsek Bandar yang sedang patroli kemudian langsung meluncur ke lokasi. Polisi bersama warga melakukan penyisiran untuk mencegah kelompok tersebut saling bertemu dan bentrokan pecah.

Dari kegiatan tersebut, tujuh anak akhirnya diamankan. Polisi juga membawa sejumlah benda yang ditemukan sebagai bagian dari penyelidikan.

Warsono mengapresiasi warga yang tidak tinggal diam saat melihat aktivitas mencurigakan. Menurutnya, laporan cepat dari masyarakat ikut mencegah dugaan tawuran sebelum ada korban.

“Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera memberikan informasi kepada kepolisian. Respons cepat masyarakat dan petugas berhasil mencegah dugaan tawuran sebelum menimbulkan korban,” kata Warsono, dikutip dari Tribun Jateng, Selasa (18/8/2026).

Keberadaan senjata tajam menjadi perhatian khusus polisi. Benda-benda tersebut dinilai bisa membuat situasi yang awalnya hanya berupa kumpul-kumpul berubah menjadi aksi kekerasan yang berbahaya.

Meski begitu, karena tujuh anak yang diamankan masih di bawah umur, proses penanganannya tetap dilakukan dengan mengedepankan ketentuan perlindungan anak dan pendekatan yang humanis.

Warsono menegaskan, urusan mencegah tawuran tidak bisa hanya dibebankan kepada polisi. Peran keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar juga penting untuk mengawasi pergaulan anak.

“Pencegahan tawuran bukan hanya tugas kepolisian. Kita membutuhkan kepedulian keluarga, sekolah dan lingkungan. Jangan biarkan anak-anak kita menjadi korban maupun pelaku kekerasan,” tegasnya.

Polisi mengingatkan orangtua agar lebih aktif memantau aktivitas anak, terutama ketika berada di luar rumah pada malam hari. Pihak sekolah, pemerintah desa, dan masyarakat juga diminta ikut memperhatikan gerak-gerik kelompok remaja yang berpotensi terlibat tawuran.

Sampai saat ini, penyelidikan masih berjalan. Polisi masih memburu informasi mengenai kelompok lain yang diduga berkaitan dengan rencana tawuran tersebut.

Pihak kepolisian juga terus mendalami apakah tujuh anak yang diamankan hanya berkumpul atau memang sudah memiliki rencana untuk melakukan penyerangan. Hasil pemeriksaan nantinya akan menentukan langkah berikutnya dalam penanganan perkara ini.

Yang jelas, gerak cepat warga dan polisi kali ini berhasil mencegah situasi berkembang menjadi bentrokan. Senjata tajam yang ditemukan pun kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan. (*)

You Might Also Like

Protes Cik Mel dalam Sidang Kasus Korupsi BNI: Kenapa Cuma Saya?

AKBP Basuki Masih Andalkan Jurus Langkah Seribu Hindari Wartawan

Dibisiki Pimpinan Bank, Perempuan di Semarang Gelapkan Kredit Bank DKI Rp2,7 Miliar

BREAKING NEWS: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Langsung Digiring ke Jakarta

Tiga PPPK Gunungkidul Dipecat Gara-Gara Selingkuh

TAGGED:batangsajamtawuran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Orangutan Solo Safari Kabur, Motor Pengunjung Ambruk
Next Article EVAKUASI KORBAN - Tim gabungan berupauya mencari dan mengevakuasi korban gempa Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa Flores, Kampus NTT Diminta Utamakan Keselamatan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi warga binaan dalam penjara.

8 Terdakwa Kasus Sritex Dibebaskan setelah Kasasi Kejagung Ditolak MA, Siapa Saja Mereka?

Kapolda Jateng Ribut Digeser Kapolri Baru, Penggantinya Roy Hardi

HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy (Gus Lilur).

Disomasi Bekas Sekjen PBNU soal Dugaan Suap Muktamar NU, Gus Lilur: Saya Menunggu Dipidana

BAKPAO KARAKTER--Nana Amir menunjukkan bakpao karakter Bakpower buatannya, Selasa (22/9/2026). (bae)

Bakpao Karakter Buatan Nana Lucu-Lucu dan Menggemaskan

TERDAMPAK ASAP: Warga tetap beraktivitas melintasi Jalan Untung Suropati depan SMAN 7 Semarang meski ada asap kebakaran TPA Jatibarang, Sabtu (3/10/2026). (bae)

Sabtu Pagi Kelabu di Semarang, Warga Berselimut ‘Kabut Asap’ Berbau Sangit

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Terdakwa korupsi Bank BNI, Cik Mel (baju putih) menunduk sambil menangis saat dengar pembacaan tuntutan di pengadilan, Senin (13/10/2025). (bae)
Hukum

Cik Mel Merengek sampai Tersungkur di Depan Hakim, Dituntut 8,5 Tahun karena Korupsi

Oktober 13, 2025
Eks pejabat Bank BJB, Dicky Syahbandinata menahan tangis usai divonis bebas di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (7/5/2026). (bae)
Hukum

Eks-Pejabat Bank BJB Nangis Divonis Bebas dalam Kasus Korupsi Sritex

Mei 8, 2026
TERDAKWA KORUPSI--Terdakwa korupsi, Sudewo Bupati Pati nonaktif, menemui pendukungnya usai sidang di Semarang, Rabu (5/8/2026). (bae)
Hukum

Sudewo Siap Buka-bukaan, Pengacara Minta Ketua DPRD Pati Dihadirkan dalam Sidang

Agustus 6, 2026
Hukum

Korupsi Plaza Klaten, Habis Rapat Terbitlah Amplop

Januari 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bawa Sajam, 7 Remaja di Batang Digagalkan Tawuran
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?