BACAAJA, SEMARANG – Perbaikan jalan dilakukan di Jalan Siliwangi, tepatnya di sekitar kawasan Samsat Semarang, Senin (25/1/2026). Sebelumnya, ruas jalan tersebut mengalami kerusakan berupa lubang meski tidak banyak, namun dinilai cukup membahayakan pengguna jalan.
Kondisi jalan yang berlubang menjadi perhatian karena berada di jalur tanjakan dan dilalui kendaraan dengan kecepatan relatif tinggi.
Saat musim hujan, lubang-lubang tersebut kerap tertutup genangan air sehingga sulit terlihat oleh pengendara, terutama pengendara sepeda motor.
Bacaaja: Jalan Kawasan Industri Candi Rusak Parah, Warga: Berlubang Seperti Kolam Ikan
Bacaaja: Tambal Sulam Jalan Ngaliyan yang Rusak Digerus Hujan
Pantauan di lokasi, sejumlah petugas terlihat melakukan penambalan aspal dengan pengamanan lalu lintas seadanya. Arus kendaraan tetap berjalan meski sedikit melambat di sekitar titik perbaikan.
Salah satu warga, Lili (44), yang ditemui saat menunggu Bus Trans Semarang di halte sekitar lokasi, menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi jalan sebelum diperbaiki.
“Kalau tidak segera diperbaiki bisa menyebabkan kecelakaan. Apalagi sekarang musim hujan, jalan yang rusak sering tidak kelihatan karena tertutup air,” ujarnya.
Ia menilai perbaikan ini sudah tepat, namun berharap tidak hanya terfokus pada satu titik saja. Menurutnya, masih banyak ruas jalan lain yang membutuhkan perhatian serius, terutama jalur dengan intensitas kendaraan berat yang tinggi.
“Harapannya bukan cuma di sini saja yang diperbaiki, tapi semua jalan, khususnya jalur Pantura. Soalnya sering dilewati kendaraan besar, jadi potensi kerusakannya juga lebih cepat dan bisa membahayakan pengguna jalan,” tambahnya.
Jalan Siliwangi sendiri merupakan salah satu jalur utama penghubung pusat kota Semarang dengan wilayah barat, dan termasuk jalur Pantura.
Dengan volume kendaraan yang padat setiap hari, kondisi infrastruktur jalan menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan pengguna jalan.
Warga berharap, perbaikan jalan tidak hanya bersifat sementara, tetapi dilakukan secara menyeluruh agar kerusakan serupa tidak kembali muncul, terutama di tengah cuaca yang masih didominasi hujan. (dul)


