Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Bank Jateng Beri Kredit Ratusan Miliar Rupiah ke Sritex Tanpa Agunan, Gak Cek Ulang Pula!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Bank Jateng Beri Kredit Ratusan Miliar Rupiah ke Sritex Tanpa Agunan, Gak Cek Ulang Pula!

R. Izra
Last updated: Januari 26, 2026 8:35 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Analis Bank Jateng bersaksi di sidang korupsi kredit Sritex di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (26/1/2206). (bae)
Analis Bank Jateng bersaksi di sidang korupsi kredit Sritex di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (26/1/2206). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Fakta soal kredit Bank Jateng ke Sritex kembali terkuak di persidangan. Pegawai Bank Jateng, Tri Santoso, mengungkap kredit ratusan miliar diberikan tanpa jaminan alias clean basis.

Tri menjelaskan, pada 2019 Sritex mengajukan kredit Rp250 miliar, tapi prosesnya berhenti karena dokumen tidak ditandatangani direksi.

Setelah itu, Sritex kembali mengajukan kredit. Kali ini nilainya Rp75 miliar dan Rp175 miliar, dengan analisa kredit yang dibuat terpisah.

Bacaaja: Kasus Sritex: Ramai-Ramai Teken, Giliran Sidang Cuma Bertiga
Bacaaja: Eks Buruh Sritex Bilang Kerja Kurator Lambat Kayak Kura-kura, PN Semarang: Ada Peluang Diganti!

Dua pengajuan itu diproses dalam waktu berdekatan. Tim analis bahkan diminta segera menuntaskan kajian kredit kedua setelah pengajuan pertama dinilai lancar.

Menurut Tri, skema kredit yang dipakai adalah supply chain financing atau SCF. Skema ini seharusnya berbasis tagihan pemasok.

Dalam penyusunan analisa, tim analis hanya mengandalkan data yang diberikan Sritex serta laporan keuangan yang tersedia di website perusahaan. Tidak ada verifikasi ulang ke pemasok maupun pihak lain.

“Kami akui tidak cek ulang ke supplier,” ujar Tri di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (26/1/2026).

Secara perhitungan awal, Sritex dinilai masih layak mendapat fasilitas kredit hingga sekitar Rp700 miliar. Penilaian itu mengacu pada rating perusahaan saat itu.

Masalah muncul pada awal 2021. Skema kredit akhirnya diubah menjadi berbasis agunan. Perubahan dilakukan setelah ada kredit jatuh tempo yang belum dibayar.

Pihak terdakwa melalui penasihat hukum Hotman Paris Hutapea menyebut skema kredit SCF menguntungkan bank. Karena bank menerima bunga kredit di awal pencairan.

Hotman juga menyampaikan, selama periode 1999–2020, Sritex pernah berutang hingga Rp1,3 triliun dan semuanya sudah dibayar lunas. Bank disebut sudah menikmati keuntungan bunga lebih dari Rp46 miliar.

Menurut Hotman, riwayat baik Sritex dalam kredit itu perlu jadi cerminan. Ia mengkritik jaksa yang mengaitkan kredit jatuh tempo 2021 dengan skema korupsi kredit. (bae)

You Might Also Like

Curug Gondoriyo Masih Ada, Tapi Pengunjungnya Kemana?

Nasdem Tuding MK Sebagai Lembaga Pembuat Undang-Undang Dasar Baru

Proyek Kakao Fiktif, Tiga Dosen Bergelar Doktor Jadi Terdakwa

Jateng Serius Jadi Pusat Industri Hijau, Luthfi: Ekonomi Masa Depan Ada di Sini!

Mbak Ita-Alwin Keluar Penjara, Bukan Bebas tapi Izin Nikahin Anak

TAGGED:bank jatengheadlinekorupsikreditsidangsritextanpa agunantipikor semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mediator memfasilitasi pekerja dan perusahaan Suara Merdeka lewat tripartit di ruang Disnaker Kota Semarang, Senin (26/1/2026). (ist) 5 Pekerja Media Tertua di Jateng Siap Tempuh PHI, Rundingan di Disnaker Semarang Gagal
Next Article Wali Kota Solo, Respati Ardi menghadiri perayaan 30 tahun Musik Miles Films di Ruang Temporer Galeri Lokananta Surakarta, Senin (26/1/2026). Respati Buka Pintu Lebar buat Pelaku Kreatif di Solo: No Pungli, No Ribet

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tragedi Kaca Transparan

Ilustrasi tindak pidana suap dan korupsi. (narakita/grafis/tera)

Indonesia Juara Korupsi? IPK Anjlok: Lebih Buruk dari Timor Leste, Kalah Saing di ASEAN

Wali Kota Solo melantik pengurus DPC Gekrafs Surakarta periode 2026–2029, sekaligus peluncuran Project Solo Tourism Directory, Selasa (10/2/2026) malam di Taman Balekambang.

Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial

Wakil Ketua DPRD Jateng M Saleh (kanan), meminta pemerintah dan pihak terkait memperkuat mitigasi bencana.

Dampak Bencana Beruntun di Jateng Kian Luas, Saleh Minta Mitigasi Diperkuat

Praktisi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Ester Terviana, memberi pemaparan tentang fungsi eksekutif anak.

Praktisi PAUD: Fungsi Eksekutif Anak Dibentuk dari Pengalaman Hidup

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

UMK Rp5 Jutaan Cuma di Jabodetabek, Jateng Masih Jaga Jarak

Desember 28, 2025
Ekonomi

Pasar Ikan Rejomulyo Come Back

Januari 26, 2026
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan para kementerian teknis dalam rangka evaluasi pelaksanaan MBG, Minggu (28/9/2025) malam. Foto: dok/BiroPersKepresidenan
Nasional

KLB Keracunan MBG: Enam Langkah Pemerintah

September 29, 2025
Sirkular

PLN Gandeng Danantara, Energi Hijau Nggak Cuma Wacana

Desember 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bank Jateng Beri Kredit Ratusan Miliar Rupiah ke Sritex Tanpa Agunan, Gak Cek Ulang Pula!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?